MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Kamis, 10 Mei 2018 13:53
Petani Lada Renungi Nasib
MASIH RENDAH: Petani di Kecamatan Biatan mengeluh harga lada tak sesuai biaya perawatan yang dikeluarkan.

PROKAL.CO, BIATAN – Petani komoditas lada di wilayah pesisir selatan Berau, terutama yang berada di Kecamatan Biatan hanya bisa pasrah dan merenungi nasib di tengah anjloknya harga dalam dua tahun terakhir.

Harga lada yang kini bertahan diangka Rp 55 ribu per kilogramnya (kg) tak sebanding biaya operasional yang dikeluarkan. Hal itu diutarakan Lukman, petani lada Kecamatan Biatan. Ia menilai, pemerintah kurang memberikan perhatian dalam menuntaskan polemik di kalangan petani lada saat ini.

Pasalnya, penurunan harga lada mulai tidak stabil sejak tahun 2016. Saat itu, harga lada masih berkisar Rp 110-125 ribu per kg. Namun, puncak penurunan harga terus terjadi di tahun 2017.

“Hingga akhirnya harga hanya Rp 55 ribu per kg. Nominal itu tidaklah wajar dan membuat kami merugi,”katanya kepada Berau Post, Rabu (9/5).

Ketidakwajaran itu, jelas dia, antara nilai jual di tingkat petani tak sebanding  dengan biaya operasional yang dikeluarkan. Baik untuk biaya  perawatan tanaman, maupun mengupah pekerja.“Sangat tidak sebanding biaya masuk dan dikeluarkan, ” ungkapnya.

Meskipun harga anjlok, dirinya tetap menjual hasil panennya dengan harga rendah. Karena itulah satu-satunya sumber pendapatan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.

”Kalau yang memiliki kerja sampingan enak saja. Mereka simpan sampai harga kembali membaik,”tuturnya,

“Kewalahan saat ini. Apalagi anak saya kuliah dan membutuhkan biaya ekstra. Tapi harga lada malah hancur begini,”tambahnya.

 

Manyyur, petani lainnya yang mengatakan hal senada. Namun, dirinya lebih memilih untuk menyimpan hasil panen ladanya, ketimbang dengan menjual harga rendah.

“Lebih baik disimpan jika harga masih sekitar Rp 55 ribu per kg. Kalau dijual seharga itu, jika dihitung-hitung biaya yang keluar sama saja kami yang merugi,”ujarnya.

Dirinya juga tidak mengetahui terkait anjloknya harga yang kini menghantui petani lada.” Bagaimana mau tahu penyebabnya, pemerintah aja belum ada menemui kami untuk menjelaskan hal ini. jangan-jangan mereka juga tidak tahu,”kesalnya.

Dia juga berharap ada langkah sigap menyikapi anjloknya harga lada saat ini. Setidaknya solusi. Karena, persoalan ini sudah terjadi sejak lama dan menyangkut mata pencaharian masyarakat yang bergerak di sektor tersebut.(jun/app)


BACA JUGA

Selasa, 08 Mei 2018 00:17

Harga Bawang Merah dan Bawang Putih Turun

TANJUNG REDEB - Menjelang Ramadan, harga kebutuhan bahan pokok di pasaran terpantau belum mengalami…

Senin, 07 Mei 2018 11:42

Petani Dilema, Pemasaran Sulit dan Rendahnya Harga Jual

TALISAYAN – Berbagai upaya yang dilakukan pemerintah kampung di Kecamatan Talisayan, dalam memenuhi…

Jumat, 04 Mei 2018 13:41

Tangkapan Nelayan Terus Alami Peningkatan

TANJUNG REDEB - Jumlah tangkapan nelayan Kabupaten Berau, terus mengalami peningkatan setiap…

Jumat, 04 Mei 2018 13:40

Okupansi Hotel Capai 90 Persen

TANJUNG REDEB – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Berau, menyebutkan tingkat…

Selasa, 01 Mei 2018 00:16

Hasil Laut Berlimpah, Perikanan Masih Andalan

TALISAYAN - Sektor perikanan masih menjadi salah satu andalan bagi masyarakat di Kampung Talisayan,…

Sabtu, 28 April 2018 00:34

Porsi APBN Banyak untuk Berau

TANJUNG REDEB - Program pengembangan  komoditas jagung di Bumi Batiwakkal – sebutan Kabupaten…

Jumat, 27 April 2018 09:45

Harga Masih Anjlok, Petani Telantarkan Kebun Lada

TALISAYAN - Masih anjloknya harga komoditas lada yang kini bertahan diharga Rp 55 ribu per kilogramnya,…

Kamis, 26 April 2018 13:00

Petani Sebut Tanam Sawit Lebih Menguntungkan

BIATAN – Sektor perkebunan kelapa sawit masih paling diminati dikembangkan di wilayah pesisir…

Rabu, 25 April 2018 00:14

Dinilai Menguntungkan, Kembangkan Sawit lewat BUMK

TALISAYAN – Pemerintah Kampung Eka Sapta, terus menggali dan mengoptimalkan potensi dalam menggerakkan…

Senin, 23 April 2018 10:26

Tingkatkan Hasil Produksi, Petani Muda Mulai Bermunculan

BATU PUTIH - Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Berau, terus berupaya memecut semangat petani…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .