MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Kamis, 10 Mei 2018 13:53
Petani Lada Renungi Nasib
MASIH RENDAH: Petani di Kecamatan Biatan mengeluh harga lada tak sesuai biaya perawatan yang dikeluarkan.

PROKAL.CO, BIATAN – Petani komoditas lada di wilayah pesisir selatan Berau, terutama yang berada di Kecamatan Biatan hanya bisa pasrah dan merenungi nasib di tengah anjloknya harga dalam dua tahun terakhir.

Harga lada yang kini bertahan diangka Rp 55 ribu per kilogramnya (kg) tak sebanding biaya operasional yang dikeluarkan. Hal itu diutarakan Lukman, petani lada Kecamatan Biatan. Ia menilai, pemerintah kurang memberikan perhatian dalam menuntaskan polemik di kalangan petani lada saat ini.

Pasalnya, penurunan harga lada mulai tidak stabil sejak tahun 2016. Saat itu, harga lada masih berkisar Rp 110-125 ribu per kg. Namun, puncak penurunan harga terus terjadi di tahun 2017.

“Hingga akhirnya harga hanya Rp 55 ribu per kg. Nominal itu tidaklah wajar dan membuat kami merugi,”katanya kepada Berau Post, Rabu (9/5).

Ketidakwajaran itu, jelas dia, antara nilai jual di tingkat petani tak sebanding  dengan biaya operasional yang dikeluarkan. Baik untuk biaya  perawatan tanaman, maupun mengupah pekerja.“Sangat tidak sebanding biaya masuk dan dikeluarkan, ” ungkapnya.

Meskipun harga anjlok, dirinya tetap menjual hasil panennya dengan harga rendah. Karena itulah satu-satunya sumber pendapatan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.

”Kalau yang memiliki kerja sampingan enak saja. Mereka simpan sampai harga kembali membaik,”tuturnya,

“Kewalahan saat ini. Apalagi anak saya kuliah dan membutuhkan biaya ekstra. Tapi harga lada malah hancur begini,”tambahnya.

 

Manyyur, petani lainnya yang mengatakan hal senada. Namun, dirinya lebih memilih untuk menyimpan hasil panen ladanya, ketimbang dengan menjual harga rendah.

“Lebih baik disimpan jika harga masih sekitar Rp 55 ribu per kg. Kalau dijual seharga itu, jika dihitung-hitung biaya yang keluar sama saja kami yang merugi,”ujarnya.

Dirinya juga tidak mengetahui terkait anjloknya harga yang kini menghantui petani lada.” Bagaimana mau tahu penyebabnya, pemerintah aja belum ada menemui kami untuk menjelaskan hal ini. jangan-jangan mereka juga tidak tahu,”kesalnya.

Dia juga berharap ada langkah sigap menyikapi anjloknya harga lada saat ini. Setidaknya solusi. Karena, persoalan ini sudah terjadi sejak lama dan menyangkut mata pencaharian masyarakat yang bergerak di sektor tersebut.(jun/app)


BACA JUGA

Kamis, 13 September 2018 14:02

Bensin Eceran Kembali Rp 10 Ribu Per Botol

TALISAYAN - Sempat turun menjadi Rp 8.000 per botol, harga bensin eceran di Kampung Talisayan, naik…

Kamis, 13 September 2018 14:00

Harga Kedelai Naik, Tempe Masih Normal

TANJUNG REDEB - Naiknya harga kedelai tak berpengaruh besar terjadap penjualan tempe di Pasar Sanggam…

Selasa, 11 September 2018 13:51

Tingkatkan Budidaya Perikanan lewat Program Intensifikasi

TANJUNG REDEB – Program intensifikasi pembudidaya unggulan, mulai dijalankan Dinas Perikanan Berau.…

Senin, 10 September 2018 12:52

Harga Buah Impor Naik

TANJUNG REDEB – Diduga nilai tukar dolar terhadap rupiah yang melonjak tinggi, berpengaruh pada…

Senin, 10 September 2018 12:51

Turun Tiga Kali, Petani Keluhkan Harga Kelapa Sawit

BATU PUTIH - Petani kelapa sawit yang berada di wilayah Kecamatan Batu Putih kembali mengeluh lantaran…

Kamis, 06 September 2018 15:06

Penyaluran Elpiji 3 Kg Masih Tak Tepat Sasaran

TANJUNG REDEB - Sulitnya mendapatkan tabung gas melon di sejumlah kampung wilayah pesisir selatan Berau,…

Selasa, 04 September 2018 10:58

Cuaca Tak Menentu Pengaruhi Harga Sayur

TANJUNG REDEB - Harga sayuran di Pasar Sanggam Adji Dilayas mengalami perubahan begitu cepat setiap…

Selasa, 04 September 2018 10:57

Pertanian dan Perkebunan Jadi Andalan Sumber Mulya

TALISAYAN - Hingga kini sektor pertanian masih menjadi salah satu usaha dalam menopang perekonomian…

Jumat, 31 Agustus 2018 14:03

Gas Elpiji di Pesisir Kerap Kosong

TALISAYAN - Kurang lancarnya pasokan gas elpiji di sejumlah wilayah di pesisir selatan Berau, berdampak…

Selasa, 28 Agustus 2018 11:35

Pasokan Berkurang, Harga Telur Ayam Naik

TANJUNG REDEB – Sudah sekitar sepekan harga telur ayam mengalami kenaikan. Meski tak signifikan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .