MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Sabtu, 12 Mei 2018 00:10
Antisipasi Lonjakan Harga selama Ramadan
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Guna memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan harga yang tak mengalami lonjakan tinggi selama Ramadan, Ketua DPRD Berau Syarifatul Syadiah mengingatkan pemerintah agar menggelar operasi pasar.

Diutarakan Sari sapaan akrabnya, jaminan ketersediaan bahan pokok masyarakat merupakan tanggung jawab pemerintah. Begitupun mempersiapkan langkah antisipasi jika nantinya terjadi kelangkaan.

“Kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat yang biasa terjadi menjelang puasa dan lebaran, harus diantisipasi sedini mungkin,” ujarnya kepada Berau Post kemarin (11/5).

Walau demikian, kenaikan harga barang selama Ramadan dan Lebaran, juga tidak bisa dihindari karena biasanya permintaan juga mengalami peningkatan. Tapi, ujar dia, kenaikan tetap harus terkendali. “Kalaupun harganya naik, ya yang wajar,” lanjutnya.

Tak cuma itu, pihaknya juga meminta pemerintah untuk memantau pendistribusian elpiji 3 kilogram, untuk mengantisipasi adanya upaya penimbunan.

Apalagi berdasarkan informasi dari Pertamina, kuota elpiji 3 kilogram untuk Berau tahun ini yang mencapai 1,8 juta tabung, hingga April lalu sudah terserap sebesar 30 persen. “Ini juga perlu dipantau, takutnya masyarakat miskin kesulitan mendapatkan elpiji tiga kilogram karena pendistribusiannya tidak tepat sasaran. Apalagi kalau sampai ada yang menimbun hingga membuat harganya lebih mahal,” ujarnya.

Selain itu, ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) selama Ramadan juga menjadi perhatian politikus Partai Golkar ini. Pekan lalu, pihaknya pun sudah memanggil perwakilan Pertamina untuk membicarakan hal itu.

Dalam pertemuan tersebut, Pertamina berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan BBM masyarakat dengan melakukan pengiriman sesuai kebutuhan yang diajukan. “Pada kesempatan itu kami juga minta mereka menindaklanjuti hasil sidak DPRD yang menemukan banyak SPBU, khususnya di daerah pesisir yang sudah tutup padahal masih pagi,” ungkap Sari.

Sementara itu, Kapala Bagian (Kabag) Perekonomian Sekretariat Kabupaten (Setkab) Berau Rabiatul Islamiah mengatakan, pihaknya telah melakukan operasi pasar kemarin (11/5), walau sasarannya baru sebatas penjualan elpiji.

Itu menyusul adanya informasi masyarakat, terkait penjualan elpiji melon yang tidak sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Namun penjualan di atas HET itu hanya dilakukan oleh pedagang di warung-warung kecil, bukan oleh distributor resmi Pertamina. “Kami akan cari tahu mereka (pemilik warung, red) mendapatkan elpiji dari distributor mana. Itu yang akan kita laporkan ke Pertamina untuk diberikan teguran atau sanksi,” kata Rabiatul.

Sedangkan untuk menjamin ketersediaan bahan pangan selama Ramadan, pihaknya baru merencanakan menggelar pertemuan dengan tim lintas OPD, untuk membahasnya. “Rencananya Senin, Selasa atau Rabu nanti kami gelar pertemuan untuk membicarakan strateginya seperti apa,” pungkasnya. (sam/udi)


BACA JUGA

Selasa, 08 Mei 2018 00:17

Harga Bawang Merah dan Bawang Putih Turun

TANJUNG REDEB - Menjelang Ramadan, harga kebutuhan bahan pokok di pasaran terpantau belum mengalami…

Senin, 07 Mei 2018 11:42

Petani Dilema, Pemasaran Sulit dan Rendahnya Harga Jual

TALISAYAN – Berbagai upaya yang dilakukan pemerintah kampung di Kecamatan Talisayan, dalam memenuhi…

Jumat, 04 Mei 2018 13:41

Tangkapan Nelayan Terus Alami Peningkatan

TANJUNG REDEB - Jumlah tangkapan nelayan Kabupaten Berau, terus mengalami peningkatan setiap…

Jumat, 04 Mei 2018 13:40

Okupansi Hotel Capai 90 Persen

TANJUNG REDEB – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Berau, menyebutkan tingkat…

Selasa, 01 Mei 2018 00:16

Hasil Laut Berlimpah, Perikanan Masih Andalan

TALISAYAN - Sektor perikanan masih menjadi salah satu andalan bagi masyarakat di Kampung Talisayan,…

Sabtu, 28 April 2018 00:34

Porsi APBN Banyak untuk Berau

TANJUNG REDEB - Program pengembangan  komoditas jagung di Bumi Batiwakkal – sebutan Kabupaten…

Jumat, 27 April 2018 09:45

Harga Masih Anjlok, Petani Telantarkan Kebun Lada

TALISAYAN - Masih anjloknya harga komoditas lada yang kini bertahan diharga Rp 55 ribu per kilogramnya,…

Kamis, 26 April 2018 13:00

Petani Sebut Tanam Sawit Lebih Menguntungkan

BIATAN – Sektor perkebunan kelapa sawit masih paling diminati dikembangkan di wilayah pesisir…

Rabu, 25 April 2018 00:14

Dinilai Menguntungkan, Kembangkan Sawit lewat BUMK

TALISAYAN – Pemerintah Kampung Eka Sapta, terus menggali dan mengoptimalkan potensi dalam menggerakkan…

Senin, 23 April 2018 10:26

Tingkatkan Hasil Produksi, Petani Muda Mulai Bermunculan

BATU PUTIH - Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Berau, terus berupaya memecut semangat petani…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .