MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Sabtu, 12 Mei 2018 00:53
Pariwisata Pacu Pendapatan Kampung
MASIH RAHASIA: Selain hiu tutul, Kecamatan Talisayan diyakini masih menyimpan sejumlah wisata. Namun, sejauh ini belum digali oleh pemerintah kampung.

PROKAL.CO, TALISAYAN – Camat Talisayan, David Pamuji, meminta seluruh pemerintah kampung di wilayahnya mengembangkan dan mengoptimalkan potensi yang ada di daerah masing-masing sebagai sumber pendapatan kampung.

Pasalnya, Kecamatan Talisayan memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan menjadi sumber pendapatan kampung, salah satunya sektor pariwisata. Tidak hanya objek wisata hiu paus (whale shark) yang terkenal hingga mancanegara. Tapi banyak jenis dan anekaragam jenis wisata lain seperti wisata alam,  kuliner, relegius, serta agrowisata.

“Masih banyak yang belum diketahui orang banyak. Peluang ini yang luput dari pemerintah kampung selama ini. Padahal, sektor pariwisata sangat mungkin dan menjanjikan menjadi pendapatan kampung,” katanya kepada Berau Post, Jumat (11/5).

Karena itu, dirinya terus meminta pemerintah kampung  dan seluruh masyarakat bersama-sama memaksimalkan potensi yang dimiliki daerah masing-masing. Dengan harapan, tidak hanya menjadi sumber pendapatan semata. Tapi, dapat mampu mendorong ekonomi masyarakat.

“Dampak dari suatu perkembangan industri, tak terlepas dari bergeraknya ekonomi. Baik kampung maupun masyarakat di sekitarnya,” terangnya.

Apalagi kata Pamuji, pengembangan wisata dapat memanfaatkan dana desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Seperti membangun infrastruktur pendukung, seperti jalan menuju lokasi wisata dan sarana prasarana lainnya.

“Jalan telah dibukakan pemerintah, tinggal menagkap peluang itu dengan benar tanpa menunggu instruksi pemerintah,” ucapnya.

Ketika sukses dalam pengembangan wisata, segala bentuk maupun jenis pengajuan yang dilayangkan ke pemerintah dalam menyongsong pengembangan wisata yang diakukan, akan lebih mudah direalisasikan.

“Bahkan tanpa kita ajukan, kesuksesan dalam pengelolaan akan memancing pemerintah. Kekurangan-kekurangan pasti akan dilengkapi. Karena pemerintah melihat keseriusan kita,” terangnya.

“Kalau hanya ‘berkoar-koar’ tanpa tindakan atau kita mulai dulu untuk melihat prospeknya seperti apa, pasti diwujudkan juga. Tapi tidak tahu kapan,” pungkasnya. (jun/sam)


BACA JUGA

Kamis, 24 Januari 2019 14:51

Asyik Nyabu, Tiga Pria Dicokok Polisi

TANJUNG REDEB – Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Berau…

Kamis, 24 Januari 2019 14:47

Agus Tantomo Nakhodai PMI Berau

TANJUNG REDEB – Wakil Bupati Berau Agus Tantomo kembali dipercaya…

Kamis, 24 Januari 2019 14:44

Thamrin Bantah Isu Pemotongan Gaji Anggota Damkar

TANJUNG REDEB – Media sosial (Medsos) sedikit heboh oleh pernyataan…

Kamis, 24 Januari 2019 14:42

Minta Lahan Eks PT NAS Dikelola Kampung

BIATAN – Pemerintah Kampung Biatan Ilir terus memproses persoalan lahan…

Kamis, 24 Januari 2019 14:41

Jembatan Menuju Makam Raja Alam Perlu Dibenahi

BATU PUTIH – Kondisi Jembatan kecil di depan Taman Makam…

Kamis, 24 Januari 2019 13:33

Saksi Banyak Lupa, Terdakwa Merasa Dirugikan

TANJUNG REDEB – Penasihat Hukum terdakwa R dan AR menilai…

Rabu, 23 Januari 2019 12:34

Sisi Laut Rampung, Darat Masih Finishing

TANJUNG REDEB - Progres pekerjaan dermaga speedboat di depan Taman…

Rabu, 23 Januari 2019 12:32

2018, KUPP Berau Setor PNBP Rp 72 Miliar

TANJUNG REDEB – Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang ditarik…

Rabu, 23 Januari 2019 12:30

Penderita DBD di Batu Putih Bertambah

BATU PUTIH – Penderita penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di…

Rabu, 23 Januari 2019 12:30

Kampung Biatan Ilir Usulkan Pasar

TALISAYAN – Pacu geliat ekonomi masayarakat Kepala Kampung Biatan Ilir,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*