MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 13 Mei 2018 01:11
Temukan 541 Pengendara Tak Gunakan Helm
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Selama dua pekan melaksanakan Operasi Patuh Mahakam 2018 (26/4-9/5), Satlantas Polres Berau menemukan 2.058 pelanggaran lalu lintas. Yang tertinggi adalah tak menggunakan helm sebanyak 541 pelanggar.

Disebutkan Kasatlantas Polres Berau AKP Wisnu Dian Ristanto, dari 2.058 pelanggaran tersebut, sebanyak 1.500 pelanggaran merupakan tujuh pelanggaran yang jadi fokus pihaknya karena menjadi penyebab jumlah kecelakaan terbanyak.

Tujuh pelanggaran yang dimaksud yakni, tak menggunakan helm saat berkendara roda dua (R2) atau motor; pengendara yang belum cukup umur; tak menggunakan sabuk keselamatan bagi pengemudi mobil; berkendara dengan kecepatan tinggi; berkendara atau mengemudi dengan menggunakan telepon genggam; berkendara dalam keadaan mabuk; dan melawan arus.

“Itu merupakan pelanggaran yang jadi fokus kami selama Operasi Patuh, karena berpotensi paling besar menyebabkan kecelakaan lalu lintas,” tegas perwira berpangkat balok tiga ini kepada Berau Post, Sabtu (12/5) kemarin.

Dari tujuh pelanggaran yang menjadi perhatian pihaknya, pelanggaran berkendara tak menggunakan helm menjadi yang terbanyak yakni 541 pelanggar, kemudian disusul pengendara anak di bawah umur sebanyak 266 pelanggaran.

Pelanggaran-pelanggaran ini, diungkapkan Wisnu, paling banyak ditemukan di Kecamatan Teluk Bayur dan Gunung Tabur. Pasalnya, pelanggaran lalu lintas di dua kecamatan itu cukup tinggi. Karena jauh dari kota, kebanyakan pengendara memilih tak menggunakan helm. Padahal, penggunaan helm dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) sangat penting melindungi kepala, apalagi saat terjadi kecelakaan lalu lintas meminimalisir cedera kepala serius.

“Jadi daerah Teluk Bayur sampai Labanan itu merupakan daerah rawan laka, ini menjadi perhatian kami karena banyak ditemukan pelanggaran. Termasuk di Gunung Tabur,” terangnya.

Jumlah pelanggaran pada Operasi Patuh 2018, diklaim pihaknya, lebih tinggi dibandingkan Operasi Patuh 2017 yang hanyak 1.300 pelanggaran. Menurut Wisnu, peningkatan yang terjadi karena beberapa faktor, mulai dari kesadaran berlalu lintas yang tertib dan mengabaikan aturan hingga meningkatnya jumlah kendaraan di Bumi Batiwakkal.

“Untuk data lengkap Operasi Patuh kali ini masih disusun anggota, sementara hanya itu yang saya terima secara umum,” jelasnya.

Pihaknya berharap, masyarakat Berau, khususnya pengendara meningkatkan kesadaran akan tertib berlalu lintas. Hal itu dilakukan agar tak menyebabkan kecelakaan lalu lintas.”Bagi para orangtua juga saya harapkan jangan membiarkan anaknya yang belum cukup umur berkendara. Jangan mengorbankan masa depan mereka,” pungkasnya.(app2)


BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 12:09

Terduga Jaringan Teroris Ditangkap di Berau

TANJUNG REDEB – Muhammad Zulkifli alias Abu Arkam (18), warga…

Rabu, 20 Maret 2019 14:24

Kebangetan Banyaknya..!! Ada 207 Koperasi Langgar Aturan

TANJUNG REDEB – Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau…

Rabu, 20 Maret 2019 14:22

BIKIN MENJERIT..!!! Elpiji Melon Kian Mahal

TANJUNG REDEB - Persoalan tingginya harga elpiji 3 Kilogram (Kg)…

Selasa, 19 Maret 2019 12:51

Wisata Kuliner di Kabupaten Ini Stagnan

TANJUNG REDEB - Wacana pembangunan wisata kuliner yang sempat dicanangkan…

Selasa, 19 Maret 2019 12:47

Ratusan Karyawan Demo, Ini yang Diminta Mereka

TANJUNG REDEB - Ratusan pekerja tambang batu bara PT Sapta…

Selasa, 19 Maret 2019 12:45

PH Minta Terdakwa Dibebaskan

TANJUNG REDEB – Terdakwa Ardiansyah dan Roberto yang tersandung kasus…

Selasa, 19 Maret 2019 12:40

Drainase Perkotaan Ditarget Rampung Mei

TANJUNG REDEB - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR)…

Senin, 18 Maret 2019 14:51

Proyek MYC Mantaritip Terancam Molor

TANJUNG REDEB -Tahun ini merupakan tahun penyelesaian bagi 10 proyek…

Senin, 18 Maret 2019 14:50

Bupati Tunggu Hasil Penyelidikan

TANJUNG REDEB – Aksi semena-mena yang dilakukan Kepala Kampung (Kakam)…

Minggu, 17 Maret 2019 01:47

Kawasan Budidaya Kehutanan Terlanjur ‘Dikuasai’ Masyarakat

TANJUNG REDEB - Bupati Berau Muharram meminta pihak kecamatan melakukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*