MANAGED BY:
SELASA
19 MARET
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Senin, 14 Mei 2018 12:43
Isap Lem dan Ngomix Masih Marak
MASIH MARAK: Bungkus obat merek Komix dan botol lem Fox berserakan di sekitar bangunan IPA Tembudan, Kecamatan Batu Putih

PROKAL.CO, BATU PUTIH - Selain ditutupi semak belukar, Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang ada di Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih, juga diduga menjadi tempat tongkrongan sejumlah remaja. Sebab, di sekitar lokasi, cukup banyak ditemukan kemasan obat merek Komix, dengan sejumlah kaleng lem Fox agar.

Bahkan, bungkus obat tersebut juga banyak berserakan di sekitar bangunan IPA. Tempat yang sepi, membuat lokasi IPA tersebut sepertinya menjadi tempat favorit untuk pesta miras oplosan.

Disampaikan warga sekitar, Hariadi, jika dilihat dari banyaknya bungkus obat plastik tempat mengisap lem Fox, kegiatan tersebut sepertinya sudah cukup lama dilakukan.

"Banyak bekas ban motor keluar masuk. Sudah sering mereka di sini. Apalagi lokasinya juga cukup strategis dan sepi," katanya.

Menurutnya, perlu ada pemantauan, atau patroli malam untuk menindak remaja yang kerap meracik miras oplosan dengan obat generik. Sebab, jika terus dibiarkan, besar kemungkinan pengguna miras tersebut menyasar anak sekolah.

"Ini yang perlu diperhatikan. Kami memagari anak agar tidak mengonsumsi narkoba,  tapi di sisi lain mereka juga rentan dengan miras ini karena terbawa oleh teman-temannya," bebernya.

Sementara itu, warga lainnya, Edi mengatakan, di samping IPA Tembudan, sebenarnya ada beberapa tempat lagi yang kerap dijadikan lokasi remaja untuk minum miras oplosan tersebut. Menurutnya, kegiatan mengonsumsi minuman tersebut sulit untuk dihilangkan. Sebab, selain tempatnya yang kerap berpindah-pindah, juga kurangnya penindakan yang dilakukan pihak terkait.

"Dulu sekitar makam Raja Alam. Setelah ada penjaganya, mereka pindah di menara pemantau api milik perusahaan di kilometer 10 juga sempat banyak ditemukan. Kini di sekitar IPA juga banyak berserakan," jelasnya.

Untuk itu, dirinya berharap kepada pemerintah, khususnya aparat kepolisian, menindak pelaku atau peminum miras oplosan. Ia menilai, saat ini tak sedikit pelajar baik SMA maupun SMP sederajat terjerumus mengonsumsi obat tersebut.

"Perlu diberi syok terapi.  Karena jika tidak diberi ketegasan, maka kegiatan seperti ini terus ada," tandasnya. (*/sht/app)


BACA JUGA

Senin, 18 Maret 2019 14:57

Kakam Berharap Normalisasi Drainase

TALISAYAN – Kepala Kampung Campur Sari, Silfanuddin, mengaku beberapa titik…

Senin, 18 Maret 2019 14:54

Disdik Anggarkan Perbaikan Tahun Depan

SAMBALIUNG – Kondisi beberapa ruang belajar di SD 001 Pegat…

Senin, 18 Maret 2019 14:53

Elpiji 3 Kg Bakal Disinkronkan PKH

TANJUNG REDEB - Pemerintah pusat melalui Kementerian Energi Sumber Daya…

Senin, 18 Maret 2019 14:52

DPRD Berperan Memantau dan Meninjau Perda

TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau Syarifatul Syadiah menghadiri pelatihan…

Minggu, 17 Maret 2019 01:50

Percepat Pelayanan Kependudukan

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil)…

Minggu, 17 Maret 2019 01:50

TK Annisa Mawar Kunjungi Berau Post

TANJUNG REDEB – Puluhan murid TK Annisa Mawar, Tanjung Redeb,…

Sabtu, 16 Maret 2019 14:03

Sudah Dikeroyok, Warga pun Tuntut Kepala Kampung Dicopot

TANJUNG REDEB – Buntut kasus pengeroyokan oleh tiga warga terhadap…

Sabtu, 16 Maret 2019 14:03

Jelang Ujian, Siswa SMA 7 Lepas Balon Impian

TANJUNG REDEB – Menjelang ujian akhir sekolah dilanjutkan dengan ujian…

Sabtu, 16 Maret 2019 14:02

Bupati Sayangkan Perusahaan Tolak TBS Masyarakat

TANJUNG REDEB - Bupati Berau Muharram sayangkan masih adanya perusahaan…

Sabtu, 16 Maret 2019 14:00

Kecamatan Batu Putih Semakin Rawan

BATU PUTIH – Kapolsek Bidubiduk AKP Herman, usulkan peningkatan status…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*