MANAGED BY:
SELASA
11 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Senin, 14 Mei 2018 12:43
Isap Lem dan Ngomix Masih Marak
MASIH MARAK: Bungkus obat merek Komix dan botol lem Fox berserakan di sekitar bangunan IPA Tembudan, Kecamatan Batu Putih

PROKAL.CO, BATU PUTIH - Selain ditutupi semak belukar, Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang ada di Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih, juga diduga menjadi tempat tongkrongan sejumlah remaja. Sebab, di sekitar lokasi, cukup banyak ditemukan kemasan obat merek Komix, dengan sejumlah kaleng lem Fox agar.

Bahkan, bungkus obat tersebut juga banyak berserakan di sekitar bangunan IPA. Tempat yang sepi, membuat lokasi IPA tersebut sepertinya menjadi tempat favorit untuk pesta miras oplosan.

Disampaikan warga sekitar, Hariadi, jika dilihat dari banyaknya bungkus obat plastik tempat mengisap lem Fox, kegiatan tersebut sepertinya sudah cukup lama dilakukan.

"Banyak bekas ban motor keluar masuk. Sudah sering mereka di sini. Apalagi lokasinya juga cukup strategis dan sepi," katanya.

Menurutnya, perlu ada pemantauan, atau patroli malam untuk menindak remaja yang kerap meracik miras oplosan dengan obat generik. Sebab, jika terus dibiarkan, besar kemungkinan pengguna miras tersebut menyasar anak sekolah.

"Ini yang perlu diperhatikan. Kami memagari anak agar tidak mengonsumsi narkoba,  tapi di sisi lain mereka juga rentan dengan miras ini karena terbawa oleh teman-temannya," bebernya.

Sementara itu, warga lainnya, Edi mengatakan, di samping IPA Tembudan, sebenarnya ada beberapa tempat lagi yang kerap dijadikan lokasi remaja untuk minum miras oplosan tersebut. Menurutnya, kegiatan mengonsumsi minuman tersebut sulit untuk dihilangkan. Sebab, selain tempatnya yang kerap berpindah-pindah, juga kurangnya penindakan yang dilakukan pihak terkait.

"Dulu sekitar makam Raja Alam. Setelah ada penjaganya, mereka pindah di menara pemantau api milik perusahaan di kilometer 10 juga sempat banyak ditemukan. Kini di sekitar IPA juga banyak berserakan," jelasnya.

Untuk itu, dirinya berharap kepada pemerintah, khususnya aparat kepolisian, menindak pelaku atau peminum miras oplosan. Ia menilai, saat ini tak sedikit pelajar baik SMA maupun SMP sederajat terjerumus mengonsumsi obat tersebut.

"Perlu diberi syok terapi.  Karena jika tidak diberi ketegasan, maka kegiatan seperti ini terus ada," tandasnya. (*/sht/app)


BACA JUGA

Jumat, 16 Mei 2014 20:12

Bulan Terang, Bagan Kapal Libur Melaut

<div> <div style="text-align: justify;"> <strong>TALISAYAN - </strong>Hasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .