MANAGED BY:
SELASA
17 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 16 Mei 2018 00:25
Diduga Hendak Mengebom Ikan, Polisi Tahan Juragan Kapal
PERUSAK BIOTA: Para terduga pelaku pengeboman ikan beserta barang bukti yang diamankan petugas.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Aksi pengeboman ikan diduga masih terjadi di Bumi Batiwakkal. Pasalnya, personel Markas Unit Patroli Berau, berhasil mengamankan terduga pengebom ikan berinisial TS (35), beserta peralatan peledak dan pelakunya. Warga Pulau Derawan tersebut diamankan di Perairan Tanjung Batu, Sabtu (12/5) lalu.

Dir Polairud Polda Kaltim Kombes Pol Omad, melalui Kepala Markas Unit Patroli Berau, Brigpol Carolus Wato mengungkapkan, diamankannya TS bermula ketika pihaknya melakukan patroli di perairan Tanjung Batu sekitar pukul 11.00 Wita pada Sabtu (12/5). Kemudian melihat sebuah kapal sandar di dekat pondok tanpa penghuni.

Karena mencurigakan, petugas mendatangi kapal tersebut, dan bertemu dengan pemilik atau juragan kapal yakni TS, beserta empat anak buah kapalnya. Saat dilakukan pemeriksaan di kapal, petugas menemukan kompresor dan alat pendukung selam lainnya seperti snorkle, regulator, fins dan masker. Selain itu, di dalam pondok ditemukan 8 botol berisi bahan peledak dan 1 jeriken berisi 4 liter bahan peledak yang diduga untuk melakukan pengeboman ikan.

“Jadi selain kapal, pondok tempat mereka sandar juga kami geledah dan hasilnya kami temukan bahan peledak,” ujarnya.

Lanjut Carolus, ketika diinterogasi, para pelaku membantah akan melakukan pengeboman ikan di laut. Namun, pihaknya tak percaya begitu saja, apalagi para pelaku pengebom ikan saat ini banyak menggunakan modus baru, guna mengelabui petugas.

“Setelah diamankan, para pelaku kami bawa ke markas Polairud di Merancang, Gunung Tabur, untuk diproses. Dan saat ini pelaku berinisial TS sudah ditahan di ruang tahanan Mapolres Berau,” jelasnya.

Juragan kapal, TS diduga telah melanggar Pasal 85 jo Pasal 9 UU RI Nomor 45 tahun 2009 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan, dan/atau Pasal 1 ayat (1) UU Darurat RI Nomor 12 tahun 1951, dengan ancaman penjara 15  sampai 20 tahun.

“Untuk kasus ini kami proses lebih lanjut dan masyarakat tetap diimbau agar sadar serta berperan bersama petugas untuk mencegah para pelaku penangkapan ikan dengan alat yang merusak lingkungan,” pungkasnya. (app/udi)


BACA JUGA

Selasa, 17 Juli 2018 01:05

Sport Center Bukan untuk Porprov

TANJUNG REDEB - Walau serius membangun, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau memastikan Sport Center…

Selasa, 17 Juli 2018 01:04

Hari Ini Batas Akhir Pendaftaran

TANJUNG REDEB – Masa pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) yang akan ikut serta pada pemilihan…

Selasa, 17 Juli 2018 01:03

Klinik Bersalin Pilih Jadi RS

TANJUNG REDEB – Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Klinik Bersalin, Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau,…

Selasa, 17 Juli 2018 01:01

2019, Berau Bebas dari Jamban Tak Sehat

UPAYA Pemkab Berau mewujudkan kabupaten bebas buang air bersih sembarangan tahun 2019 terus dilakukan.…

Selasa, 17 Juli 2018 01:00

Peringkat Tertinggi, Tak Melulu Tangani Kasus Cerai

Perkara perceraian setiap tahunnya terus meningkat dan diketok palu oleh hakim-hakim di Pengadilan Agama…

Senin, 16 Juli 2018 15:30

Hepni Ramaikan Seleksi Jabatan Kepala DPUPR

TANJUNG REDEB - Walau Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Berau telah mengundang beberapa…

Senin, 16 Juli 2018 15:29

Seru, Meriah dan Berhadiah

TANJUNG REDEB - Nonton Bareng (Nobar) Final Piala Dunia 2018 antara Prancis versus Kroasia yang digelar…

Senin, 16 Juli 2018 15:18

Berau Punya Tujuh Sekolah Inklusi

KABUPATEN  Berau kini memiliki tujuh sekolah inklusi. Diutarakan Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik)…

Senin, 16 Juli 2018 15:17

Persiapan Satu Tahun, Optimistis Tiga Besar

Persiapan singkat hanya satu tahun, tak menjadi penghalang bagi SMA 6 Berau untuk mengukir prestasi…

Minggu, 15 Juli 2018 00:39

Soal Ini, Disdik Tak Bisa Berbuat Banyak

TANJUNG REDEB - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Berau Basri Sahrin, mengaku tak bisa berbuat banyak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .