MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

PEMERINTAHAN

Kamis, 17 Mei 2018 11:59
Sampaikan Pernyataan Sikap
NYATAKAN SIKAP : Pemkab dan DPRD Berau serta sejumlah unsur lainnya melakukan deklarasi damai dan menolak segala bentuk aksi terorisme.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan DPRD Berau menyatakan sikap menolak segala tindak perbuatan terorisme. Pernyataan sikap ini disampaikan menyusul tindakan yang terjadi beberapa hari terakhir di sejumlah daerah atas aksi biadab yang dilakukan oleh terduga teroris.

Penolakan ini tertuang dalam deklarasi damai antara masyarakat, DPRD dan Pemkab Berau, usai rapat paripurna DPRD Berau, (16/5) kemarin.

Deklarasi damai ini juga didukung oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Berau, Polres Berau, Kodim 0902/TRD, Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) serta sejumlah unsur lainnya.

Dalam deklarasi ini disampaikan bahwa aksi teror yang terjadi di beberapa daerah ini bertolak belakang dengan cita-cita dan tujuan bangsa Indonesia. Dimana, aksi tersebut telah mencoreng semangat kebangsaan yang sebelumnya telah diperjuangkan oleh para pahlawan bangsa. Melalui deklarasi damai ini dinyatakan secara tegas bahwa rasa persaudaran akan terus diperjuangkan melawan aksi terror.

Ada sembilan point pernyataan sikap yang disampaikan pada deklarasi damai ini, di antaranya mengecam aksi terorisme yang terjadi serta pengemboman gereja di Surabaya, tidak ada satu agama pun yang mengajarkan kekerasan dengan pembunuhan sehingga para pemuka agama harus semakin meningkatkan kewaspadaan dengan munculnya aksi-aksi yang mengatasnamakan agama, menyerukan kepada masyarakat untuk bersatu padu dan menahan diri serta tidak mudah terprovokasi terhadap kasus yang mengatasnamakan agama serta mendesak seluruh elemen masyarakat untuk menghentikan komentar-komentar yang justru memperkeruh keadaan.

Bupati Muharram menegaskan bahwa deklarasi ini merupakan bentuk dukungan dalam menolak segala tindakan yang dapat memecah persatuan dan kesatuan bangsa. Karena menurutnya, dengan perpecahan yang terjadi akan menjadi penghambat dalam menjalankan roda-roda pemerintahan. Sehingga bisa berdampak pada pembangunan.

Ia menyampaikan bahwa masyarakat jangan mudah terpancing dengan aksi teror yang terjadi saat ini.(hms5/asa)

 


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 14:20

Sembilan Raperda Disahkan Jadi Perda

TANJUNG REDEB – DPRD Berau kembali menggelar Rapat Paripurna Penyampaian…

Rabu, 12 Desember 2018 14:20

Berau Raih Penghargaan Kabupaten Peduli HAM

TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten Berau kembali meraih penghargaan sebagai…

Rabu, 12 Desember 2018 14:19

Pemkab Targetkan Konsumsi Beras Berkurang Setiap Tahun

TANJUNG REDEB – Sesuai dengan program Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten…

Rabu, 12 Desember 2018 14:18

DWP Berau Peringati Dirgahayu Ke-19

TANJUNG REDEB -  Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Berau memperingati…

Selasa, 11 Desember 2018 13:48

TP PKK Gelar SMEP di Pesisir Berau

TANJUNG REDEB - Setelah melakukan Supervisi, Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan…

Selasa, 11 Desember 2018 13:47

Wabup Buka Festival Literasi SMAN 1

TANJUNG REDEB – Wakil Bupati Berau Agus Tantomo membuka seminar…

Selasa, 11 Desember 2018 13:45

Pelayanan Publik Tembus Zona Hijau

TANJUNG REDEB - Peningkatan pelayanan publik yang terus dilakukan Pemkab…

Selasa, 11 Desember 2018 13:44

Perkuat Kerukunan Umat Beragama

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram menegaskan bahwa menjaga kerukunan…

Senin, 10 Desember 2018 14:33

Pemkab Siap Bantu Pembangunan Rumah Ibadah

TANJUNG REDEB – Bupati Muharram meresmikan gedung gereja Katolik Santo…

Senin, 10 Desember 2018 14:28

Kagumi Keindahan Wisata Berau

TANJUNG REDEB - Dalam rangkaian kunjungan kerja ke Kabupaten Berau,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .