MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Jumat, 18 Mei 2018 00:06
Program Kotaku Terus Dilanjutkan
TERTATA: Salah satu gang di RT 14 Kelurahan Karang Ambun yang masuk dalam wilayah pelaksanaan program Kotaku dan kini terlihat lebih tertata dan berwarna.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) kembali berlajut di tahun ini. Sebagai implementasi percepatan penanganan kumuh di wilayah Tanjung Redeb dan sekitarnya, salah satunya di Keluarahan Karang Ambun, Tanjung Redeb.

Lurah Karang Ambun, Arif Mulyono mengungkapkan, Kelurahan Karang Ambun termasuk dari tiga kelurahan di Kecamatan Tanjung Redeb yang ditetapkan sebagai kawasan kumuh selain Kelurahan Bugis dan Kelurahan Gayam, untuk mengurangi kesan kumuh di kelurahan tersebut melalui program Kotaku yang telah berjalan sejak tahun 2017 lalu dan kembali berlanjut di tahun ini.

"Khusus di Kelurahan Karang Ambun tahun, kami rencanakan untuk pembuatan dan perbaikan drainase di tiga Rukun Tetangga (RT) yang masuk dalam permukiman kumuh di pinggiran Sungai Kelay, yakni RT 13, RT 5 dan RT 14 untuk Jalan Karang Mulyo dan Manggarai," katanya kepada Berau Post, Kamis (17/5).

Menururutnya, Implementasi dari program Kotaku di tahun lalu sudah cukup baik yang setidaknya bisa mengurangi sedikit kesan kawasan kumuh di Kelurahan Karang Ambun dan beberapa gang sudah mulai tertata dan berwarna.

"Saya berharap untuk tahun 2018 ini lebih baik lagi karena pelaksanaan di lapangan juga dilaksanakan oleh masyarakat dan terkait permasalahan pemukiman kumuh di Kelurahan Karang Ambun dapat segera tuntas secara keseluruhan atau merata," harapnya.

Tahapan pelaksanaan Kotaku meliputi tahapan pendataan, di mana lembaga masyarakat di kelurahan yang bernama Badan/Lembaga Keswadayaan Masyarakat, melakukan pendataan kondisi awal indikator kumuh di kelurahan masing-masing. Setelah itu, disusun dokumen perencanaan yang terintegrasi antara dokumen perencanaan masyarakat dengan dokumen perencanaan kabupaten/kota.

Sementara Ketua Swadaya Masyarakat RT 5 sekaligus Ketua RT 5 Kelurahan Karang Ambun, Rusiansyah menyebutkan, untuk realisasi program Kotaku tahun lalu yakni perbaikan drainase dan penataan gang yang ada di RT 5 dan 14, selain itu pengadaan motor sampah dan tempat sampah di beberapa titik.

"Tahun lalu di Kelurahan Karang Ambun yang masuk wilayah kumuh dan pelaksanaan program Kotaku hanya di RT 5 dan 14, kemudian di tahun ini ditambah di RT 13," ungkapnya.

Lanjutnya, sebagai ketua RT 5 Karang Ambun, beberapa lokasi dan gang yang telah disemenisasi dan perbaikan drainase menjadi lebih baik dari sebelumnya. Seperti di Gang Rukun, Gang Abul, dan lainnya apalagi dengan ditutupnya drainase juga mengurangi kebiasaan warga membuang sampah di drainase.

Terkait pelaksanaan program Kotaku di Kelurahan Karang Ambun, dikatakan Ian, belum ada informasi selanjutnya kapan dilaksanakan untuk tahun ini sedangkan untuk perencanaan sudah diserahkan pihaknya.

"Kami rencanakan tahun ini di RT 5, yakni perbaikan drainase di Gang Hijrah dan lanjutan di Gang Rukun Jalan Karang Mulyo. Dan pengadaan bak sampah kami minta setidaknya setiap depan rumah warga tersedia sebanyak 300 unit, sebelumnya hanya 20 unit. Selain itu pengecatan rumah agar telihat lebih berwarna dan rapi," ujar pria yang sudah menjabat selama 15 tahun ini.

Menurutnya, ditetapkan sebagai kawasan kumuh tentu bukan suatu kebanggaan, untuk itu sudah menjadi tugas bersama utamanya pemerintah segera mengurangi bahkan menyelesaikan kesan kumuh tersebut, salah satu programnya yakni Kotaku yang kini beberapa lokasi hasilnya sudah terlihat lebih baik dari sebelumnya dengan memperbaiki kawasan tersebut. (*/nar/app)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:09

Kampung Transmigrasi Belum Terlayani Jaringan Telekomunikasi

TALISAYAN - Tiga kampung yang berada di wilayah Talisayan, hingga kini masih miskin sinyal. Kampung…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:04

Kasus Perusakan Bus Segera Naik Tahap I

TANJUNG REDEB – Kasus perusakan bus karyawan di Kampung Sambakungan, Gunung Tabur yang dilakukan…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:30

Tersambar Petir, Rumah Terbakar

TALISAYAN - Satu unit rumah hangus terbakar karna sambaran petir di dusun Pelatai RT 06, Kampung Bumi…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:29

Penampakan Puting Beliung Bikin Heboh

TALISAYAN - Salah satu fenomena alam yakni puting beliung nampak di Talisayan, Kamis (18/10) pagi. Belum…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:46

Jamin Pendidikan untuk Anak-Anak

ANAK-ANAK para pengungsi korban gempa dan tsunami dari Palu dan Donggala dikabarkan mengalami kendala…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:46

Kondisi Pengungsi Sulteng di Berau Memprihatinkan

BIDUKBIDUK - Hingga kini, pengungsi dari Sulawesi Tengah (Sulteng) yang berada di Kecamatan Bidukbiduk…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:43

Polisi Buru Pemilik Sabu 1 Kg

TANJUNG REDEB – Polres Berau, masih memburu bandar kasus sabu 1 Kilogram (Kg) yang terungkap pada…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:43

Musnahkan BB Sabu 20 Tersangka

BERTEMPAT di Mapolres Berau, pemusanahan Barang Bukti (BB) narkotika jenis sabu-sabu dengan 20 tersangka…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:41

63 Warga Palu Mengungsi ke Bidukbiduk.

BIDUKBIDUK - Pasca gempa dan tsunami puluhan warga korban gempa dari Palu berbondong-bondong mengungsi…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:39

Sinyal Telepon Hilang, Diduga BTS Rusak

BATU PUTIH - Jaringan telekomunikasi di Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih kerap terganggu. Bahkan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .