MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Jumat, 18 Mei 2018 00:06
Program Kotaku Terus Dilanjutkan
TERTATA: Salah satu gang di RT 14 Kelurahan Karang Ambun yang masuk dalam wilayah pelaksanaan program Kotaku dan kini terlihat lebih tertata dan berwarna.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) kembali berlajut di tahun ini. Sebagai implementasi percepatan penanganan kumuh di wilayah Tanjung Redeb dan sekitarnya, salah satunya di Keluarahan Karang Ambun, Tanjung Redeb.

Lurah Karang Ambun, Arif Mulyono mengungkapkan, Kelurahan Karang Ambun termasuk dari tiga kelurahan di Kecamatan Tanjung Redeb yang ditetapkan sebagai kawasan kumuh selain Kelurahan Bugis dan Kelurahan Gayam, untuk mengurangi kesan kumuh di kelurahan tersebut melalui program Kotaku yang telah berjalan sejak tahun 2017 lalu dan kembali berlanjut di tahun ini.

"Khusus di Kelurahan Karang Ambun tahun, kami rencanakan untuk pembuatan dan perbaikan drainase di tiga Rukun Tetangga (RT) yang masuk dalam permukiman kumuh di pinggiran Sungai Kelay, yakni RT 13, RT 5 dan RT 14 untuk Jalan Karang Mulyo dan Manggarai," katanya kepada Berau Post, Kamis (17/5).

Menururutnya, Implementasi dari program Kotaku di tahun lalu sudah cukup baik yang setidaknya bisa mengurangi sedikit kesan kawasan kumuh di Kelurahan Karang Ambun dan beberapa gang sudah mulai tertata dan berwarna.

"Saya berharap untuk tahun 2018 ini lebih baik lagi karena pelaksanaan di lapangan juga dilaksanakan oleh masyarakat dan terkait permasalahan pemukiman kumuh di Kelurahan Karang Ambun dapat segera tuntas secara keseluruhan atau merata," harapnya.

Tahapan pelaksanaan Kotaku meliputi tahapan pendataan, di mana lembaga masyarakat di kelurahan yang bernama Badan/Lembaga Keswadayaan Masyarakat, melakukan pendataan kondisi awal indikator kumuh di kelurahan masing-masing. Setelah itu, disusun dokumen perencanaan yang terintegrasi antara dokumen perencanaan masyarakat dengan dokumen perencanaan kabupaten/kota.

Sementara Ketua Swadaya Masyarakat RT 5 sekaligus Ketua RT 5 Kelurahan Karang Ambun, Rusiansyah menyebutkan, untuk realisasi program Kotaku tahun lalu yakni perbaikan drainase dan penataan gang yang ada di RT 5 dan 14, selain itu pengadaan motor sampah dan tempat sampah di beberapa titik.

"Tahun lalu di Kelurahan Karang Ambun yang masuk wilayah kumuh dan pelaksanaan program Kotaku hanya di RT 5 dan 14, kemudian di tahun ini ditambah di RT 13," ungkapnya.

Lanjutnya, sebagai ketua RT 5 Karang Ambun, beberapa lokasi dan gang yang telah disemenisasi dan perbaikan drainase menjadi lebih baik dari sebelumnya. Seperti di Gang Rukun, Gang Abul, dan lainnya apalagi dengan ditutupnya drainase juga mengurangi kebiasaan warga membuang sampah di drainase.

Terkait pelaksanaan program Kotaku di Kelurahan Karang Ambun, dikatakan Ian, belum ada informasi selanjutnya kapan dilaksanakan untuk tahun ini sedangkan untuk perencanaan sudah diserahkan pihaknya.

"Kami rencanakan tahun ini di RT 5, yakni perbaikan drainase di Gang Hijrah dan lanjutan di Gang Rukun Jalan Karang Mulyo. Dan pengadaan bak sampah kami minta setidaknya setiap depan rumah warga tersedia sebanyak 300 unit, sebelumnya hanya 20 unit. Selain itu pengecatan rumah agar telihat lebih berwarna dan rapi," ujar pria yang sudah menjabat selama 15 tahun ini.

Menurutnya, ditetapkan sebagai kawasan kumuh tentu bukan suatu kebanggaan, untuk itu sudah menjadi tugas bersama utamanya pemerintah segera mengurangi bahkan menyelesaikan kesan kumuh tersebut, salah satu programnya yakni Kotaku yang kini beberapa lokasi hasilnya sudah terlihat lebih baik dari sebelumnya dengan memperbaiki kawasan tersebut. (*/nar/app)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 14:56

Ibu Hamil Bisa Manfaatkan RTK

TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, telah menyiapkan Rumah Tunggu Kelahiran (RTK)…

Kamis, 24 Mei 2018 14:36

Dewan Tunggu Surat Partai Demokrat

TANJUNG REDEB – Sudah sekitar dua pekan setelah kepergian Wakil Ketua II DPRD Berau Anwar, pihak…

Selasa, 22 Mei 2018 09:39

Satlantas Amankan Motor untuk Balapan Liar

TANJUNG REDEB – Seperti tahun-tahun sebelumnya, saat Ramadan intensitas balapan liar cukup tinggi.…

Selasa, 22 Mei 2018 09:07

Prioritaskan Jalan Usaha Tani

BATU PUTIH – Dalam memaksimalkan potensi pertanian, serta memberikan kenyamanan dalam aktivitas…

Selasa, 22 Mei 2018 09:05

Warga Minta Jalan Lingkungan di Bumi Jaya Diaspal

TALISAYAN- Masyarakat yang berada di Kampung Bumi Jaya, Kecamatan Talisayan, mengeluhkan kondisi jalan…

Senin, 21 Mei 2018 17:31

Harus Perhatikan Kepentingan Masyarakat

TANJUNG REDEB - Melihat banyaknya lubang-lubang tambang yang menganga di hutan adat Berau, membuat Komando…

Senin, 21 Mei 2018 13:55

Dewan Bakal Panggil Perusahaan, Perbaikan Jalan Pesisir Wajib Tuntas sebelum Idulfitri

TANJUNG REDEB – Anggota DPRD Berau, Jasmine Hambali meminta kepada seluruh perusahaan yang berinvestasi…

Senin, 21 Mei 2018 13:46

Pelayanan Tak Mesti Harus di Kantor

TALISAYAN - Dalam memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, tak selalu dilakukan di kantor atau sesuai…

Senin, 21 Mei 2018 13:45

Sisa 22 KK Belum Teraliri Listrik

TALISAYAN - Hingga saat ini, puluhan rumah yang berada di wilayah RT 2, Kampung Bumi Jaya, Kecamatan…

Minggu, 20 Mei 2018 00:10

50 Sertifikat Lahan Warga Kayu Indah Bermasalah

BATU PUTIH - Sengketa puluhan Hektare (Ha) lahan bersertifikat di Kampung Kayu Indah, Kecamatan Batu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .