MANAGED BY:
KAMIS
17 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Jumat, 18 Mei 2018 00:06
Program Kotaku Terus Dilanjutkan
TERTATA: Salah satu gang di RT 14 Kelurahan Karang Ambun yang masuk dalam wilayah pelaksanaan program Kotaku dan kini terlihat lebih tertata dan berwarna.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) kembali berlajut di tahun ini. Sebagai implementasi percepatan penanganan kumuh di wilayah Tanjung Redeb dan sekitarnya, salah satunya di Keluarahan Karang Ambun, Tanjung Redeb.

Lurah Karang Ambun, Arif Mulyono mengungkapkan, Kelurahan Karang Ambun termasuk dari tiga kelurahan di Kecamatan Tanjung Redeb yang ditetapkan sebagai kawasan kumuh selain Kelurahan Bugis dan Kelurahan Gayam, untuk mengurangi kesan kumuh di kelurahan tersebut melalui program Kotaku yang telah berjalan sejak tahun 2017 lalu dan kembali berlanjut di tahun ini.

"Khusus di Kelurahan Karang Ambun tahun, kami rencanakan untuk pembuatan dan perbaikan drainase di tiga Rukun Tetangga (RT) yang masuk dalam permukiman kumuh di pinggiran Sungai Kelay, yakni RT 13, RT 5 dan RT 14 untuk Jalan Karang Mulyo dan Manggarai," katanya kepada Berau Post, Kamis (17/5).

Menururutnya, Implementasi dari program Kotaku di tahun lalu sudah cukup baik yang setidaknya bisa mengurangi sedikit kesan kawasan kumuh di Kelurahan Karang Ambun dan beberapa gang sudah mulai tertata dan berwarna.

"Saya berharap untuk tahun 2018 ini lebih baik lagi karena pelaksanaan di lapangan juga dilaksanakan oleh masyarakat dan terkait permasalahan pemukiman kumuh di Kelurahan Karang Ambun dapat segera tuntas secara keseluruhan atau merata," harapnya.

Tahapan pelaksanaan Kotaku meliputi tahapan pendataan, di mana lembaga masyarakat di kelurahan yang bernama Badan/Lembaga Keswadayaan Masyarakat, melakukan pendataan kondisi awal indikator kumuh di kelurahan masing-masing. Setelah itu, disusun dokumen perencanaan yang terintegrasi antara dokumen perencanaan masyarakat dengan dokumen perencanaan kabupaten/kota.

Sementara Ketua Swadaya Masyarakat RT 5 sekaligus Ketua RT 5 Kelurahan Karang Ambun, Rusiansyah menyebutkan, untuk realisasi program Kotaku tahun lalu yakni perbaikan drainase dan penataan gang yang ada di RT 5 dan 14, selain itu pengadaan motor sampah dan tempat sampah di beberapa titik.

"Tahun lalu di Kelurahan Karang Ambun yang masuk wilayah kumuh dan pelaksanaan program Kotaku hanya di RT 5 dan 14, kemudian di tahun ini ditambah di RT 13," ungkapnya.

Lanjutnya, sebagai ketua RT 5 Karang Ambun, beberapa lokasi dan gang yang telah disemenisasi dan perbaikan drainase menjadi lebih baik dari sebelumnya. Seperti di Gang Rukun, Gang Abul, dan lainnya apalagi dengan ditutupnya drainase juga mengurangi kebiasaan warga membuang sampah di drainase.

Terkait pelaksanaan program Kotaku di Kelurahan Karang Ambun, dikatakan Ian, belum ada informasi selanjutnya kapan dilaksanakan untuk tahun ini sedangkan untuk perencanaan sudah diserahkan pihaknya.

"Kami rencanakan tahun ini di RT 5, yakni perbaikan drainase di Gang Hijrah dan lanjutan di Gang Rukun Jalan Karang Mulyo. Dan pengadaan bak sampah kami minta setidaknya setiap depan rumah warga tersedia sebanyak 300 unit, sebelumnya hanya 20 unit. Selain itu pengecatan rumah agar telihat lebih berwarna dan rapi," ujar pria yang sudah menjabat selama 15 tahun ini.

Menurutnya, ditetapkan sebagai kawasan kumuh tentu bukan suatu kebanggaan, untuk itu sudah menjadi tugas bersama utamanya pemerintah segera mengurangi bahkan menyelesaikan kesan kumuh tersebut, salah satu programnya yakni Kotaku yang kini beberapa lokasi hasilnya sudah terlihat lebih baik dari sebelumnya dengan memperbaiki kawasan tersebut. (*/nar/app)


BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 14:07

Petugas Kebersihan Masih Kurang

TANJUNG REDEB – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau,…

Rabu, 16 Januari 2019 14:04

Warga Sulit Cari BBM di Batu Putih

BATU PUTIH - Keberadaan bensin eceran di sejumlah kampung di…

Rabu, 16 Januari 2019 14:02

Ingatkan Masyarakat Bahaya Hoaks

BIDUKBIDUK - Maraknya hoaks jelang pemilu, menjadi perhatian serius dari…

Selasa, 15 Januari 2019 13:19

Kemendag Bakal Bangun Pasar Kering di Maratua

TANJUNG REDEB – Keindahan Pulau Maratua sebagai destinasi wisata tak…

Selasa, 15 Januari 2019 13:17

Usulkan Tujuh Puskesmas Diakreditasi

TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau terus melakukan akreditasi…

Selasa, 15 Januari 2019 13:16

Toilet di Makam Raja Alam Masih Rusak

BATU PUTIH - Hingga kini keberadaan toilet di areal Makam…

Selasa, 15 Januari 2019 13:15

Peningkatan Jalan Lingkungan Diusulkan ke Pemkab

BIATAN - Masyarakat yang berada di Kampung Biatan Ilir, Kecamatan…

Selasa, 15 Januari 2019 13:14

Belum Ada Kesepakatan

TANJUNG REDEB — Bertempat di Balai Pertemuan Kantor Dinas Lingkungan…

Senin, 14 Januari 2019 14:08

Konstruksi Ambruk, Proyek BPU Terhenti

TALISAYAN – Pembangunan Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kampung Bumi…

Senin, 14 Januari 2019 14:07

Banyak Lubang, Jalan Kalimarau Diperbaiki

TELUK BAYUR – Kerap dikeluhkan masyarakat atas kerusakan di ruas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*