MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 18 Mei 2018 00:13
Sempat Ditentang Orangtua, Sedih ketika Mendengar Azan

Mengenal Tokoh-Tokoh Mualaf di Bumi Batiwakkal: Hj Masitha (2)

BAHAGIA: Keyakinannya Masitha untuk menjadi seorang mualaf memberinya kebahagiaan menjalani kehidupan bersama suami dan anak-anaknya.

PROKAL.CO, Hidup di tengah keluarga yang berbeda keyakinan, tidak membuat Masitha menyesali keputusannya saat memilih menjadi seorang mualaf sejak puluhan tahun silam.

 

ARI PUTRA UTAMA, Tanjung Redeb

 

KALA itu, tepatnya sekitar tahun 1982 silam, menjadi awal dari kehidupan baru bagi seorang perempuan muda bernama Masitha. Di tahun itu, merupakan saat Masitha memutuskan memeluk agama Islam.

Keputusan ini membuat ia menjadi satu-satunya dari tujuh bersaudara yang memutuskan berpindah keyakinan dalam hal agama. “Sampai saat ini saya menjadi satu-satunya dari semua saudara saya yang memeluk Islam,” katanya kepada awak media ini, Kamis (17/5).

Keinginannya untuk memeluk Islam pun bukannya tanpa rintangan. Kedua orangtua dan keluarga besarnya menentang keras apa yang menjadi keinginan dara 18 tahun kala itu.

Namun, meskipun mendapat tentangan keras dari keluarga, niat hati dan kesungguhan yang ada dalam diri Masitha tak bisa dibendung lagi. Ia pun memutuskan tak menghiraukan tentangan dari orangtua dan keluarga.

“Saya tetap bersikukuh untuk pindah agama dan menjadi seorang mualaf. Apalagi saat itu suami saya selalu mendukung penuh atas keinginan saya menjadi mualaf,” ucapnya.

Ya, Taufik Parulian Napitupulu sang suami, memiliki andil dalam membawa Masitah memeluk Islam. Rasa penasarannya mengenai dunia Islam sejak kecil akhirnya ia dapatkan jawabannya dari seorang pria yang saat ini telah menjadi ayah dari keempat anaknya.

Pengetahuannya tentang Islam pun kian hari kian dalam, setelah mendapat bimbingan dan tuntunan yang diberikan sang suami. “Bapak juga yang sedikit demi sedikit mengajarkan saya tentang salat dan mengaji,” ujarnya.

Dibalik rasa penasarannya mengenai Islam, ternyata wanita berusia 54 tahun ini memiliki sebuah pengalaman yang disebutnya mukjizat saat masih duduk di bangku sekolah dasar. Ya sebelum memeluk Islam, Masitha selalu merasakan kesedihan saat mendengar azan berkumandang.

Segala aktivitasnya langsung dihentikan seketika saat panggilan salat itu mulai terdengar. Khususnya azan Subuh dan Magrib. “Setelah azan selesai baru saya beraktivitas lagi. Makanya orangtua juga pada heran dan sekali-kali marah karena saya diam saja kalau disuruh,” tuturnya sembari mengingat kenangan itu.

Kini, setelah 36 tahun memeluk agama Islam. Kebahagiaan yang tak ada duanya pun tak bisa disembunyikan Masitha. Ia mengaku tak pernah sekalipun menyesal atas jalan yang ia pilih. Rasa untuk saling berbagi kasih dalam dunia Islam pun semakin membuat ia cinta terhadap keyakinannya ini.

Kedua orangtua yang sempat menolak keputusannya, telah luluh setelah sang buah hati pertamanya lahir ke dunia. “Orangtua dan keluarga besar saya juga sudah mulai terbuka dengan saya setelah anak pertama saya lahir. Mereka pun saat ini juga telah menyadari kalau Islam itu baik,” katanya.

“Bahkan, ada juga beberapa orang dari keluarga besar saya yang mengikuti langkah saya menjadi seorang mualaf,” pungkasnya. (bersambung/udi)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 14:27

Dekat dengan Pelaku, Korban Tidak Terlihat Trauma

Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Berau, Fika Yuliana…

Kamis, 24 Mei 2018 14:23

Polisi Periksa Kejiwaan OF

TANJUNG REDEB – Aparat kepolisian bergerak cepat mengusut dugaan tindakan kekerasan kepada balita…

Kamis, 24 Mei 2018 14:21

Nelayan Rakit Bom di Laut

TANJUNG REDEB – Aksi pengeboman ikan belum sepenuhnya bisa dituntaskan. Hal itu diakui Kapolsek…

Rabu, 23 Mei 2018 00:37

Kenaikan THR PNS Tinggal Diteken Presiden

KEPASTIAN besaran kenaikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) segera diketahui.…

Rabu, 23 Mei 2018 00:28

Perusahaan dan Kapten Kapal Terancam Sanksi

TANJUNG REDEB – Persoalan nyaris tenggelamnya tongkang pembawa batu bara milik PT Rantaupanjang…

Rabu, 23 Mei 2018 00:27

Relokasi Sulit, Bupati Minta Redam Aroma Tak Sedap TPA

TANJUNG REDEB – Banyaknya keluhan masyarakat terkait keberadaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA)…

Rabu, 23 Mei 2018 00:25

Aniaya Anak, OF Dijemput Polisi

TANJUNG REDEB – Video penganiayaan yang diduga dilakukan seorang ibu kepada anak kandungnya, viral…

Selasa, 22 Mei 2018 14:24
BREAKING NEWS

Video Pukul Anak Viral, Si Ibu Berhasil Diamankan. Ini Penyebabnya

TANJUNG REDEB - Masyarakat Berau dibuat heboh dengan viralnya video penyiksaan balita oleh wanita yang…

Selasa, 22 Mei 2018 09:02

XpressAir Buka Rute Kalimarau-APT Pranoto

PARA penumpang XpressAir dengan rute penerbangan Tanjung Redeb-Samarinda pada Kamis (24/5) nanti, bakal…

Selasa, 22 Mei 2018 09:00

DLHK Panggil PT RUB

TANJUNG REDEB – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau memanggil manajemen PT Rantaupanjang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .