MANAGED BY:
SABTU
22 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 18 Mei 2018 00:13
Sempat Ditentang Orangtua, Sedih ketika Mendengar Azan

Mengenal Tokoh-Tokoh Mualaf di Bumi Batiwakkal: Hj Masitha (2)

BAHAGIA: Keyakinannya Masitha untuk menjadi seorang mualaf memberinya kebahagiaan menjalani kehidupan bersama suami dan anak-anaknya.

PROKAL.CO, Hidup di tengah keluarga yang berbeda keyakinan, tidak membuat Masitha menyesali keputusannya saat memilih menjadi seorang mualaf sejak puluhan tahun silam.

 

ARI PUTRA UTAMA, Tanjung Redeb

 

KALA itu, tepatnya sekitar tahun 1982 silam, menjadi awal dari kehidupan baru bagi seorang perempuan muda bernama Masitha. Di tahun itu, merupakan saat Masitha memutuskan memeluk agama Islam.

Keputusan ini membuat ia menjadi satu-satunya dari tujuh bersaudara yang memutuskan berpindah keyakinan dalam hal agama. “Sampai saat ini saya menjadi satu-satunya dari semua saudara saya yang memeluk Islam,” katanya kepada awak media ini, Kamis (17/5).

Keinginannya untuk memeluk Islam pun bukannya tanpa rintangan. Kedua orangtua dan keluarga besarnya menentang keras apa yang menjadi keinginan dara 18 tahun kala itu.

Namun, meskipun mendapat tentangan keras dari keluarga, niat hati dan kesungguhan yang ada dalam diri Masitha tak bisa dibendung lagi. Ia pun memutuskan tak menghiraukan tentangan dari orangtua dan keluarga.

“Saya tetap bersikukuh untuk pindah agama dan menjadi seorang mualaf. Apalagi saat itu suami saya selalu mendukung penuh atas keinginan saya menjadi mualaf,” ucapnya.

Ya, Taufik Parulian Napitupulu sang suami, memiliki andil dalam membawa Masitah memeluk Islam. Rasa penasarannya mengenai dunia Islam sejak kecil akhirnya ia dapatkan jawabannya dari seorang pria yang saat ini telah menjadi ayah dari keempat anaknya.

Pengetahuannya tentang Islam pun kian hari kian dalam, setelah mendapat bimbingan dan tuntunan yang diberikan sang suami. “Bapak juga yang sedikit demi sedikit mengajarkan saya tentang salat dan mengaji,” ujarnya.

Dibalik rasa penasarannya mengenai Islam, ternyata wanita berusia 54 tahun ini memiliki sebuah pengalaman yang disebutnya mukjizat saat masih duduk di bangku sekolah dasar. Ya sebelum memeluk Islam, Masitha selalu merasakan kesedihan saat mendengar azan berkumandang.

Segala aktivitasnya langsung dihentikan seketika saat panggilan salat itu mulai terdengar. Khususnya azan Subuh dan Magrib. “Setelah azan selesai baru saya beraktivitas lagi. Makanya orangtua juga pada heran dan sekali-kali marah karena saya diam saja kalau disuruh,” tuturnya sembari mengingat kenangan itu.

Kini, setelah 36 tahun memeluk agama Islam. Kebahagiaan yang tak ada duanya pun tak bisa disembunyikan Masitha. Ia mengaku tak pernah sekalipun menyesal atas jalan yang ia pilih. Rasa untuk saling berbagi kasih dalam dunia Islam pun semakin membuat ia cinta terhadap keyakinannya ini.

Kedua orangtua yang sempat menolak keputusannya, telah luluh setelah sang buah hati pertamanya lahir ke dunia. “Orangtua dan keluarga besar saya juga sudah mulai terbuka dengan saya setelah anak pertama saya lahir. Mereka pun saat ini juga telah menyadari kalau Islam itu baik,” katanya.

“Bahkan, ada juga beberapa orang dari keluarga besar saya yang mengikuti langkah saya menjadi seorang mualaf,” pungkasnya. (bersambung/udi)


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 10:55

Wakil Rakyat Dinilai Pasif

TANJUNG REDEB – DPRD Berau kembali menggelar hearing atau rapat dengar pendapat menindaklanjuti…

Jumat, 21 September 2018 10:54

Bantah Disebut Proyek Siluman

TANJUNG REDEB - Proyek normalisasi irigasi di RT 20 Kelurahan Sambaliung, yang semula dianggap proyek…

Jumat, 21 September 2018 10:53

Tak Punya Bus Sekolah, Bisa dengan Angkot

TANJUNG REDEB – Kurangnya sarana penunjang aktivitas pelajar, seperti bus sekolah, disebut Ketua…

Kamis, 20 September 2018 00:22

KPU Minta Permohonan Tertulis

TANJUNG REDEB – Pendaftaran dan verifikasi calon peserta pemilihan legislatif (Pileg) 2019 telah…

Kamis, 20 September 2018 00:20

Rapat Anggaran Porprov Deadlock

TANJUNG REDEB – Rapat pembahasan kesiapan kontingen Berau mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov)…

Kamis, 20 September 2018 00:17

Tangisan Haru Sambut Kedatangan Jamaah Berau

TANJUNG REDEB - Tangis bahagia menyambut kedatangan rombongan jemaah haji asal Kabupaten Berau saat…

Rabu, 19 September 2018 15:07

KPU Jangan ‘Cuci Tangan’

TANJUNG REDEB – Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau yang tetap menilai H Rustan telah…

Rabu, 19 September 2018 13:02

Bupati Akui Angka Kesejahteraan Masyarakat Menurun

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram menyoroti menurunnya angka kesejahteraan masyarakat di Bumi…

Rabu, 19 September 2018 12:58

Menteri Tantang Bupati

TANJUNG REDEB – Mendapatkan penghargaan sebagai kabupaten layak anak tingkat pratama, Menteri…

Rabu, 19 September 2018 12:57

Pelaku Atraksi Maut Divonis 1 Tahun

TANJUNG REDEB – Dua terdakwa kasus atraksi maut pada momen perpisahan santri kelas IX Madrasah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .