MANAGED BY:
KAMIS
21 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 19 Mei 2018 12:33
Kecewa, Warga Ancam Tutup TPA
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Ketegasan Bupati Berau Muharram yang menolak permintaan masyarakat agar Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bujangga di Jalan Sultan Agung segera direlokasi, berujung pada kekecewaan masyarakat. Terutama yang bermukim di sekitar TPA tersebut.

Seperti diutarakan Ketua RT 06 Kelurahan Sie Bedungun Baharuddin. Ditegaskannya, keluhan akan “teror” aroma tak sedap yang bersumber dari TPA, sejatinya telah berulang kali disampaikan masyarakat. Baik ke pihak kelurahan, camat, dewan hingga instansi terkait di Pemkab Berau. Namun hingga saat ini, keluhan masyarakat tak pernah digubris, karena pemerintah belum bisa mengatasi masalah aroma tak sedap dari TPA, namun tak juga mau merelokasinya.

Hal itu justru menimbulkan argumen negatif di kalangan masyarakat yang menganggap aspirasi mereka dikesampingkan pemerintah. “Tentu kecewa. Mereka hidup berdampingan dengan aroma sampah sejak bertahun-tahun lalu,” katanya kepada Berau Post, Jumat (18/5).

Baharuddin mengungkapkan, dirinya bersama beberapa ketua RT yang berada di sekitar lokasi pembuangan sampah tersebut, juga telah menemui Bupati Berau untuk mempertanyakan kejelasan permintaan mereka untuk merelokasi TPA pada 2016 silam. Namun, Buapti Berau tetap mempertahankan TPA yang berada di tengah-tengah permukiman masyarakat Kelurahan Sei Bedungun itu. Selain berdalil keterbatasan anggaran, Pemkab Berau yakin mampu mengatasi persoalan aroma busuk yang menjadi keluhan, walau nyatanya sampai sekarang belum bisa diatasi. “Nyatanya sampai sekarang penyelesaiannya tidak ada,” ujarnya.

Yang dikhawatirkannya, warga dari beberapa lingkungan RT di sekitar TPA kehabisan kesabaran dan melakukan penutupan paksa seluruh aktivitas di TPA. Karena permintaan mereka untuk merelokasi TPA tak pernah disetujui, tapi pemerintah juga tidak berupaya mengatasi masalah aroma busuk yang selama ini dikeluhkan.

“Sebenarnya sejak lama aksi itu (penutupan TPA, red) mau dilakukan. Tapi saya mencoba menahannya. Tapi kalau tahun ini juga belum ada solusi, tahun depan masyarakat bersikukuh melakukan aksi itu dan saya tidak dapat menahannya lagi,” sebutnya.

Ancaman penutupan TPA oleh warga dibenarkan Ketua RT 01, Kelurahan Sei Bedungun, Rudi Sunarto. Aksi itu merupakan buah kekecewaan masyarakat, akibat aspirasi yang tak kunjung direalisasikan Pemkab Berau.

“Rencana itu pernah diutarakan masyarakat ketika kami melakukan pertemuan beberapa waktu lalu,” bebernya.

Ia juga mengutarakan, masyarakatnya tetap bersikukuh agar TPA segera direlokasi. Menurutnya, pemerintah tetap harus mengutamakan atau memprioritaskan aspirasi masyarakat. Apalagi selain persoalan aroma busuk, ancaman wabah penyakit dari tumpukan sampah di TPA juga menghantui warga di sekitarnya.  

“Karena pemerintah harus mengutamakan kepentingan masyarakat. Sembari dibenahi pengelolaannya, kan pemerintah bisa mempersiapkan lahan pengganti. Dengan lajunya perkembangan penduduk, lokasi (TPA) yang sekarang memang tidak layak digunakan,” pungkasnya.

Terpisah, Lurah Sei Bedungun Aidil Fitri memilih untuk irit bicara. Dirinya tidak mau mengomentari soal penolakan usulan masyarakat untuk merelokasi TPA, tapi tetap mengimbau agar masyarakat lebih bersabar dan tidak berbuat aksi berlebihan.

“Kita percayakan dan menunggu penyelesaiannya dari DPRD dan Pemkab Berau. Mudahan ada solusi atau pemecahan permasalahan ini,” singkatnya.

Sebelumnya, Bupati Berau Muharram menolak usulan masyarakat maupun legislatif untuk merelokasi TPA.

Kepada Berau Post pada Senin (14/5), Muharram menjelaskan dengan lahan seluas 13 hektare, TPA Bujangga masih sangat layak digunakan walaupun lokasinya sudah berada di tengah permukiman masyarakat.

"10 tahun lagi masih aman itu," katanya.

Dijelaskan Muharram, sebuah daerah maju tidak ada yang melakukan pemindahan TPA, tapi mengelolanya secara modern dan ramah lingkungan. Bahkan bisa dijadikan objek wisata.

Menurutnya, banyak teknologi yang bisa digunakan agar aroma tak sedap dari TPA tidak menyebar hingga di kawasan sekitarnya. Pemkab Berau pun berjanji bakal mengelola TPA Bujangga dengan profesional dan ramah lingkungan.

"Setiap saat kita akan evaluasi secara maksimal. Saya akan segera perintahkan DLHK (Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan) untuk evaluasi agar aroma tidak sedapnya tidak mengganggu masyarakat," ungkapnya.

Selain optimistis mampu menyelesaikan masalah TPA, terbatasnya anggaran juga menjadi dasar pihaknya untuk mempertahankan TPA di wilayah perkotaan. Dirinya yakin ada cara yang lebih baik dan murah untuk meredam aroma tidak sedap dari TPA daripada memindahkannya.

"Kita kan ingin meraih penghargaan Adipura, otomatis tahun ini kita usahakan masalah TPA sudah selesai," tegas Muharram.

Ditambahkan mantan anggota DPRD Kaltim ini, relokasi TPA tetap akan dilakukan nantinya. Saat TPA Bujangga sudah maksimal dimanfaatkan. “Ketika TPA sudah tidak bisa dibenahi, kami pasti berpikir ke situ (relokasi, red),” ujarnya. (jun/udi)


BACA JUGA

Jumat, 15 Juni 2018 16:31

Momen Lebaran, Lokasi Wisata Ramai

SAMBALIUNG - Meski tengah dalam suasana Idul Fitri, namun tak menyurutkan antusias masyarakat untuk…

Jumat, 15 Juni 2018 08:25
BREAKING NEWS

Kebakaran di Lamin Diduga karena Korsleting Listrik

TELUK BAYUR - Kebakaran di kawasan Lamin, Kecamatan Teluk Bayur merupakan rumah sewa milik Suroto. Diduga…

Jumat, 15 Juni 2018 05:06
BREAKING NEWS

Teluk Bayur Kebakaran Lagi, Rumah di Lamin Hangus

TELUK BAYUR - Kebakaran kembali terjadi di Kecamatan Teluk Bayur, Jumat (15/6). Setelah sebelumnya di…

Kamis, 14 Juni 2018 22:15
BREAKING NEWS

Kumandang Takbir hingga Pesisir

TALISAYAN - Tak mau kalah, Kecamatan Talisayan juga mengumandangkan takbir dengan konvoi kendaraan keliling…

Kamis, 14 Juni 2018 21:24
BREAKING NEWS

Takbir Berkumandang di Ruas Jalan Tanjung Redeb

TANJUNG REDEB - Takbir keliling telah menghiasi beberapa ruas jalan di Tanjung Redeb. Gema takbir pun…

Kamis, 14 Juni 2018 20:22
BREAKING NEWS

Kementerian Agama Tetapkan Besok Lebaran

TANJUNG REDEB - Setelah beberapa jam menggelar rapat sidang Isbat secara tertutup perihal penetapan…

Kamis, 14 Juni 2018 19:23
BREAKING NEWS

Jelang Idulfitri, Permakaman Ramai di Kunjungi

TANJUNG REDEB - Jelang Hari Raya Idulfitri, masyarakat Berau khususnya Islam ramai berziarah di makam…

Kamis, 14 Juni 2018 13:57

Dari Surau Disulap Jadi Pesantren

Menempuh pendidikan agama Islam hingga ke Pakistan, menarik Muhammad Arifin menyalurkan ilmu yang didapatkannya…

Kamis, 14 Juni 2018 13:55

Jalur Kelay Paling Rawan

TANJUNG REDEB – Jika Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, menaruh perhatian terhadap kondisi jalan…

Kamis, 14 Juni 2018 13:52

Poros Berau-Bulungan, 22 Titik Rusak Parah

TINGGINYA arus lalu lintas angkutan darat dari Kalimantan Timur ke Kalimantan Utara maupun sebaliknya,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .