MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Minggu, 20 Mei 2018 00:10
50 Sertifikat Lahan Warga Kayu Indah Bermasalah
MASIH SENGKETA: Kepala Kampung Kayu Indah, Kecamatan Batu Putih, Tamrin, saat menunjukkan puluhan sertifikat lahan warganya yang masih bersengketa

PROKAL.CO, BATU PUTIH - Sengketa puluhan Hektare (Ha) lahan bersertifikat di Kampung Kayu Indah, Kecamatan Batu Putih, dengan tanah ulayat Kampung Dumaring, Kecamatan Talisayan hingga kini masih terus bergulir.  Setidaknya, ada sekitar 50 sertifikat tanah milik warga Kampung Kayu Indah, yang bermasalah.

Lokasi puluhan hektare lahan bersertifikat tersebut diklaim masih merupakan tanah ulayat masyarakat Dumaring. Sehingga, warga adat setempat berhak menjual lahan itu ke pembeli.

"Kalau tidak salah masalahnya itu mulai tahun 2012 atau 2013," ungkap Kepala Kampung Kayu Indah,Tamrin, Sabtu (19/5)

Untuk mendapatkan kembali lahan tersebut, pihaknya terus melakukan gugatan agar bisa mengambil kembali lahan tersebut. Bahkan, dirinya siap melayangkan gugatan sampai ke Pengadilan Negeri, terkait persoalan lahan itu jika dianggap perlu. Apalagi, dirinya mengklaim bahwa sertifikat yang dimiliki warganya merupakan sertifikat sah di mata hukum.

"Jika tidak bisa diselesaikan secara mediasi. Kami akan lanjutkan masalah ini. Sampai kemanapun akan tetap dilanjut. Kami punya dasar kok. Sertifikat kami pegang juga legal atas lahan itu," bebernya.

Sebenarnya, terkait persoalan lahan besertifikat dengan ulayat itu sudah beberapa kali disampaikan melalui pertemuan di Kecamatan Batu Putih. Namun, hal itu masih belum membuahkan hasil.

Sejauh ini, terkait sengketa, diakuinya, penyelesaiannya hanya sampai di tingkat pemerintah kecamatan saja. Namun, jika kedepan persoalan itu tak kunjung selesai, pihaknya akan melaporkannya ke bupati Berau.

"Sudah beberapa kali dibahas di kecamatan memang belum ada solusi. Makanya, kalau memang tidak bisa diselesaikan di kecamatan, akan kami bawa ke bupati saja," ujarnya.

Ia menilai, pihak yang menjual maupun pembeli lahan bersertifikat milik warganya itu, dinilainya merupakan suatu kecerobohan. Pasalnya, tanah yang bersertifikat sudah jelas diakui legalitasnya di mata hukum. Di samping itu, jika lahan tersebut bukan milik atau hak warga Kampung Kayu Indah, maka sertifikat tidak akan pernah dikeluarkan pemerintah.

Apalagi tambah dia, sebelum lahan tersebut dibeli, pihaknya telah memperingatkan lebih dulu kepada pembeli, bahwa lahan yang dijual salah seorang warga adat tersebut merupakan lahan bersertifikat sah.

"Logikanya, kalau memang warga kayu indah tidak sah memiliki lahan itu,  sertifikat tidak akan keluar. Sementara sertifikat itu keluarnya tahun 1998, dan sah di mata hokum,” pungkasnya.(*/sht/app)


BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 13:46

Jamin Pendidikan untuk Anak-Anak

ANAK-ANAK para pengungsi korban gempa dan tsunami dari Palu dan Donggala dikabarkan mengalami kendala…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:46

Kondisi Pengungsi Sulteng di Berau Memprihatinkan

BIDUKBIDUK - Hingga kini, pengungsi dari Sulawesi Tengah (Sulteng) yang berada di Kecamatan Bidukbiduk…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:45

PAW Kakam Sukar Murya Bakal Dilakukan

TALISAYAN- Pemerintah Kampung Suka Murya, Kecamatan Talisayan, bakal menggelar pemilihan kepala kampung…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:43

Polisi Buru Pemilik Sabu 1 Kg

TANJUNG REDEB – Polres Berau, masih memburu bandar kasus sabu 1 Kilogram (Kg) yang terungkap pada…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:43

Musnahkan BB Sabu 20 Tersangka

BERTEMPAT di Mapolres Berau, pemusanahan Barang Bukti (BB) narkotika jenis sabu-sabu dengan 20 tersangka…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:41

63 Warga Palu Mengungsi ke Bidukbiduk.

BIDUKBIDUK - Pasca gempa dan tsunami puluhan warga korban gempa dari Palu berbondong-bondong mengungsi…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:40

Minimalisir Terjadinya Konflik Sosial

TANJUNG REDEB –Antisipasi terhadap konflik sosial dilakukan Dinas Sosial Berau, lewat pertemuan…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:39

Sinyal Telepon Hilang, Diduga BTS Rusak

BATU PUTIH - Jaringan telekomunikasi di Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih kerap terganggu. Bahkan,…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:38
0

Musim Hujan, Karhutla Nihil

TABALAR – Kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kini sudah tidak terlihat lagi. Penyebabnya…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:29

Segera Urus Izin Mendirikan Bangunan

TANJUNG REDEB - Upaya memaksimalkan kepengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) oleh masyarakat terus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .