MANAGED BY:
KAMIS
21 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Minggu, 20 Mei 2018 00:10
50 Sertifikat Lahan Warga Kayu Indah Bermasalah
MASIH SENGKETA: Kepala Kampung Kayu Indah, Kecamatan Batu Putih, Tamrin, saat menunjukkan puluhan sertifikat lahan warganya yang masih bersengketa

PROKAL.CO, BATU PUTIH - Sengketa puluhan Hektare (Ha) lahan bersertifikat di Kampung Kayu Indah, Kecamatan Batu Putih, dengan tanah ulayat Kampung Dumaring, Kecamatan Talisayan hingga kini masih terus bergulir.  Setidaknya, ada sekitar 50 sertifikat tanah milik warga Kampung Kayu Indah, yang bermasalah.

Lokasi puluhan hektare lahan bersertifikat tersebut diklaim masih merupakan tanah ulayat masyarakat Dumaring. Sehingga, warga adat setempat berhak menjual lahan itu ke pembeli.

"Kalau tidak salah masalahnya itu mulai tahun 2012 atau 2013," ungkap Kepala Kampung Kayu Indah,Tamrin, Sabtu (19/5)

Untuk mendapatkan kembali lahan tersebut, pihaknya terus melakukan gugatan agar bisa mengambil kembali lahan tersebut. Bahkan, dirinya siap melayangkan gugatan sampai ke Pengadilan Negeri, terkait persoalan lahan itu jika dianggap perlu. Apalagi, dirinya mengklaim bahwa sertifikat yang dimiliki warganya merupakan sertifikat sah di mata hukum.

"Jika tidak bisa diselesaikan secara mediasi. Kami akan lanjutkan masalah ini. Sampai kemanapun akan tetap dilanjut. Kami punya dasar kok. Sertifikat kami pegang juga legal atas lahan itu," bebernya.

Sebenarnya, terkait persoalan lahan besertifikat dengan ulayat itu sudah beberapa kali disampaikan melalui pertemuan di Kecamatan Batu Putih. Namun, hal itu masih belum membuahkan hasil.

Sejauh ini, terkait sengketa, diakuinya, penyelesaiannya hanya sampai di tingkat pemerintah kecamatan saja. Namun, jika kedepan persoalan itu tak kunjung selesai, pihaknya akan melaporkannya ke bupati Berau.

"Sudah beberapa kali dibahas di kecamatan memang belum ada solusi. Makanya, kalau memang tidak bisa diselesaikan di kecamatan, akan kami bawa ke bupati saja," ujarnya.

Ia menilai, pihak yang menjual maupun pembeli lahan bersertifikat milik warganya itu, dinilainya merupakan suatu kecerobohan. Pasalnya, tanah yang bersertifikat sudah jelas diakui legalitasnya di mata hukum. Di samping itu, jika lahan tersebut bukan milik atau hak warga Kampung Kayu Indah, maka sertifikat tidak akan pernah dikeluarkan pemerintah.

Apalagi tambah dia, sebelum lahan tersebut dibeli, pihaknya telah memperingatkan lebih dulu kepada pembeli, bahwa lahan yang dijual salah seorang warga adat tersebut merupakan lahan bersertifikat sah.

"Logikanya, kalau memang warga kayu indah tidak sah memiliki lahan itu,  sertifikat tidak akan keluar. Sementara sertifikat itu keluarnya tahun 1998, dan sah di mata hokum,” pungkasnya.(*/sht/app)


BACA JUGA

Jumat, 15 Juni 2018 09:01
BREAKING NEWS

Pastikan Pasokan Listrik Aman, Najemuddin Cek ke PLTU Lati

TANJUNG REDEB - Untuk memastikan pasokan listrik aman atau tidak terjadi gangguan di PLTU Lati, Direktur…

Jumat, 15 Juni 2018 08:38
BREAKING NEWS

Toleransi Beragama, Halaman Gereja Dipakai Parkir Kendaraan Jamaah Salat Idulfitri

TANJUNG REDEB - Kepadatan salat Idulfitri di Masjid Agung Baitul Hikmah, Jumat (15/6), membuat lahan…

Kamis, 14 Juni 2018 14:04
Kampung Tembudan Kenalkan Gua Luang Subuyan

YESS..!! Gua Ini Eksotis Banget, Lebaran Ini Dibuka untuk Umum

BATU PUTIH - Potensi objek wisata di Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih seperti tak ada habisnya.…

Kamis, 14 Juni 2018 14:02

Perlu Lembaga Tangani Pengguna Lem

TANJUNG REDEB – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Berau Iramsyah menyatakan, hingga…

Kamis, 14 Juni 2018 14:00

Siagakan 27 Personel Amankan Permukiman

TANJUNG REDEB – Menjelang Hari Raya Idulfitri, upaya pengamanan wilayah mulai digencarkan Polsek…

Kamis, 14 Juni 2018 13:59

Satu Damkar Bakal Disiagakan di Talisayan

TANJUNG REDEB - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau memastikan akan melakukan penambahan…

Rabu, 13 Juni 2018 12:19

Sampah Bernilai Ekonomi

TANJUNG REDEB - Program Bank Sampah yang dijalankan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau,…

Rabu, 13 Juni 2018 12:17

Kuota Elpiji Ditambah 12 Ribu Tabung

TANJUNG REDEB - Dalam rangka mengantisipasi terjadinya lonjakan pemakaian gas elpiji 3 kg jelang Idulfitri…

Rabu, 13 Juni 2018 12:15

Kendaraan Besar Paksa lewat Jembatan Bujangga, Dishub Ancam Tarik KIR Kendaraan

TANJUNG REDEB - Kembali rusaknya portal Jembatan Bujangga, membuat Kepala Dinas Perhubungan (Dishub)…

Rabu, 13 Juni 2018 12:14

Berau Targetkan 30.000 Kunjungan Wisatawan

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Mappasikra Mappaseleng…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .