MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 21 Mei 2018 13:29
Dapat Hidayah setelah Menelaah Buku-Buku Tentang Islam

Mengenal Tokoh-Tokoh Mualaf di Bumi Batiwakkal: Muhammad Johan Liang (4-Habis)

Muhammad Johan Liang

PROKAL.CO, Memutuskan untuk memeluk Islam, disebut Muhammad Johan Liang (65) sebagai misteri yang tidak pernah disangka dan diduganya.

 

LA EKO, Tanjung Redeb

 

Berprofesi sebagai pengajar sebelum pensiun tahun 2013 silam, Muhammad Johan Liang memang sangat dekat dengan buku-buku bacaan. Bukan sekadar untuk menambah pengetahuan materi pelajaran kepada anak didiknya, membaca buku juga dijadikannya bekal untuk memperluas wawasan pengetahuannya.

Dari kegemarannya itulah, Muhammad Johan Liang akhirnya mendapat hidayah yang tidak langsung disadarinya. “Memang hidayah itu bisa datang kapan saja dan di mana saja,” katanya saat ditemui di kediamannya di Gang Pulau Panjang, Jalan Durian II, Tanjung Redeb kemarin (20/5).

Ya, dari kegemarannya membaca Muhammad akhirnya sering menelaah dan membandingkan buku-buku hasil bacaannya. Terutama buku-buku tentang Islam.  “Saya dulu orangnya keras, sering berdebat, adu argumen tentang agama Islam. Namun lambat laun, itu mungkin merupakan cara Tuhan untuk memberikan jalan yang baik terhadap saya,” ujarnya.

Akhirnya, pada tahun 1988, untuk pertama kalinya Muhammad Johan Liang mengucap dua kalimat syahadat yang sekaligus menjadi awal dirinya memeluk Islam.

Keputusannya untuk memeluk Islam juga menjadi pembuka jalan bagi saudara-saudaranya. “Saya pertama yang masuk Islam kemudian menyusul 4 saudara saya yang masuk Islam juga,” tambahnya.

Tapi, sebelum memutuskan menjadi mualaf, Muhammad Johan Liang sempat mengalami kegelisahan dalam hatinya. Apakah keputuannya untuk memeluk Islam adalah langkah yang tepat untuk menuju kebaikan. Bahkan ia sempat melarang istrinya ikut memeluk Islam sebelum dirinya mantap dengan pilihan hatinya tersebut. “Dengan mendalami serta membaca buku tenteng Islam, saya memantapkan diri memeluk agama Islam.  Setelah saya masuk Islam, seminggu kemudian istri saya baru masuk Islam,” ungkapnya.

Langkah mulianya juga berhasil membuka jalan bagi ratusan orang lainnya untuk memeluk Islam. Namun sebelum berhasil meyakinkan orang-orang yang mengikuti jejaknya, termasuk dari keluarganya, dirinya banyak mendapat banyak pertanyaan tentang kebenaran sebuah agama. “Di situ saya tegaskan kepada keluarga dan orang-orang yang mempertanyakannya bahwa masing-masing agama semua baik, tergantung pilihan hati masing-masing. Karena saya juga tidak ingin berdebat dengan keluarga saya soal keyakinannya. Tapi saya ingin mereka yang menilainya sendiri, mana yang sebenarnya terbaik untuk mereka,” tegasnya.

Kini, mantan Kepala SD di Kecamatan Bidukbiduk dan Talisayan ini, lebih banyak menghabiskan waktunya bersama keluarga sambil terus memperdalam keislamannya. “Alhamdulillah sekarang, setelah memeluk Islam, hati saya bisa lebih tenang dan lebih memaknai kehidupan,” pungkasnya. (*/udi)


BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 13:38

PPP dan Gerindra Membantah

TANJUNG REDEB – Berita acara pemeriksaan (BAP) terhadap NM, oknum komisioner Komisi Pemilihan…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:31

Boleh Gunakan Dana Tanggap Bencana

TANJUNG REDEB - Beberapa daerah menjadi tempat persinggahan korban gempa dan tsunami yang terjadi di…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:29

Pendistribusian Bantuan ke 11 Desa

SETELAH dua pekan melakukan penggalangan bantuan, bantuan kemanusiaan yang terdiri dari ribuan paket…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:28

Pengungsi asal Sigi Diterima di SMPN 3

RATUSAN korban bencana asal Donggala, Sigi dan Palu, sudah berada di Kabupaten Berau untuk mengungsi.…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:26

Tak Punya Pelatih, Atlet Berlatih Mandiri

Walau belum memiliki pelatih profesional, atlet-atlet dansa Berau tetap tak ingin menjadi penggembira…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:34

20 Relawan Berangkat Hari Ini

BANTUAN kemanusiaan yang dikumpulkan Posko Ikatan Kerukunan Keluarga Sulawesi Tengah (IKKLAST) di Jalan…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:33

NM Bantah Semua Tuduhan

TANJUNG REDEB – NM, oknum komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau yang dilaporkan telah meminta…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:26

APS Tinjau Bandara Maratua

TANJUNG REDEB – Meski Presiden RI Joko Widodo belum pasti datang ke Maratua, namun UPBU Kalimarau…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:22

Perbaikan Kakaban Kekurangan Material

MARATUA – Perbaikan fasilitas di Pulau Kakaban, Kecamatan Maratua, setelah mengalami kerusakan…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:20

Tunda Pemberangkatan hingga Besok

RENCANA memberangkatkan bantuan kemanusiaan yang dikumpulkan pengurus Ikatan Kerukunan Keluarga Sulawesi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .