MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Rabu, 23 Mei 2018 00:16
Bawah Jembatan Lempake Jadi Tempat Sampah
KOTOR: Sampah rumah tangga menumpuk di sekitar Jembatan Lempake, Kampung Biatan Lempake, Kecamatan Biatan.

PROKAL.CO, BIATAN - Minimnya kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan, bagi sebagian oknum warga sepertinya masih sulit untuk diterapkan. Seperti halnya sampah yang menumpuk persis berada di bawah Jembatan Sei Lempake, Kampung Biatan Lempake, Kecamatan Biatan.

Dikatakan Andi, warga sekitar, lokasi tersebut sepertinya menjadi tempat pembuangan rutin bagi oknum masyarakat di Kampung Biatan Lempake. Pasalnya, cukup banyak sampah menumpuk dan terhambur di sekitar jembatan. Bahkan ada saja sampah terbuang ke sungai.

“Setiap hari ada saja warga yang datang membawa kantong plastik besar hingga karung berisi sampah dibuang di bawah jembatan. Ada juga warga yang membuangnya ke sungai,” ungkapnya.

Menurutnya, suatu tindakan yang harusnya tidak dilakukan. Mengingat kondisi bawah jembatan sudah dipenuhi oleh sampah.

"Sudah lama jadi tempat pembuangan. Cuman mau bagaimana lagi, yang membuang juga tidak memikirkan dampaknya," ungkapnya, Selasa (22/5)

Ia mengatakan, selain berdampak negatif pada masyarakat yang tinggal di sekitar jembatan, juga sewaktu-waktu sampah tersebut dapat mencemari sungai. Apalagi, kata dia, tidak jauh dari lokasi tumpukan sampah, ada pompa milik IPA Biatan.

Sementara itu, Udin, warga lainnya, mengungkapkan hal yang sama. Ia berharap, masalah sampah dapat segera ditertibkan agar tidak ada lagi warga yang membuang sampah sembarangan.

"Paling tidak mengurangi,  atau lebih baiknya lagi jika tidak membuangnya di bawah jembatan itu lagi," bebernya.

Ia mengatakan, sebenarnya ada beberapa cara untuk mensiasati sampah agar tidak mencemari lingkungan. Di antaranya dengan cara membakar,  atau pun ditimbun. Sebab, menurut dia, tak semua jenis sampah yang dihasilkan dapat dibakar. Sehingga dapat mengurangi pencemaran lingkungan.

"Ya, itu dari masing-masing lagi. Cuman kan, ada juga yang langsung buang begitu saja," ujarnya.

Dirinya berharap, ada solusi dari pemerintah setempat guna mencegah semakin banyaknya tumpukan sampah. Sebab, jika kondisi tersebut terus berlarut-larut dikhawatirkan menjadi sumber penyakit bagi warga sekitar.

"Takutnya nanti malah jadi penyakit. Kalau bisa disediakan tempat pembuangan akhir, agar sampah tidak lagi di tepi sungai atau di bawah jembatan," tandasnya. (*/sht/app)


BACA JUGA

Rabu, 23 Januari 2019 12:34

Sisi Laut Rampung, Darat Masih Finishing

TANJUNG REDEB - Progres pekerjaan dermaga speedboat di depan Taman…

Rabu, 23 Januari 2019 12:32

2018, KUPP Berau Setor PNBP Rp 72 Miliar

TANJUNG REDEB – Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang ditarik…

Rabu, 23 Januari 2019 12:30

Penderita DBD di Batu Putih Bertambah

BATU PUTIH – Penderita penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di…

Rabu, 23 Januari 2019 12:30

Kampung Biatan Ilir Usulkan Pasar

TALISAYAN – Pacu geliat ekonomi masayarakat Kepala Kampung Biatan Ilir,…

Rabu, 23 Januari 2019 12:29

Pantau Anak Akses Internet

TALISAYAN-Teknologi informasi khususnya Internet saat ini bagai pisau bermata dua.…

Rabu, 23 Januari 2019 12:28

Edarkan di Segah, Diringkus di Tanjung Redeb

TANJUNG REDEB – Polisi kembali berhasil mengungkap peredaran narkoba jenis…

Selasa, 22 Januari 2019 14:32

Kepala Pasar Akui Kecolongan

TANJUNG REDEB - Munculnya keluhan pedagang terkait keberadaan pedagang dari…

Selasa, 22 Januari 2019 14:30

Tindak Pengguna Knalpot Racing

TANJUNG REDEB – Keluhan warga terkait maraknya penggunaan knalpot racing…

Selasa, 22 Januari 2019 14:29

Pemerintah Diminta Hadir di Pesisir

TALISAYAN – Walau pemerintah sudah mengatur harga eceran tertinggi (HET)…

Selasa, 22 Januari 2019 14:28

Dermaga Teluk Sulaiman Butuh Renovasi

BIDUKBIDUK – Kondisi dermaga yang ada di Kampung Teluk Sulaiman,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*