MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 23 Mei 2018 00:37
Kenaikan THR PNS Tinggal Diteken Presiden

Pemerintah Bantah Berkaitan dengan Tahun Politik

Ilustrasi

PROKAL.CO, KEPASTIAN besaran kenaikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) segera diketahui. Saat ini, pemerintah sudah menyelesaikan Peraturan Pemerintah (PP) yang menjadi payung hukum kenaikan tersebut.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Asman Abnur mengatakan, draf PP hanya menunggu pengesahan. “Sudah selesai. Sekarang tinggal teken Presiden,” ujarnya di Kantor Presiden, Jakarta, kemarin (22/5).

Hanya saja, Asman enggan membeberkan berapa besaran kenaikan THR yang sudah disepakati untuk PNS. “Tunggu saja pengumumannya,” imbuhnya.

Lantas, kapan akan diumumkan? Menteri asal Partai Amanat Nasional (PAN) tidak bisa memastikan waktunya. Namun dia menggaransikan bahwa hal itu akan segera diumumkan sebelum masuk dua pekan terakhir puasa.

“Iya 15 hari sebelum Lebaran, biar bisa shopping. Bulan ini (Mei)," tuturnya.

Seperti diketahui, tahun ini, pemerintah sepakat untuk mengubah besaran THR bagi PNS. Jika biasanya hanya sebesar gaji pokok, tahun ini akan ditambah dengan tunjangan. Hanya saja, belum dipastikan tunjangan apa saja yang akan dimasukkan dalam list tersebut. Selain itu, pensiunan PNS juga akan mendapat THR. Rencananya, besarannya satu kali uang pensiun yang diterima setiap bulannya.

Senada dengan Asman, Menteri Keuangan Sri Mulyani membenarkan jika draf PP sudah disepakati. Untuk diberlakukan, tinggal menunggu Presiden.

"Sudah di presiden, nanti beliau yang akan mengumumkan," ujarnya.

Mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu tidak membantah jika penetapan akan dilakukan dalam satu dua pekan ke depan. “Iya kita harapkan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Sri mengatakan, kenaikan besaran THR dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan PNS. Selain itu, kenaikan THR juga diharapkan bisa meningkatkan daya beli masyarakat sehingga bisa menaikkan angka pertumbuhan ekonomi. Pemerintah membantah jika kenaikan tersebut terkait dengan tahun politik. (far/jpg/udi)


BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 13:38

PPP dan Gerindra Membantah

TANJUNG REDEB – Berita acara pemeriksaan (BAP) terhadap NM, oknum komisioner Komisi Pemilihan…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:31

Boleh Gunakan Dana Tanggap Bencana

TANJUNG REDEB - Beberapa daerah menjadi tempat persinggahan korban gempa dan tsunami yang terjadi di…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:29

Pendistribusian Bantuan ke 11 Desa

SETELAH dua pekan melakukan penggalangan bantuan, bantuan kemanusiaan yang terdiri dari ribuan paket…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:28

Pengungsi asal Sigi Diterima di SMPN 3

RATUSAN korban bencana asal Donggala, Sigi dan Palu, sudah berada di Kabupaten Berau untuk mengungsi.…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:26

Tak Punya Pelatih, Atlet Berlatih Mandiri

Walau belum memiliki pelatih profesional, atlet-atlet dansa Berau tetap tak ingin menjadi penggembira…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:34

20 Relawan Berangkat Hari Ini

BANTUAN kemanusiaan yang dikumpulkan Posko Ikatan Kerukunan Keluarga Sulawesi Tengah (IKKLAST) di Jalan…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:33

NM Bantah Semua Tuduhan

TANJUNG REDEB – NM, oknum komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau yang dilaporkan telah meminta…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:26

APS Tinjau Bandara Maratua

TANJUNG REDEB – Meski Presiden RI Joko Widodo belum pasti datang ke Maratua, namun UPBU Kalimarau…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:25

Semua Atlet Menetap di Samarinda

Melihat performa dan hasil pada pra-porprov tahun lalu di Samarinda. Pengurus Petanque Berau optimistis…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:22

Perbaikan Kakaban Kekurangan Material

MARATUA – Perbaikan fasilitas di Pulau Kakaban, Kecamatan Maratua, setelah mengalami kerusakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .