MANAGED BY:
SELASA
16 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 24 Mei 2018 14:21
Nelayan Rakit Bom di Laut

Ikan Hasil Tangkapan Tidak Dibawa ke Darat

PERUSAK BIOTA: Para terduga pelaku pengeboman ikan beserta barang bukti yang diamankan petugas di perairan Tanjung Batu, pekan lalu.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Aksi pengeboman ikan belum sepenuhnya bisa dituntaskan. Hal itu diakui Kapolsek Pulau Derawan Iptu Koko Djumarko, walau jumlah kasusnya terus mengalami penurunan.

Dijelaskannya, khusus di perairan yang masuk wilayah hukum Polsek Pulau Derawan, patroli rutin terus digencarkan untuk menekan angka pengeboman ikan. Sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, juga jadi cara pihaknya untuk memberantas aksi penangkapan ikan secara ilegal tersebut.

“Saat ini masyarakat juga sudah mulai memahami akan bahaya serta dampak negatif yang ditimbulkan akibat menangkap ikan dengan cara melakukan pengeboman,” katanya kepada Berau Post kemarin (23/5).

Dari informasi yang didapat pihaknya, para pelaku pengeboman ikan tidak lagi bertransaksi di darat. Bahan peledak yang digunakan berupa pupuk asal Malaysia yang dibeli dari nelayan di lautan.

“Jadi belinya juga di laut, merakitnya juga di laut. Itu yang buat kami agak kesulitan mengawasi dan memantaunya setiap saat, walau tetap kita gencarkan patroli,” ujarnya.

Untungnya, kesadaran masyarakat juga semakin tinggi. Larangan bagi pedagang maupun pengepul untuk membeli ikan hasil pengeboman, juga sangat membantu pihaknya menekan aksi pengeboman ikan di perairan Derawan.

“Kalau masih ada, mungkin jauh di daerah laut sana dan kami juga tidak tahu ke mana hasil tangkapannya dijual. Karena kalau di darat, kami bisa mengawasi mana ikan hasil pengeboman. Makanya mereka (nelayan, red) enggak berani lagi bawa ikan hasil bom mereka ke darat,” jelas Koko.

Upaya mencari jejak bahan peledak berupa pupuk yang berasal dari Malaysia, diakuinya cukup menyulitkan. Selain transaksi dilakukan di laut, ada banyak kapal, perahu dan speedboat yang lalu lalang perairan Derawan, turut menyulitkan pihaknya melakukan pengamatan.

Kendati demikian, pihaknya sangat terbantu dengan adanya patroli dan pengawasan perairan oleh Polairud dan TNI AL yang ada di Berau.

Seperti pada penangkapan pelaku bom ikan berinisial TS (35), Sabtu (12/5) lalu, yang kedapatan memiliki 8 botol bom ikan siap pakai, dan 1 jeriken berisi 4 liter bahan peledak yang biasa digunakan untuk bom ikan.

Di samping itu, dari kapal dan pondok yang didatangi TS saat diamankan, terdapat sejumlah barang yang memang biasa digunakan pelaku bom ikan, seperti kompresor, alat dasar snorkeling, seperti fins dan masker. 

“Alhamdulillah kami dibantu TNI AL yang juga rutin patroli dan juga teman-teman dari Polairud. Memang perlu kerja sama untuk memberantas aksi bom ikan ini, semoga ke depannya bisa hilang sama sekali,” tandasnya. (*/oke/udi)


BACA JUGA

Senin, 15 Oktober 2018 13:28

Hari Ini, Bantuan Diberangkatkan

BANTUAN kemanusiaan untuk korban bencana alam di Sulawesi Tengah, melalui Posko Ikatan Kerukunan Keluarga…

Senin, 15 Oktober 2018 13:27

Gangguan yang Sangat Mengganggu

GANGGUAN pelayanan telekomunikasi, kelistrikan dan air bersih yang terjadi kemarin (14/10), turut disayangkan…

Senin, 15 Oktober 2018 13:26

Jasa Pelayanan ‘KO’ di Akhir Pekan

TANJUNG REDEB – Listrik padam, air tidak mengalir dan koneksi internet terputus, terjadi dalam…

Senin, 15 Oktober 2018 13:25

Hasilnya Tak Berkah, Ada Cela pada Hukum Indonesia

Hasil tangkapannya melimpah. Namun tidak pernah dirasakan membawa berkah. Ali pun telah menyadarinya.…

Senin, 15 Oktober 2018 13:22

Pertimbangan Sarana, TC Digelar di Samarinda

Ingin mencatatkan sejarah, kontingen senam Berau optimistis mampu membawa pulang minimal dua medali…

Senin, 15 Oktober 2018 13:20

DKPP Sebut Belum Jadi Laporan

TANJUNG REDEB – Informasi dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oknum komisioner Komisi…

Minggu, 14 Oktober 2018 13:47

Presiden Bakal ke Maratua?

TANJUNG REDEB – Sejak mulai beroperasional pada akhir tahun 2017 lalu, akhirnya Bandara Maratua…

Minggu, 14 Oktober 2018 13:44

Posko Masih Terima Bantuan

JELANG keberangkatan menuju Sulawesi Tengah untuk membawa berbagai bantuan dari masyarakat Berau, Posko…

Minggu, 14 Oktober 2018 13:42

Hadapi Banyak Kendala, Siap Berjuang hingga Akhir

Cabor basket minimal targetkan lolos fase grup pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2018 di Kutai…

Minggu, 14 Oktober 2018 13:41

Jangan Takut Lapor Jika Dirugikan

TANJUNG REDEB - Bukan hanya di Kabupaten Berau, laporan Partai Perindo terhadap oknum komisioner Komisi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .