MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 24 Mei 2018 14:21
Nelayan Rakit Bom di Laut

Ikan Hasil Tangkapan Tidak Dibawa ke Darat

PERUSAK BIOTA: Para terduga pelaku pengeboman ikan beserta barang bukti yang diamankan petugas di perairan Tanjung Batu, pekan lalu.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Aksi pengeboman ikan belum sepenuhnya bisa dituntaskan. Hal itu diakui Kapolsek Pulau Derawan Iptu Koko Djumarko, walau jumlah kasusnya terus mengalami penurunan.

Dijelaskannya, khusus di perairan yang masuk wilayah hukum Polsek Pulau Derawan, patroli rutin terus digencarkan untuk menekan angka pengeboman ikan. Sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, juga jadi cara pihaknya untuk memberantas aksi penangkapan ikan secara ilegal tersebut.

“Saat ini masyarakat juga sudah mulai memahami akan bahaya serta dampak negatif yang ditimbulkan akibat menangkap ikan dengan cara melakukan pengeboman,” katanya kepada Berau Post kemarin (23/5).

Dari informasi yang didapat pihaknya, para pelaku pengeboman ikan tidak lagi bertransaksi di darat. Bahan peledak yang digunakan berupa pupuk asal Malaysia yang dibeli dari nelayan di lautan.

“Jadi belinya juga di laut, merakitnya juga di laut. Itu yang buat kami agak kesulitan mengawasi dan memantaunya setiap saat, walau tetap kita gencarkan patroli,” ujarnya.

Untungnya, kesadaran masyarakat juga semakin tinggi. Larangan bagi pedagang maupun pengepul untuk membeli ikan hasil pengeboman, juga sangat membantu pihaknya menekan aksi pengeboman ikan di perairan Derawan.

“Kalau masih ada, mungkin jauh di daerah laut sana dan kami juga tidak tahu ke mana hasil tangkapannya dijual. Karena kalau di darat, kami bisa mengawasi mana ikan hasil pengeboman. Makanya mereka (nelayan, red) enggak berani lagi bawa ikan hasil bom mereka ke darat,” jelas Koko.

Upaya mencari jejak bahan peledak berupa pupuk yang berasal dari Malaysia, diakuinya cukup menyulitkan. Selain transaksi dilakukan di laut, ada banyak kapal, perahu dan speedboat yang lalu lalang perairan Derawan, turut menyulitkan pihaknya melakukan pengamatan.

Kendati demikian, pihaknya sangat terbantu dengan adanya patroli dan pengawasan perairan oleh Polairud dan TNI AL yang ada di Berau.

Seperti pada penangkapan pelaku bom ikan berinisial TS (35), Sabtu (12/5) lalu, yang kedapatan memiliki 8 botol bom ikan siap pakai, dan 1 jeriken berisi 4 liter bahan peledak yang biasa digunakan untuk bom ikan.

Di samping itu, dari kapal dan pondok yang didatangi TS saat diamankan, terdapat sejumlah barang yang memang biasa digunakan pelaku bom ikan, seperti kompresor, alat dasar snorkeling, seperti fins dan masker. 

“Alhamdulillah kami dibantu TNI AL yang juga rutin patroli dan juga teman-teman dari Polairud. Memang perlu kerja sama untuk memberantas aksi bom ikan ini, semoga ke depannya bisa hilang sama sekali,” tandasnya. (*/oke/udi)


BACA JUGA

Rabu, 23 Januari 2019 12:26

80 Persen Wajib Lokal

TANJUNG REDEB – Tahun lalu Peraturan Daerah (Perda) 8/2018 tentang…

Rabu, 23 Januari 2019 12:23

Terus Berproses, Jaksa Teliti Berkas

TANJUNG REDEB – Penyidik kembali melimpahkan berkas perkara kasus perusakan…

Rabu, 23 Januari 2019 12:21

Air Laut Naik hingga 2 Meter

TANJUNG REDEB – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau,…

Rabu, 23 Januari 2019 12:20

Sudah Waktunya Ditangani

TANJUNG REDEB – Fenomena Supermoon membuat air laut naik cukup…

Rabu, 23 Januari 2019 12:17

Sesak, Satu Ruangan Fungsi Ganda

Pelayanan untuk kesehatan tentu harus senyaman mungkin, tentu harus didukung…

Selasa, 22 Januari 2019 14:23

Lakukan Studi Kelayakan Dulu

TANJUNG REDEB - Dinas Pertanahan Berau, siap melakukan studi kelayakan…

Selasa, 22 Januari 2019 14:18

Kamaruddin Akui Caleg PBB

TANJUNG REDEB – Walau sempat tak mengetahui kebenarannya, kemarin (21/1)…

Selasa, 22 Januari 2019 14:16

Diduga Tak Bisa Berenang, Nelayan Tewas Tenggelam

TALISAYAN – Setelah melakukan pencarian selama satu malam, pada Minggu…

Selasa, 22 Januari 2019 14:15

Penderita DBD Capai 38 Orang

TANJUNG REDEB – Pada pekan ketiga Januari 2019, jumlah pasien…

Selasa, 22 Januari 2019 14:11

Antisipasi Kemacetan, Jalan Milono Jadi Percontohan

Pemerintah terus bergerak menata Kabupaten Berau, termasuk halnya menata lalu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*