MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 24 Mei 2018 14:27
Dekat dengan Pelaku, Korban Tidak Terlihat Trauma
Ilustrasi

PROKAL.CO, Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) Berau, Fika Yuliana Tantomo mengatakan, pihaknya terus melakukan pendampingan terhadap OF (38), pelaku tindak kekerasan terhadap anak kandung.

Dijelaskannya, pendampingan dilakukan guna mencari tahu permasalahan yang tengah menimpa OF, hingga membuatnya tega melakukan kekerasan terhadap buah hatinya sendiri. “P2TP2A ini bukan hanya untuk perlindungan anak, tapi juga perlindungan perempuan,” katanya kepada Berau Post, Rabu (23/5).

Dijelaskannya juga, pihaknya masih butuh waktu untuk mengungkap persoalan yang menimpa OF dan membuat kesimpulan dari sisi psikologi, terkait penyebab pelaku tega menganiaya anaknya. “Kesimpulan dari P2TP2A nanti juga bisa menjadi pertimbangan bagi kepolisian yang mengusut persoalan ini,” ujarnya.

Dalam kasus ini, istri dari Wakil Bupati Berau Agus Tantomo ini juga mengaku siap mengamankan anak dari terduga OF, apabila nantinya dijadikan tersangka oleh dan diganjar hukuman pidana oleh pihak kepolisian.

Namun pihaknya juga siap membantu OF dengan memberikan bantuan hukum. “Asalkan kami harus tahu dulu permasalahan yang membuat dia melakukan itu. Kan bisa jadi juga dia (OF) juga menjadi korban kekerasan yang dalam hal ini secara mental. Mungkin disebabkan depresi atau faktor ekonomi misalnya,” kata Fika.

Fika menambahkan, kondisi anak OF saat ini sudah membaik. Pihaknya tidak menemukan tanda-tanda trauma. Bahkan, secara kasat mata, anak yang menjadi korban tersebut sangatlah dekat dengan OF, seolah seperti tidak pernah terjadi tindakan kekerasan. “Biasanya anak-anak yang mengalami kekerasan ada tanda-tanda atau ciri-ciri kekerasan. Tapi sejauh ini kami lihat si balita dekat dan sangat lengket dengan OF,” pungkasnya. (arp/udi)


BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 12:09

Terduga Jaringan Teroris Ditangkap di Berau

TANJUNG REDEB – Muhammad Zulkifli alias Abu Arkam (18), warga…

Rabu, 20 Maret 2019 14:24

Kebangetan Banyaknya..!! Ada 207 Koperasi Langgar Aturan

TANJUNG REDEB – Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau…

Rabu, 20 Maret 2019 14:22

BIKIN MENJERIT..!!! Elpiji Melon Kian Mahal

TANJUNG REDEB - Persoalan tingginya harga elpiji 3 Kilogram (Kg)…

Selasa, 19 Maret 2019 12:51

Wisata Kuliner di Kabupaten Ini Stagnan

TANJUNG REDEB - Wacana pembangunan wisata kuliner yang sempat dicanangkan…

Selasa, 19 Maret 2019 12:47

Ratusan Karyawan Demo, Ini yang Diminta Mereka

TANJUNG REDEB - Ratusan pekerja tambang batu bara PT Sapta…

Selasa, 19 Maret 2019 12:45

PH Minta Terdakwa Dibebaskan

TANJUNG REDEB – Terdakwa Ardiansyah dan Roberto yang tersandung kasus…

Selasa, 19 Maret 2019 12:40

Drainase Perkotaan Ditarget Rampung Mei

TANJUNG REDEB - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR)…

Senin, 18 Maret 2019 14:51

Proyek MYC Mantaritip Terancam Molor

TANJUNG REDEB -Tahun ini merupakan tahun penyelesaian bagi 10 proyek…

Senin, 18 Maret 2019 14:50

Bupati Tunggu Hasil Penyelidikan

TANJUNG REDEB – Aksi semena-mena yang dilakukan Kepala Kampung (Kakam)…

Minggu, 17 Maret 2019 01:47

Kawasan Budidaya Kehutanan Terlanjur ‘Dikuasai’ Masyarakat

TANJUNG REDEB - Bupati Berau Muharram meminta pihak kecamatan melakukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*