MANAGED BY:
SELASA
14 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Selasa, 29 Mei 2018 12:37
Budidaya Tambak Menjanjikan
CERAH: Budidaya perikanan di tambak lebih menguntungkan.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Dinas Perikanan Berau, menyebutkan dari beberapa budidaya perikanan di Bumi Batiwakal, yang paling prospek dan menjanjikan adalah tambak

Kepala Bidang Budidaya Perikanan, Dinas Perikanan Berau, Yunda Zuliarsih mengatakan, bahwa untuk jenis perikanan sendiri yang memiliki potensi lebih kepada jenis udang windu dan ikan bandeng.

Hal tersebut sebagaimana pemetaan yang dilakukan pihaknya, terkait  hasil tambak di wilayah pesisir. Budidaya tambak dianggap sangat berpotensi, dikarenakan masyarakat  sudah membuktikannya, dan berhasil secara produktivitas serta cocok pengembangannya.

“Kami membagi tiga kawasan tambak, di daerah utara, tengah dan selatan. Kalau untuk wilayah utara di Kecamatan Pulau Derawan, seperti di Pagat Batumbuk, Kasai, Teluk Semanting. Wilayah tengah itu Sukan Tengah, Mantaritip. Dan kalau untuk wilayah Selatan itu Tabalar,” ujarnya kepada Berau Post, Senin (28/5) kemarin.

Sementara itu, untuk udang yang memiliki potensi dan prospek paling cerah.

Lanjut Yunda, identifikasi pihaknya adalah kawasan-kawasan yang tepat untuk budidaya tambak, berada di kawasan  pesisir dan berpotensi untuk tambak. Karena, menurutnya, yang namanya tambak itu berada di kawasan mangrove lebih cocok.

“Kenapa udang? yang pertama pasarannya cukup bagus, karena udang itu tidak ada matinya. Dan sejauh ini harga udang tidak turun, selain itu kondisi geografis di tambak secara ekologi cukup untuk udang,” jelasnya.

Untuk harga udang, jenis windu bisa mencapai Rp 150 ribu per kilogram dan pasarnya itu pasti.

Terkait kendala, yang dihadapi dalam budidaya tambak yakni luas tambak yang rata–rata di atas 10 hektare, petak, kemudiaan kualitas benur yang sulit beradaptasi, serta harga pakan yang mahal. (*/oke/app)


BACA JUGA

Kamis, 19 Juli 2018 01:33

Tak Ada Batasan Penentuan Bunga Koperasi

TANJUNG REDEB - Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperingdakop) Kabupaten Berau,…

Kamis, 19 Juli 2018 01:28

PUSINGGG..!! Turun Lagi, Harga Sawit Cuma Rp 890 Per Kg

BATU PUTIH - Mulai mengeluh. Mungkin kondisi itu kini dirasakan sejumlah petani sawit di wilayah Kecamatan…

Selasa, 17 Juli 2018 01:10

Beras dan Rokok, Penyumbang Kemiskinan Kaltim dan Kaltara

KOMODITAS beras dan rokok, menjadi penyumbang  terbesar tingkat kemiskinan di Provinsi Kalimantan…

Senin, 09 Juli 2018 11:41

Dua Kampung Sentra Ternak Kambing di Berau

TANJUNG REDEB - Sentra peternakan kambing di Kabupaten Berau berada di Kecamatan Biatan dan Batu Putih,…

Minggu, 08 Juli 2018 00:17

Peternak Diminta Perhatikan Aturan Kandang

TANJUNG REDEB – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) akui ada peternak hewan di Kabupaten…

Sabtu, 07 Juli 2018 13:30

Peternak Diimbau Gabung AUTS

TANJUNG REDEB – Minimalisir risiko masyarakat dalam pengembangan ternak sapi di Kabupaten Berau,…

Sabtu, 07 Juli 2018 13:28

Andalkan Rumah Makan dan Resort

TANJUNG REDEB – Rumah makan dan resort jadi penyumbang Penapatan Asli Daerah (PAD) terbesar pada…

Kamis, 05 Juli 2018 13:38

Kakao Berau Potensial Dikembangkan

TANJUNG REDEB – Sektor perkebunan di Berau, berusaha terus dikembangkan Dinas Perkebunan (Disbun).…

Kamis, 05 Juli 2018 13:37

Kerajinan Tangan Tradisional Mulai Ditinggalkan

TANJUNG REDEB – Meski kerajinan anyaman tangan kini sudah tidak sepopuler dulu, tapi tidak membuat…

Kamis, 05 Juli 2018 13:34

KOK BISA..!! Harga Ikan Mahal di Kampung Nelayan

TALISAYAN - Meskipun sejumlah kampung di pesisir selatan Berau dikenal sebagai daerah penghasil ikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .