MANAGED BY:
SELASA
19 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Selasa, 29 Mei 2018 12:37
Budidaya Tambak Menjanjikan
CERAH: Budidaya perikanan di tambak lebih menguntungkan.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Dinas Perikanan Berau, menyebutkan dari beberapa budidaya perikanan di Bumi Batiwakal, yang paling prospek dan menjanjikan adalah tambak

Kepala Bidang Budidaya Perikanan, Dinas Perikanan Berau, Yunda Zuliarsih mengatakan, bahwa untuk jenis perikanan sendiri yang memiliki potensi lebih kepada jenis udang windu dan ikan bandeng.

Hal tersebut sebagaimana pemetaan yang dilakukan pihaknya, terkait  hasil tambak di wilayah pesisir. Budidaya tambak dianggap sangat berpotensi, dikarenakan masyarakat  sudah membuktikannya, dan berhasil secara produktivitas serta cocok pengembangannya.

“Kami membagi tiga kawasan tambak, di daerah utara, tengah dan selatan. Kalau untuk wilayah utara di Kecamatan Pulau Derawan, seperti di Pagat Batumbuk, Kasai, Teluk Semanting. Wilayah tengah itu Sukan Tengah, Mantaritip. Dan kalau untuk wilayah Selatan itu Tabalar,” ujarnya kepada Berau Post, Senin (28/5) kemarin.

Sementara itu, untuk udang yang memiliki potensi dan prospek paling cerah.

Lanjut Yunda, identifikasi pihaknya adalah kawasan-kawasan yang tepat untuk budidaya tambak, berada di kawasan  pesisir dan berpotensi untuk tambak. Karena, menurutnya, yang namanya tambak itu berada di kawasan mangrove lebih cocok.

“Kenapa udang? yang pertama pasarannya cukup bagus, karena udang itu tidak ada matinya. Dan sejauh ini harga udang tidak turun, selain itu kondisi geografis di tambak secara ekologi cukup untuk udang,” jelasnya.

Untuk harga udang, jenis windu bisa mencapai Rp 150 ribu per kilogram dan pasarnya itu pasti.

Terkait kendala, yang dihadapi dalam budidaya tambak yakni luas tambak yang rata–rata di atas 10 hektare, petak, kemudiaan kualitas benur yang sulit beradaptasi, serta harga pakan yang mahal. (*/oke/app)


BACA JUGA

Senin, 28 Mei 2018 00:25

Harga dan Pasaran Jelas

TALISAYAN- Dalam meningkatkan Pendapatan Asli Kampung (PAK) ada banyak hal yang dapat dilakukan. Salah…

Sabtu, 26 Mei 2018 00:37

Gas Melon Langka di Batu Putih

BATU PUTIH – Keberadaan tabung gas 3 Kg atau yang kerap disebut gas melon kembali menjadi barang…

Kamis, 24 Mei 2018 14:48

Berharap Pemerintah Realisasikan Jalan Usaha Tani

TABALAR - Sebagai wilayah potensial pertanian, khususnya padi sawah.  Pemerintah Kampung Buyung-buyung,…

Kamis, 24 Mei 2018 14:42

Kebutuhan BBM Nelayan Belum Tercukupi

TALISAYAN - Agen Premium Minyak Solar (APMS) Talisayan, Kecamatan Talisayan, sangat penting untuk masyarakat…

Jumat, 18 Mei 2018 00:09

Tambah Lahan Persawahan 200 Hektare

BIATAN – Pemerintah Kampung Biatan Ilir terus mengeliatkan sektor pertanian padi sawah, demi menciptakan…

Jumat, 18 Mei 2018 00:07

Harga Bumbu Dapur Stabil

TANJUNG REDEB - Hari pertama Ramadan, harga kebutuhan bahan pokok di pasaran terpantau normal, bahkan…

Rabu, 16 Mei 2018 00:30

Lirik Pertanian Jagung, Sediakan Lahan 500 Hektare

BIATAN – Geliat pengembangan sektor pertanian dalam menggali pendapatan kampung tak henti-hentinya…

Sabtu, 12 Mei 2018 00:10

Antisipasi Lonjakan Harga selama Ramadan

TANJUNG REDEB – Guna memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan harga yang tak mengalami…

Jumat, 11 Mei 2018 00:03

Disperindagkop Wacanakan Pusat Industri Tahu

TANJUNG REDEB - Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau, berencana membuat…

Kamis, 10 Mei 2018 13:53

Petani Lada Renungi Nasib

BIATAN – Petani komoditas lada di wilayah pesisir selatan Berau, terutama yang berada di Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .