MANAGED BY:
SELASA
19 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Sabtu, 02 Juni 2018 12:56
KENAPA..?? Petani Lada Beralih ke Kelapa Sawit

Dampak Harga Lada Terus Merosot

JADI ANDALAN: Kelapa sawit kini jadi andalan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

PROKAL.CO, BATU PUTIH Lesunya harga lada membuat banyak petani banyak beralih ke perkebunan kelapa sawit.

Seperti terlihat di Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih. Prospek perkebunan kelapa sawit diyakini cukup menggiurkan.  Di samping harga yang relatif stabil, petani juga tidak kesulitan untuk memasarkan hasil panen, lantaran pihak perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di wilayah Kecamatan Talisayan atau di Kecamatan Biatan selalu menerima buah yang dijual oleh petani melalui pola kerja sama kemitraan.

Salah soerang petani sawit di Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih, Latekka, dengan masa panen yang cukup singkat memberikan keuntungan tersendiri bagi petani.  "Kalau panen biasanya 20 sampai 25 hari sekali. Ada juga yang lebih cepat," ungkapnya saat diwawancara Berau Post, kemarin (1/6).

Ia mengatakan, kelapa sawit menjadi usaha alternatif warga, ketika harga lada tak kunjung stabil. Sebab, beberapa waktu lalu, lada seperti menjadi tanaman wajib untuk dikembangkan lantaran harganya yang begitu mahal. Namun, dua tahun terakhir harga lada terus merosot.

"Meskipun per kilogramnya tak semahal lada, tapi harganya cenderung stabil dari tahun ke tahun," bebernya.

Meski perkebunan kelapa sawit miliknya tidak cukup luas, namun diakuinya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kendati demikian, untuk memelihara buah kelapa sawit tetap berkualitas perlu diberikan pupuk secara berkala, agar baik buah maupun daunnya dapat tumbuh lebih baik. Hanya saja, kendala mereka ialah harga pupuk untuk sawit yang cukup mahal.

Apalagi untuk pemeliharaan kelapa sawit harus menggunakan cukup banyak pupuk agar kelapa sawit tetap berbuah meskipun dilakukan pemanenan secara terus menerus.  "Kendalanya pupuk. Karena harga pupuk bisa mencapai Rp 250 lebih per karung 50 Kg karena tidak pakai subsidi. Nah ini yang jadi keluhan," bebernya.

Hal senada juga dikatakan petani kelapa sawit lainnya, Busnain. Dirinya berharap pemerintah dapat membantu kebutuhan petani kelapa sawit, terutama dalam hal pupuk. Sebab, hampir semua pupuk yang dijual harganya cukup mahal.

"Kalau bisa dibantu pupuk bersubsidi sehingga beban yang dikeluarkan tidak begitu besar," tandasnya. (*/sht/sam)


BACA JUGA

Senin, 28 Mei 2018 00:25

Harga dan Pasaran Jelas

TALISAYAN- Dalam meningkatkan Pendapatan Asli Kampung (PAK) ada banyak hal yang dapat dilakukan. Salah…

Sabtu, 26 Mei 2018 00:37

Gas Melon Langka di Batu Putih

BATU PUTIH – Keberadaan tabung gas 3 Kg atau yang kerap disebut gas melon kembali menjadi barang…

Kamis, 24 Mei 2018 14:48

Berharap Pemerintah Realisasikan Jalan Usaha Tani

TABALAR - Sebagai wilayah potensial pertanian, khususnya padi sawah.  Pemerintah Kampung Buyung-buyung,…

Kamis, 24 Mei 2018 14:42

Kebutuhan BBM Nelayan Belum Tercukupi

TALISAYAN - Agen Premium Minyak Solar (APMS) Talisayan, Kecamatan Talisayan, sangat penting untuk masyarakat…

Jumat, 18 Mei 2018 00:09

Tambah Lahan Persawahan 200 Hektare

BIATAN – Pemerintah Kampung Biatan Ilir terus mengeliatkan sektor pertanian padi sawah, demi menciptakan…

Jumat, 18 Mei 2018 00:07

Harga Bumbu Dapur Stabil

TANJUNG REDEB - Hari pertama Ramadan, harga kebutuhan bahan pokok di pasaran terpantau normal, bahkan…

Rabu, 16 Mei 2018 00:30

Lirik Pertanian Jagung, Sediakan Lahan 500 Hektare

BIATAN – Geliat pengembangan sektor pertanian dalam menggali pendapatan kampung tak henti-hentinya…

Sabtu, 12 Mei 2018 00:10

Antisipasi Lonjakan Harga selama Ramadan

TANJUNG REDEB – Guna memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan harga yang tak mengalami…

Jumat, 11 Mei 2018 00:03

Disperindagkop Wacanakan Pusat Industri Tahu

TANJUNG REDEB - Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau, berencana membuat…

Kamis, 10 Mei 2018 13:53

Petani Lada Renungi Nasib

BIATAN – Petani komoditas lada di wilayah pesisir selatan Berau, terutama yang berada di Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .