MANAGED BY:
SELASA
14 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Kamis, 07 Juni 2018 14:11
Transaksi Non Tunai Diterapkan
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau sudah menerapkan transaksi non tunai. Hal ini mengacu pada surat edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 910/1867/SJ tanggal 17 April 2017 perihal Implementasi Transaksi Non Tunai Pada Pemerintah Kabupaten dan Kota.

Dalam surat edaran tersebut, Mendagri menginstruksikan agar seluruh transaksi penerimaan dan pengeluaran daerah yang dilakukan oleh bendahara penerimaan/pengeluaran dan bendahara penerimaan/pengeluaran pembantu wajib dilakukan secara nontunai. Namun dalam penerapannya, Pemkab Berau masih melakukan secara bertahap.

Penerapan transaksi non tunai ini sendiri sudah dilakukan dalam pembayaran pajak daerah. Seperti yang telah diterapkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Berau yang telah memanfaatkan aplikasi secara online bekerjasama perbankan dalam pembayaran pajak daerah.

Kepala Bapenda Berau Maulidiyah mengatakan dalam pembayaran pajak daerah, saat ini masyarakat sudah bisa melakukan secara online. Cukup dengan mengunduh aplikasi yang telah disediakan, kemudian tinggal mengikuti proses yang ada dalam aplikasi tersebut. “Jadi sekarang sudah lebih mudah dan gampang,” ujarnya.

Dalam penerapan transaksi non tunai, pihaknya masih melakukan pada pembayaran pajak daerah. Dalam waktu dekat, Bapenda juga akan menerapkan pembayaran retribusi secara online.

Maulidiyah mengatakan saat ini Bapenda sedang menyusun modul yang akan diterapkan dalam sistem ini. “Jadi ke depan, seluruh Organisasi Perangkat Daerah diwajibkan untuk menerapkan sistem ini, apalagi yang berurusan dengan sistem retribusi pemerintah daerah. Seluruhnya akan dilakukan secara online, dan ini juga akan memberikan kemudahan kepada para pengusaha,” katanya.

Sementara Bupati Berau Muharram mengakui bahwa transaksi nontunai memiliki sangat banyak keuntungan. Selain kemudahan dan kecepatan waktu, transaksi nontunai ini juga bakal mengurangi potensi penyelewengan. Mengingat penyelewengan yang terjadi selama ini berawal dari transaksi tunai.

“Meskipun tidak ada niat tapi kesempatan itu terbuka lebar. Tentu ini yang harus dihindari seluruh aparatur Negara. Bisa saja dana yang dipakai tidak bermaksud untuk diselewengkan tapi hanya diputar. Tapi setelah dipakai, pengembaliannya tidak bisa. Akhirnya dibuatlah rekayasa laporan pertanggungjawaban. Dan ini sangat sering terjadi,” ungkapnya.

Setelah Bapenda mulai menerapkan sistem ini, Muharram menegaskan seluruh OPD yang ada bisa mengikuti. Sehingga dalam urusan keuangan bisa dikurangi potensi penyelewengan. “Mari kita manfaatkan teknologi yang ada ini dengan baik,” ajak bupati.(arp/app)


BACA JUGA

Kamis, 19 Juli 2018 01:33

Tak Ada Batasan Penentuan Bunga Koperasi

TANJUNG REDEB - Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperingdakop) Kabupaten Berau,…

Kamis, 19 Juli 2018 01:28

PUSINGGG..!! Turun Lagi, Harga Sawit Cuma Rp 890 Per Kg

BATU PUTIH - Mulai mengeluh. Mungkin kondisi itu kini dirasakan sejumlah petani sawit di wilayah Kecamatan…

Selasa, 17 Juli 2018 01:10

Beras dan Rokok, Penyumbang Kemiskinan Kaltim dan Kaltara

KOMODITAS beras dan rokok, menjadi penyumbang  terbesar tingkat kemiskinan di Provinsi Kalimantan…

Senin, 09 Juli 2018 11:41

Dua Kampung Sentra Ternak Kambing di Berau

TANJUNG REDEB - Sentra peternakan kambing di Kabupaten Berau berada di Kecamatan Biatan dan Batu Putih,…

Minggu, 08 Juli 2018 00:17

Peternak Diminta Perhatikan Aturan Kandang

TANJUNG REDEB – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) akui ada peternak hewan di Kabupaten…

Sabtu, 07 Juli 2018 13:30

Peternak Diimbau Gabung AUTS

TANJUNG REDEB – Minimalisir risiko masyarakat dalam pengembangan ternak sapi di Kabupaten Berau,…

Sabtu, 07 Juli 2018 13:28

Andalkan Rumah Makan dan Resort

TANJUNG REDEB – Rumah makan dan resort jadi penyumbang Penapatan Asli Daerah (PAD) terbesar pada…

Kamis, 05 Juli 2018 13:38

Kakao Berau Potensial Dikembangkan

TANJUNG REDEB – Sektor perkebunan di Berau, berusaha terus dikembangkan Dinas Perkebunan (Disbun).…

Kamis, 05 Juli 2018 13:37

Kerajinan Tangan Tradisional Mulai Ditinggalkan

TANJUNG REDEB – Meski kerajinan anyaman tangan kini sudah tidak sepopuler dulu, tapi tidak membuat…

Kamis, 05 Juli 2018 13:34

KOK BISA..!! Harga Ikan Mahal di Kampung Nelayan

TALISAYAN - Meskipun sejumlah kampung di pesisir selatan Berau dikenal sebagai daerah penghasil ikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .