MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 09 Juni 2018 00:16
Pengusaha Tak Mau Bayar, Kesepakatan FKPD Tak Bisa Jadi Acuan
Hasanul Haq Batubara

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Kesepakatan Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (FKPD) terkait pembayaran kompensasi Floating Crane, belum bisa menyelesaikan masalah. Dijelaskan Ketua Forum Komunitas Maritim, Hasanul Haq Batubara, kesepakatan tersebut bukanlah acuan bagi pihaknya untuk melakukan pembayaran.

Menurut Hasanul, berita acara yang telah disepakati Bupati Berau, Wakil Bupati, Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri dan Komandan Kodim 0902/TRD, tidak bisa menjadi dasar penagihan dan penyelesaian masalah kompensasi Floating Crane. Yang selama ini menjadi persoalan antara Asosiasi Pengusaha Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Berau dan Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM).

"Kami sudah mengklarifikasi berita acara tersebut ke Disnakertrans Berau, sebab itu hanya notulen Forum Komunikasi Pemerintah Daerah saja. Dan di situ tidak ada tanda tangan KUPP, APBMI, GPEI dan TKBM," katanya kepada Berau Post, Jumat (8/6).

Karena itu Hasanul mengatakan, pihak pengusaha bongkar muat (PBM) tak perlu melakukan pembayaran terhadap TKBM, seperti yang tertulis pada berita acara kesepakatan FKPD Berau.

Pihak PBM yang difasilitasi APBMI Berau, hanya akan tunduk terhadap surat Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Berau yang diterbitkan 19 April 2018 dan kesepakatan OPP/OPT sektor batu bara tahun 2017 lalu. "Tarif OPP/OPT sektor batu bara pelabuhan Tanjung Redeb 2017 sudah mengacu pada Inpres Nomor 5 tahun 2005 dan Permenhub 152 Tahun 2016," ucapnya.

Isi surat KUPP Berau yang diterbitkan 19 April lalu dijelaskannya, tertulis pihak KUPP Berau sebagai pembina melarang memungut tarif jasa bongkar muat yang tidak ada pelayanan jasanya.

Sementara perihal kesepakatan di tahun 2010 tentang pembayaran kegiatan bongkar muat menggunakan floating crane, diperintahkan untuk berkoordinasi dengan Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Kementerian Perhubungan.

"Saat ini teman-teman Gabungan Pengusaha Ekspor Impor (GPEI) dan APBMI Berau juga tengah menunggu mediasi dari Dirjen Hubla di Jakarta mengenai rencana mediasi itu," pungkasnya.

Sebelumnya, mediasi antara Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (FKPD) Berau dengan Asosiasi Pengusaha Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Berau, Asosiasi Pengusaha Pelayaran Nasional Indonesia cabang Berau, dan Gabungan Pengusaha Ekspor Impor (GPEI) Berau beberapa waktu lalu, menghasilkan beberapa kesepakatan.

Beberapa kesepakatan penting dari pertemuan yang difasilitasi Bupati Berau Muharram itu, dijelaskan Legal Consultant Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Berau, Gofri, yakni perusahaan bongkar muat yang tergabung dalam APBMI Berau yang belum membayar kewajibannya diminta segera menyelesaikannya.

Berdasarkan hal itu, Gofri menuntut pihak APBMI Berau segera mematuhi kesepakatan tersebut dan melakukan pembayaran kepada pihak TKBM.

“Tentunya kami ingin pihak APBMI Berau segera melakukan pembayaran karena tidak ada alasan lagi tidak mau membayar. Apalagi ini sudah disepakati bupati dan FKPD," katanya.

Selain poin pertama tadi, ia menerangkan pada poin kedua tertulis bahwa pihak terkait dengan permasalahan revisi atau pembatalan kesepakatan yang sebelumnya menjadi acuan, akan dibicarakan lagi setelah Idulfitri.

“Kesepakatan yang telah difasilitasi oleh Pak Bupati ini menandakan beliau paham dan mengerti apa yang sedang terjadi saat ini,” ujarnya. (arp/udi)


BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 13:38

PPP dan Gerindra Membantah

TANJUNG REDEB – Berita acara pemeriksaan (BAP) terhadap NM, oknum komisioner Komisi Pemilihan…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:31

Boleh Gunakan Dana Tanggap Bencana

TANJUNG REDEB - Beberapa daerah menjadi tempat persinggahan korban gempa dan tsunami yang terjadi di…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:29

Pendistribusian Bantuan ke 11 Desa

SETELAH dua pekan melakukan penggalangan bantuan, bantuan kemanusiaan yang terdiri dari ribuan paket…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:28

Pengungsi asal Sigi Diterima di SMPN 3

RATUSAN korban bencana asal Donggala, Sigi dan Palu, sudah berada di Kabupaten Berau untuk mengungsi.…

Kamis, 18 Oktober 2018 13:26

Tak Punya Pelatih, Atlet Berlatih Mandiri

Walau belum memiliki pelatih profesional, atlet-atlet dansa Berau tetap tak ingin menjadi penggembira…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:34

20 Relawan Berangkat Hari Ini

BANTUAN kemanusiaan yang dikumpulkan Posko Ikatan Kerukunan Keluarga Sulawesi Tengah (IKKLAST) di Jalan…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:33

NM Bantah Semua Tuduhan

TANJUNG REDEB – NM, oknum komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau yang dilaporkan telah meminta…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:26

APS Tinjau Bandara Maratua

TANJUNG REDEB – Meski Presiden RI Joko Widodo belum pasti datang ke Maratua, namun UPBU Kalimarau…

Rabu, 17 Oktober 2018 13:25

Semua Atlet Menetap di Samarinda

Melihat performa dan hasil pada pra-porprov tahun lalu di Samarinda. Pengurus Petanque Berau optimistis…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:20

Tunda Pemberangkatan hingga Besok

RENCANA memberangkatkan bantuan kemanusiaan yang dikumpulkan pengurus Ikatan Kerukunan Keluarga Sulawesi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .