MANAGED BY:
RABU
15 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 11 Juni 2018 10:22
KUPP ‘Angkat Tangan’, Penyelesaian Masalah APBMI dan TKBM Dibawa ke Kementerian
Hary Suryanto

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Tanjung Redeb Hary Suryanto, tak bisa berbuat apa-apa terkait keputusan Asosiasi Pengusaha Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Berau yang menolak membayar kompensasi Floating Crane kepada buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM).

Dikatakan Hary Suryanto, walau Pemkab Berau bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) telah membuat kesepakatan agar APBMI membayar kompensasi Floating Crane kepada buruh TKBM, hal tersebut tidak cukup sebagai acuan pembayaran.

"Itu merupakan hak pemilik barang. Saya (Kepala KUPP Tanjung Redeb) tidak bisa berbuat apa-apa," katanya saat diwawancara Berau Post, Minggu (10/6).

KUPP sebagai pembina kepelabuhanandisebut Hary, hanya menyarankan agar pihak APBMI dipertemukan dengan TKBM, untuk mencari titik temu dari persoalan yang terjadi.

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dan bersurat kepada Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Kementerian Perhubungan untuk mengundang APBMI Berau, GPEI Berau dan TKBM Berau ke Jakarta, guna menyelesaikan permasalahan ini. "Insya Allah setelah Lebaran. Meskipun belum dibalas secara resmi, tapi melalui telepon, pihak Kemenhub sudah siap," pungkasnya.

Sebelumnya, kesepakatan FKPD terkait pembayaran kompensasi Floating Crane, belum bisa menyelesaikan masalah. Dijelaskan Ketua Forum Komunitas Maritim, Hasanul Haq Batubara, kesepakatan tersebut bukanlah acuan bagi pihaknya untuk melakukan pembayaran.

Menurut Hasanul, berita acara yang telah disepakati Bupati Berau, Wakil Bupati, Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri dan Komandan Kodim 0902/TRD, tidak bisa menjadi dasar penagihan dan penyelesaian masalah kompensasi Floating Crane. Yang selama ini menjadi persoalan antara APBMI Berau dan Koperasi TKBM.

"Kami sudah mengklarifikasi berita acara tersebut ke Disnakertrans Berau, sebab itu hanya notulen FKPD saja. Dan di situ tidak ada tanda tangan KUPP, APBMI, GPEI dan TKBM," katanya kepada Berau Post, Jumat (8/6).

Karena itu Hasanul mengatakan, pihak pengusaha bongkar muat (PBM) tak perlu melakukan pembayaran terhadap TKBM, seperti yang tertulis pada berita acara kesepakatan FKPD Berau.

Pihak PBM yang difasilitasi APBMI Berau, hanya akan tunduk terhadap surat Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Berau yang diterbitkan 19 April 2018 dan kesepakatan OPP/OPT sektor batu bara tahun 2017 lalu. "Tarif OPP/OPT sektor batu bara pelabuhan Tanjung Redeb 2017 sudah mengacu pada Inpres Nomor 5 tahun 2005 dan Permenhub 152 Tahun 2016," ucapnya.

Isi surat KUPP Berau yang diterbitkan 19 April lalu dijelaskannya, tertulis pihak KUPP Berau sebagai pembina melarang memungut tarif jasa bongkar muat yang tidak ada pelayanan jasanya.

Sementara perihal kesepakatan di tahun 2010 tentang pembayaran kegiatan bongkar muat menggunakan floating crane, diperintahkan untuk berkoordinasi dengan Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Kementerian Perhubungan.

"Saat ini teman-teman Gabungan Pengusaha Ekspor Impor (GPEI) dan APBMI Berau juga tengah menunggu mediasi dari Dirjen Hubla di Jakarta mengenai rencana mediasi itu," pungkasnya. (arp/udi)

 


BACA JUGA

Selasa, 14 Agustus 2018 00:29

SEDIH..!! Jamaah Haji Ini Gagal Berangkat karena ....

TANJUNG REDEB - Gagal berangkatnya salah satu jamaah haji asal Berau, saat di embarkasi Balikpapan,…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:28

Pakai Gelas Plastik Biar Berbeda

Berbekal gelas plastik yang tidak terpakai dan dicat warna merah dan putih. Nuansa perayaan HUT RI pun…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:27

Tinggal Tunggu Putusan PT

TANJUNG REDEB – Sama-sama tidak terima dengan keputusan majelis hakim, penasihat hukum Muharram…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:26

Jamaah yang Sakit Sudah Membaik

SATU jamaah haji asal Berau yang sempat menjalani perawatan di rumah sakit Jeddah, Arab Saudi, sudah…

Senin, 13 Agustus 2018 00:10

Dishub Prioritaskan Dermaga Maratua dan Teluk Sulaiman

TANJUNG REDEB – Pembangunan perpanjangan dermaga Maratua di Kampung Bohe Bukut, jadi kegiatan…

Senin, 13 Agustus 2018 00:09

Masuk Karantina, Ada yang Demam hingga Cedera

Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 RI yang bakal dihelat di Lapangan Pemuda, Tanjung Redeb,…

Senin, 13 Agustus 2018 00:08

Satu Jamaah Dilarikan ke Rumah Sakit

TANJUNG REDEB – Cuaca di Tanah Suci terasa cukup ekstrem bagi jamaah haji Indonesia, khususnya…

Minggu, 12 Agustus 2018 00:40

Berkas Gugatan Adief Dikembalikan

TANJUNG REDEB – Gugatan Adief Mulyadi ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Samarinda, dengan…

Minggu, 12 Agustus 2018 00:38

Dinkes Tunggu Kepastian Anggaran

TANJUNG REDEB – Dorongan dari DPRD Berau agar jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan studi…

Sabtu, 11 Agustus 2018 11:03

Satu Jamaah Berau Dipulangkan

TANJUNG REDEB – Tidak memenuhi syarat melanjutkan perjalanan untuk menunaikan ibadah haji, satu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .