MANAGED BY:
JUMAT
22 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 22 Juni 2018 10:20
Ada Pungutan, Laporkan!

Disdik Tegaskan PPDB SMP dan SD Gratis

Grafis

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Jelang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SD dan SMP, Dinas Pendidikan (Disdik) Berau mewanti-wanti seluruh sekolah agar tidak melakukan pungutan penerimaan siswa. Hal itu ditegaskan Kepala Seksi Kesiswaan dan Kreativitas, Bidang Pembinaan SMP, Disdik Berau, Jumairi, kepada Berau Post kemarin (21/6).

Dijelaskan Jumairi, sesuai Surat Keputusan (SK) Kepala Disdik Berau yang mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nomor 14/2018, seluruh sekolah yang menerima Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dilarang keras melakukan pungutan atau sumbangan terkait pelaksanaan PPDB maupun perpindahan peserta didik.

Karena itu, selain memperingatkan sekolah, Jumairi juga mengimbau kepada masyarakat agar tak ragu melaporkan kepada pihaknya, jika mengetahui ada sekolah yang memungut biaya pada proses PPDB.

"Semua biaya PPDB itu dibebankan kepada sekolah menggunakan dana BOS. Termasuk daftar ulang juga gratis," ujarnya.

"Makanya kalau ada, laporan pada kami dan akan langsung kami dalami," sambungnya.

Pelaksanaan PPDB tahun ini masih dilaksanakan secara manual, sebab hingga saat ini baik SD maupun SMP di Kabupaten Berau belum dilengkapi perangkat pendukung pendaftaran sistem Online. Hal itu tidak lepas dari minimnya anggaran yang dimiliki pemerintah dalam beberapa tahun terakhir.

Terkait waktu pelaksanaan PPDB dijelaskan Jumairi, dilakukan serentak. Baik itu SD maupun SMP pada tanggal 29 Juni hingga 6 Juli untuk pendaftaran (selengkapnya lihat grafis).

Pihaknya pun telah menyebarkan mekanisme pelaksanaan PPDB ke seluruh sekolah, dengan harapan dapat dilaksanakan dengan baik oleh sekolah.

Namun Jumairi juga mengaku belum bisa menentukan apakah ada sanksi atau teguran bagi sekolah yang melaksanakan PPDB tidak sesuai dengan ketentuan. Termasuk jika ada sekolah yang menambah persyaratan tes urine kepada calon siswa, sebagaimana diterapkan pada PPDB tingkat SMA.

"Saya tidak tahu apakah mereka yang melaksanakan duluan itu punya dasar sendiri atau bagaimana, nanti kita lihat. Kalau ada (tidak sesuai ketentuan, red) tergantung sikap yang diambil kepala dinas," pungkasnya. (sam/udi)


BACA JUGA

Kamis, 21 Februari 2019 00:13

4,409 Gram Sabu Diblender

TANJUNG REDEB - Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Berau kembali…

Kamis, 21 Februari 2019 00:12

Tragis, Bocah SD Terlindas Truk

TELUK BAYUR - Kecelakaan lalulintas (Lakalantas) kembali terjadi di Jalan…

Kamis, 21 Februari 2019 00:08

DKPP Menangkan Komisioner KPU

TANJUNG REDEB - Sidang putusan perkara dugaan pengaduan Pelanggaran Kode…

Kamis, 21 Februari 2019 00:05

Rumah Hangus Terbakar Api Rokok

TELUK BAYUR – Musibah kebakaran lagi-lagi melanda Kabupaten Berau. Seperti…

Rabu, 20 Februari 2019 13:58

Pemkab Kembali Wacanakan Bangun RS

TANJUNG REDEB – Pembangunan rumah sakit (RS) baru yang telah…

Rabu, 20 Februari 2019 13:51

Inhutani I Jalin Kerja Sama Kejari Berau

PT Inhutani I Wilayah Berau yang mencakup PT Inhutani I…

Rabu, 20 Februari 2019 13:47

Bandar Sabu 7 Kg Akhirnya Diciduk

TANJUNG REDEB – Jaringan peredaran narkotika jenis sabu antarnegara, akhirnya…

Selasa, 19 Februari 2019 13:55

Aturan Tak Kenal Pengecer

TANJUNG REDEB - Melonjaknya harga elpiji subsidi 3 kilogram (Kg)…

Selasa, 19 Februari 2019 13:54

Polres Periksa Dua Saksi

TANJUNG REDEB – Pasca-kebakaran yang menghanguskan tujuh rumah warga di…

Selasa, 19 Februari 2019 13:52

Kebakaran Milono Sisakan Seragam Polisi

Perawakannya sebagai abdi negara di institusi Polri tampak membuat Jems…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*