MANAGED BY:
JUMAT
22 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 24 Juni 2018 12:13
Warning dari Kapolres, Pungli PPDB Dijerat UU Tipikor
AKBP Pramuja Sigit Wahono

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono memastikan tidak diam untuk mencegah potensi pelanggaran hukum, khususnya pada proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini.

Ditegaskannya, tim Sapu Bersih Pungutan Liar ( Saber Pungli) terus bekerja untuk mencegah adanya perbuatan curang, baik pada proses PPDB maupun hal lainnya.

Karena itu, dirinya mengimbau kepada seluruh pihak untuk bisa menjalankan tugasnya sesuai aturan. "Dalam menjalankan tugas, kita jangan lepas dari peraturan hukum yang berlaku," katanya saat diwawancara kemarin (23/6).

Namun diutarakan Sigit, pencegahan atau penindakan terhadap pelanggaran hukum tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya dukungan dari masyarakat.

Karena itu, dirinya menyarankan seluruh masyarakat berani melaporkan kepada polisi jika mengetahui adanya dugaan pelanggaran, termasuk dugaan pungutan liar dalam PPDB nanti.

"Peran masyarakat sangat penting untuk membantu kami (polisi, red) dalam melakukan penindakan terhadap seseorang yang berbuat tidak sesuai aturan," jelasnya.

Jika nantinya pihaknya menemukan suatu pelanggaran, khususnya pungutan yang tidak sesuai dengan ketentuan pada pelaksanaan PPDB, maka oknum tersebut dapat dijerat Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dengan ancaman hukuman pidana penjara di atas lima tahun.

Sebelumnya, Kepala Seksi Kesiswaan dan Kreativitas, Bidang Pembinaan SMP, Dinas Pendidikan Berau, Jumairi, mewanti-wanti seluruh sekolah agar tidak melakukan pungutan pada proses PPDB.

Dijelaskan Jumairi, sesuai Surat Keputusan (SK) Kepala Disdik Berau yang mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nomor 14/2018, seluruh sekolah yang menerima Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dilarang keras melakukan pungutan atau sumbangan terkait pelaksanaan PPDB maupun perpindahan peserta didik.

Karena itu, selain memperingatkan sekolah, Jumairi juga mengimbau kepada masyarakat agar tak ragu melaporkan kepada pihaknya, jika mengetahui ada sekolah yang memungut biaya pada proses PPDB.

"Semua biaya PPDB itu dibebankan kepada sekolah menggunakan dana BOS. Termasuk daftar ulang juga gratis," ujarnya.

"Makanya kalau ada, laporan pada kami dan akan langsung kami dalami," sambungnya. (sam/udi)


BACA JUGA

Kamis, 21 Februari 2019 00:13

4,409 Gram Sabu Diblender

TANJUNG REDEB - Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Berau kembali…

Kamis, 21 Februari 2019 00:12

Tragis, Bocah SD Terlindas Truk

TELUK BAYUR - Kecelakaan lalulintas (Lakalantas) kembali terjadi di Jalan…

Kamis, 21 Februari 2019 00:08

DKPP Menangkan Komisioner KPU

TANJUNG REDEB - Sidang putusan perkara dugaan pengaduan Pelanggaran Kode…

Kamis, 21 Februari 2019 00:05

Rumah Hangus Terbakar Api Rokok

TELUK BAYUR – Musibah kebakaran lagi-lagi melanda Kabupaten Berau. Seperti…

Rabu, 20 Februari 2019 13:58

Pemkab Kembali Wacanakan Bangun RS

TANJUNG REDEB – Pembangunan rumah sakit (RS) baru yang telah…

Rabu, 20 Februari 2019 13:51

Inhutani I Jalin Kerja Sama Kejari Berau

PT Inhutani I Wilayah Berau yang mencakup PT Inhutani I…

Rabu, 20 Februari 2019 13:47

Bandar Sabu 7 Kg Akhirnya Diciduk

TANJUNG REDEB – Jaringan peredaran narkotika jenis sabu antarnegara, akhirnya…

Selasa, 19 Februari 2019 13:55

Aturan Tak Kenal Pengecer

TANJUNG REDEB - Melonjaknya harga elpiji subsidi 3 kilogram (Kg)…

Selasa, 19 Februari 2019 13:54

Polres Periksa Dua Saksi

TANJUNG REDEB – Pasca-kebakaran yang menghanguskan tujuh rumah warga di…

Selasa, 19 Februari 2019 13:52

Kebakaran Milono Sisakan Seragam Polisi

Perawakannya sebagai abdi negara di institusi Polri tampak membuat Jems…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*