MANAGED BY:
SABTU
25 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Selasa, 10 Juli 2018 11:47
Pembunuhan Haji Samir
Perkara H Samir Berlanjut ke MA
Suasana sidang kasus pembunuhan Haji Samir.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Pengadilan Tinggi (PT) Kaltim telah menguatkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Redeb, terhadap terdakwa kasus pembunuhan berencana yang dilakukan Laminyo, Supriadi dan Wahyudin terhadap H Samir. Proses hukum perkara tersebut berlanjut dengan pengajuan kasasi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) ke Mahkamah Agung (MA).

Dikatakan Humas Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Redeb Andi Hardiansyah, tahapan kasasi sudah masuk agenda pemeriksaan berkas perkara di MA. Pengajuan berkas kasasi tersebut, lanjut dia, dilakukan sejak April lalu.

“Penanganan berkas di MA itu sekitar 90 hari. Ada kemungkinan Juli ini, PN akan menerima amar atau petikan putusan dari MA,” kata Andi saat ditemui di kantornya kemarin (9/7).

Dalam upaya hukum biasa, kasasi merupakan upaya terakhir yang dapat ditempuh pihak yang terlibat dalam suatu perkara untuk mendapatkan keadilan.

“Karena putusan kasasi MA bersifat akhir, mengikat dan berkekuatan hukum tetap,” terangnya. 

Namun, Andi mengaku jika para pihak terlibat masih merasa keberatan atas putusan MA nanti, masih bisa melakukan upaya hukum luar biasa dengan mengajukan peninjauan kembali (PK).

Andi menerangkan, PK dapat diajukan terhadap putusan kasasi MA apabila pada putusan sebelumnya diketahui terdapat kesalahan atau kekhilafan hakim dalam memutus perkara, ataupun terdapat bukti baru yang belum pernah diungkapkan dalam persidangan.

“Tapi selama ini, upaya PK itu jarang sekali. Apalagi perkara pidana. Beda halnya dengan perkara perdata. Sudah putus dari tingkat kasasi ternyata mendapat bukti baru lagi, bisa ajukan PK,” ungkapnya.

Terpisah, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Berau, Nanang Prihanto, enggan berkomentar banyak karena pihaknya menunggu hasil putusan MA.

“Kami menunggu putusan MA saja,” singkatnya.

Diketahui, pada April 2017 lalu, H Samir yang sempat menghilang beberapa hari, ditemukan sudah tak bernyawa di Bumi Perkemahan Mayang Mangurai, Kecamatan Teluk Bayur. Dia dibunuh karyawannya sendiri, Laminyo (44) warga Jalan Gatot Subroto, Tanjung Redeb, yang menjadi otak pembunuhan, dibantu dua rekannya yang didatangkan dari luar daerah. (mar/udi)


BACA JUGA

Sabtu, 25 Mei 2019 13:21

NasDem Belum Tentukan Nama

TANJUNG REDEB – Sesuai hasil rekapitulasi perolehan suara Pemilihan Umum…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:10

Pelaku Usaha Jangan ‘Aji Mumpung’

TANJUNG REDEB - Libur Lebaran tinggal beberapa hari lagi. Objek…

Jumat, 24 Mei 2019 14:25

Dirut IPB yang Pertama

TANJUNG REDEB – Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, pada Bulan Ramadan…

Jumat, 24 Mei 2019 14:24

Masyarakat Berau Jangan Terprovokasi

BUPATI Berau Muharram mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas Bumi Batiwakkal…

Kamis, 23 Mei 2019 14:52

Libur Panjang Lebaran, Pulau Derawan Siap Sambut Wisatawan

DERAWAN – Sambut momen libur lebaran, Pemerintah Kampung Pulau Derawan…

Rabu, 22 Mei 2019 15:11

Tuntut Bisa Bekerja Kembali

TANJUNG REDEB – Puluhan buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM)…

Rabu, 22 Mei 2019 15:09

Dinkes Harus Berinovasi

TANJUNG REDEB – Wakil Ketua I DPRD Berau Saga, meminta…

Rabu, 22 Mei 2019 15:08

Tersangka Belum Diberhentikan Sementara

TANJUNG REDEB – Proses hukum yang menjerat oknum Aparatur Sipil…

Selasa, 21 Mei 2019 16:18

Tiket Pesawat Mahal, Jalur Darat Jadi Alternatif

TANJUNG REDEB – Harga tiket pesawat yang dianggap masih cukup…

Selasa, 21 Mei 2019 16:16

Dulu Berfoya-foya, Kini Melayani Jamaah

Bergabung dengan Ikatan Remaja Masjid Lailatul Huda di Jalan Durian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*