MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Selasa, 10 Juli 2018 11:47
Pembunuhan Haji Samir
Perkara H Samir Berlanjut ke MA
Suasana sidang kasus pembunuhan Haji Samir.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Pengadilan Tinggi (PT) Kaltim telah menguatkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Redeb, terhadap terdakwa kasus pembunuhan berencana yang dilakukan Laminyo, Supriadi dan Wahyudin terhadap H Samir. Proses hukum perkara tersebut berlanjut dengan pengajuan kasasi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) ke Mahkamah Agung (MA).

Dikatakan Humas Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Redeb Andi Hardiansyah, tahapan kasasi sudah masuk agenda pemeriksaan berkas perkara di MA. Pengajuan berkas kasasi tersebut, lanjut dia, dilakukan sejak April lalu.

“Penanganan berkas di MA itu sekitar 90 hari. Ada kemungkinan Juli ini, PN akan menerima amar atau petikan putusan dari MA,” kata Andi saat ditemui di kantornya kemarin (9/7).

Dalam upaya hukum biasa, kasasi merupakan upaya terakhir yang dapat ditempuh pihak yang terlibat dalam suatu perkara untuk mendapatkan keadilan.

“Karena putusan kasasi MA bersifat akhir, mengikat dan berkekuatan hukum tetap,” terangnya. 

Namun, Andi mengaku jika para pihak terlibat masih merasa keberatan atas putusan MA nanti, masih bisa melakukan upaya hukum luar biasa dengan mengajukan peninjauan kembali (PK).

Andi menerangkan, PK dapat diajukan terhadap putusan kasasi MA apabila pada putusan sebelumnya diketahui terdapat kesalahan atau kekhilafan hakim dalam memutus perkara, ataupun terdapat bukti baru yang belum pernah diungkapkan dalam persidangan.

“Tapi selama ini, upaya PK itu jarang sekali. Apalagi perkara pidana. Beda halnya dengan perkara perdata. Sudah putus dari tingkat kasasi ternyata mendapat bukti baru lagi, bisa ajukan PK,” ungkapnya.

Terpisah, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Berau, Nanang Prihanto, enggan berkomentar banyak karena pihaknya menunggu hasil putusan MA.

“Kami menunggu putusan MA saja,” singkatnya.

Diketahui, pada April 2017 lalu, H Samir yang sempat menghilang beberapa hari, ditemukan sudah tak bernyawa di Bumi Perkemahan Mayang Mangurai, Kecamatan Teluk Bayur. Dia dibunuh karyawannya sendiri, Laminyo (44) warga Jalan Gatot Subroto, Tanjung Redeb, yang menjadi otak pembunuhan, dibantu dua rekannya yang didatangkan dari luar daerah. (mar/udi)


BACA JUGA

Rabu, 23 Januari 2019 12:26

80 Persen Wajib Lokal

TANJUNG REDEB – Tahun lalu Peraturan Daerah (Perda) 8/2018 tentang…

Rabu, 23 Januari 2019 12:23

Terus Berproses, Jaksa Teliti Berkas

TANJUNG REDEB – Penyidik kembali melimpahkan berkas perkara kasus perusakan…

Rabu, 23 Januari 2019 12:21

Air Laut Naik hingga 2 Meter

TANJUNG REDEB – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau,…

Rabu, 23 Januari 2019 12:20

Sudah Waktunya Ditangani

TANJUNG REDEB – Fenomena Supermoon membuat air laut naik cukup…

Rabu, 23 Januari 2019 12:17

Sesak, Satu Ruangan Fungsi Ganda

Pelayanan untuk kesehatan tentu harus senyaman mungkin, tentu harus didukung…

Selasa, 22 Januari 2019 14:23

Lakukan Studi Kelayakan Dulu

TANJUNG REDEB - Dinas Pertanahan Berau, siap melakukan studi kelayakan…

Selasa, 22 Januari 2019 14:18

Kamaruddin Akui Caleg PBB

TANJUNG REDEB – Walau sempat tak mengetahui kebenarannya, kemarin (21/1)…

Selasa, 22 Januari 2019 14:16

Diduga Tak Bisa Berenang, Nelayan Tewas Tenggelam

TALISAYAN – Setelah melakukan pencarian selama satu malam, pada Minggu…

Selasa, 22 Januari 2019 14:15

Penderita DBD Capai 38 Orang

TANJUNG REDEB – Pada pekan ketiga Januari 2019, jumlah pasien…

Selasa, 22 Januari 2019 14:11

Antisipasi Kemacetan, Jalan Milono Jadi Percontohan

Pemerintah terus bergerak menata Kabupaten Berau, termasuk halnya menata lalu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*