MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 14 Juli 2018 11:53
Buruh TKBM ‘Sandera’ Kontainer PT DKB
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Buruh Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Berau kembali berulah. Setelah beberapa pekan lalu melakukan mogok kerja di Muara Pantai Berau, kali ini buruh TKBM disebut melakukan penahanan kontainer yang ingin dipindahkan ke depo milik PT Depo Kontainer Berau (DKB).

Direktur PT DKB, Agus Wiyanto Oeji mengatakan, penahanan kontainer tersebut berlangsung sejak Kamis (12/7) malam di depo milik PT SPIL yang berada di Gunung Tabur, yang tidak jauh dengan depo miliknya.  

Alasan penahanan dijelaskan Agus, karena PT DKB tidak menggunakan jasa dari buruh TKBM, melainkan buruh dari pihaknya sendiri. Ia beralasan tidak menggunakan jasa buruh TKBM, karena tidak adanya titik temu terkait harga stripping atau pembongkaran dengan pihak TKBM.

“Kami maunya membayar Rp 500 ribu sekali pembongkaran isi kontainer yang dimasukkan ke dalam truk. Tapi mereka maunya di angka Rp 935 ribu sesuai dengan pembayaran yang mereka dapat di depo PT SPIL,” katanya kepada Berau Post, Jumat (13/7).

Padahal, tawaran Rp 500 ribu tersebut bukanlah tanpa alasan. Angka tersebut sama dengan biaya yang dibayarkan PT Temas terhadap buruh TKBM selama ini. Karena itu, dengan tidaknya titik temu soal pembayaran, pihaknya memilih menggunakan buruh bukan dari TKBM.

Selain merasa dirugikan, Agus juga merasa tindakan yang dilakukan buruh TKBM tidaklah tepat. Pasalnya, yang berhak melakukan penahanan kontainer menjadi kewenangan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Tanjung Redeb.

“Pihak buruh bisa melakukan itu apabila depo yang dituju kontainer itu tidak memiliki izin. Sedangkan depo kami ini sudah memiliki izin lengkap, baik itu dari KUPP maupun Dinas Perizinan Satu Pintu Kaltim,” tuturnya.

“Dalam hal ini kami juga berharap kepedulian dari PBM (Pengusaha Bongkar Muat). Karena merekalah yang memanggil buruh untuk bekerja dan kalau ada hal seperti ini, tentunya tanggung jawab dari PBM juga,” tambahnya.

Penahanan kontainer yang dilakukan buruh TKBM ini juga disesalkan Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Berau, Asing. Menurutnya, tindakan tersebut sangatlah mengganggu pengiriman logistik sampai ke pemilik barang.

“Tentunya permasalahan ini sangat mengganggu dan merugikan pemilik barang. Karena misalnya pembongkaran yang harusnya dilakukan sekarang, malah dilakukan besok,” katanya.

Tak hanya menghambat pengiriman logistik, persoalan ini secara tak langsung juga berdampak terhadap barang-barang yang beredar di Kabupaten Berau. “Ya, pastinya peredaran logistik akan menjadi terhambat,” singkatnya.

Sementara itu, Legal Consultant Koperasi TKBM, Gofri yang dikonfirmasi awak media ini menyebut pihaknya masih terus berdiskusi mengenai persoalan yang tengah terjadi. Pihaknya juga berencana melakukan pertemuan dengan pihak-pihak terkait. “Kami masih akan melakukan diskusi dan pertemuan dulu,” singkatnya. (arp/udi)


BACA JUGA

Senin, 22 Oktober 2018 13:29

Hindari Keretakan, Pelihara Kerukunan

MENGANGKAT tema Hindari Keretakan, Pelihara Kerukunan, dan Bangga Jadi Pemuda Indonesia, DPD Komite…

Senin, 22 Oktober 2018 13:27

Pacu Adrenalin dan Bikin Mata Melek

Di antara beberapa jenis penyajian kopi dan hasilnya, espresso merupakan salah satu yang tertua di dunia.…

Senin, 22 Oktober 2018 13:26

Lurah Sebut Kabar Gembira

TANJUNG REDEB – Rencana pemerintah menggelontorkan dana untuk kelurahan tahun depan, disebut sebagai…

Minggu, 21 Oktober 2018 14:00

Pakai Alat Seadanya, Bonus Kena Dampak

TANJUNG REDEB - Perdebatan yang terjadi dalam pembahasan anggaran keikutsertaan Berau pada Pekan Olahraga…

Minggu, 21 Oktober 2018 13:58

Diduga Korsleting, Empat Bangunan Jadi Arang

GUNUNG TABUR - Diduga karena korsleting listrik, empat bangunan di Jalan Aji Samsudin, Kelurahan Gunung…

Minggu, 21 Oktober 2018 13:56

Miliki Variabel Tersendiri, Lebih Disukai Kaum Wanita

Dalam beberapa tahun kopi sudah menjadi lifestyle bagi semua orang. Bahkan tak mengenal lagi yang namanya…

Minggu, 21 Oktober 2018 13:52

Bantuan Sudah Tiba di Sulteng

TANJUNG REDEB - Setelah beberapa hari berangkat ke Sulawesi Tengah, kapal yang mengangkut bantuan dari…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:02

10 Sekolah Dibina SMP 2

TANJUNG REDEB – Bersama 17 SMP lainnya di Kaltim, SMPN 2 Tanjung Redeb menjadi satu-satunya perwakilan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:01

Siap Ladeni Somasi NM

TANJUNG REDEB – Tak cukup laporannya ditangani Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Partai…

Sabtu, 20 Oktober 2018 13:59

Aromanya Terjaga karena Ada Rumus Penyajiannya

Cita rasa kopi datang dari kualitas biji kopinya. Cita rasanya pun berbeda, bergantung daerah asal biji…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .