MANAGED BY:
SABTU
25 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 16 Juli 2018 15:30
Tunggu Penghitungan Kerugian Negara

Progres Kasus Dugaan Tipikor Proyek PLTU Lati

Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Kasus dugaan penyelewengan dana pembangunan boiler unit IV Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lati, sudah ditangani aparat Polres Berau sejak tahun lalu. Namun walau sudah tahap penyidikan, Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono melalui Kanit Tipikor Ipda Akbar menyebut, pihaknya belum menetapkan tersangka  dugaan penyelewengan tersebut.

Akbar mengatakan, pihaknya masih menyelesaikan berkas perkara. Karena menurutnya, penyelesaian perkara ini cukup memakan waktu.

"Kami sedang melengkapi pemeriksaan berkas, tapi saat ini berkas sudah lengkap,” kata Akbar saat ditemui di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.

Untuk menetapkan tersangka, pihaknya masih menunggu hasil perhitungan kerugian negara yang telah diajukan ke Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kaltim sejak Mei lalu.

"Kemungkinan bulan Juli ini hasil penghitungan kerugian negaranya sudah keluar. Jadi setelah itu tinggal menyusun berkas saja," bebernya.

Akbar menerangkan, setelah menerima hasil penghitungan kerugian negara, pihaknya menjanjikan akan langsung menetapkan tersangka yang akan dilakukan di Polda Kaltim.

"Untuk tersangka kami sudah pegang namanya. Tinggal stempel aja. Selanjutnya akan kita limpahkan berkasnya ke kejaksaan," jelasnya.

Menurut Akbar, pihak yang bertanggung jawab atas dugaan kerugian negara tersebut akan diganjar pasal berlapis, yakni pasal tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang.

"Untuk tindak pidana pencucian uang bisa masuk karena nilai kerugiannya diperkirakan mencapai Rp 14 miliar lebih, kami menilai itu terlalu besar," ungkapnya.  

Diketahui, kasus ini terungkap setelah pemegang saham mayoritas PT IPB, yakni Pemkab Berau, melalui Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo, mempertanyakan progres proyek pembangunan unit IV  PLTU Lati yang dimenangkan oleh PT Pembangkit Listrik Nusantara.

Pasalnya, sejak diumumkan pemenang lelang pada Desember 2015 lalu, progres pembangunannya masih nol persen. Sementara, uang muka senilai Rp 14 miliar sudah dicairkan. (mar/udi)


BACA JUGA

Sabtu, 25 Mei 2019 13:21

NasDem Belum Tentukan Nama

TANJUNG REDEB – Sesuai hasil rekapitulasi perolehan suara Pemilihan Umum…

Sabtu, 25 Mei 2019 13:10

Pelaku Usaha Jangan ‘Aji Mumpung’

TANJUNG REDEB - Libur Lebaran tinggal beberapa hari lagi. Objek…

Jumat, 24 Mei 2019 14:25

Dirut IPB yang Pertama

TANJUNG REDEB – Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, pada Bulan Ramadan…

Jumat, 24 Mei 2019 14:24

Masyarakat Berau Jangan Terprovokasi

BUPATI Berau Muharram mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas Bumi Batiwakkal…

Kamis, 23 Mei 2019 14:52

Libur Panjang Lebaran, Pulau Derawan Siap Sambut Wisatawan

DERAWAN – Sambut momen libur lebaran, Pemerintah Kampung Pulau Derawan…

Rabu, 22 Mei 2019 15:11

Tuntut Bisa Bekerja Kembali

TANJUNG REDEB – Puluhan buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM)…

Rabu, 22 Mei 2019 15:09

Dinkes Harus Berinovasi

TANJUNG REDEB – Wakil Ketua I DPRD Berau Saga, meminta…

Rabu, 22 Mei 2019 15:08

Tersangka Belum Diberhentikan Sementara

TANJUNG REDEB – Proses hukum yang menjerat oknum Aparatur Sipil…

Selasa, 21 Mei 2019 16:18

Tiket Pesawat Mahal, Jalur Darat Jadi Alternatif

TANJUNG REDEB – Harga tiket pesawat yang dianggap masih cukup…

Selasa, 21 Mei 2019 16:16

Dulu Berfoya-foya, Kini Melayani Jamaah

Bergabung dengan Ikatan Remaja Masjid Lailatul Huda di Jalan Durian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*