MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 16 Juli 2018 15:30
Tunggu Penghitungan Kerugian Negara

Progres Kasus Dugaan Tipikor Proyek PLTU Lati

Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Kasus dugaan penyelewengan dana pembangunan boiler unit IV Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lati, sudah ditangani aparat Polres Berau sejak tahun lalu. Namun walau sudah tahap penyidikan, Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono melalui Kanit Tipikor Ipda Akbar menyebut, pihaknya belum menetapkan tersangka  dugaan penyelewengan tersebut.

Akbar mengatakan, pihaknya masih menyelesaikan berkas perkara. Karena menurutnya, penyelesaian perkara ini cukup memakan waktu.

"Kami sedang melengkapi pemeriksaan berkas, tapi saat ini berkas sudah lengkap,” kata Akbar saat ditemui di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.

Untuk menetapkan tersangka, pihaknya masih menunggu hasil perhitungan kerugian negara yang telah diajukan ke Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kaltim sejak Mei lalu.

"Kemungkinan bulan Juli ini hasil penghitungan kerugian negaranya sudah keluar. Jadi setelah itu tinggal menyusun berkas saja," bebernya.

Akbar menerangkan, setelah menerima hasil penghitungan kerugian negara, pihaknya menjanjikan akan langsung menetapkan tersangka yang akan dilakukan di Polda Kaltim.

"Untuk tersangka kami sudah pegang namanya. Tinggal stempel aja. Selanjutnya akan kita limpahkan berkasnya ke kejaksaan," jelasnya.

Menurut Akbar, pihak yang bertanggung jawab atas dugaan kerugian negara tersebut akan diganjar pasal berlapis, yakni pasal tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang.

"Untuk tindak pidana pencucian uang bisa masuk karena nilai kerugiannya diperkirakan mencapai Rp 14 miliar lebih, kami menilai itu terlalu besar," ungkapnya.  

Diketahui, kasus ini terungkap setelah pemegang saham mayoritas PT IPB, yakni Pemkab Berau, melalui Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo, mempertanyakan progres proyek pembangunan unit IV  PLTU Lati yang dimenangkan oleh PT Pembangkit Listrik Nusantara.

Pasalnya, sejak diumumkan pemenang lelang pada Desember 2015 lalu, progres pembangunannya masih nol persen. Sementara, uang muka senilai Rp 14 miliar sudah dicairkan. (mar/udi)


BACA JUGA

Rabu, 23 Januari 2019 12:26

80 Persen Wajib Lokal

TANJUNG REDEB – Tahun lalu Peraturan Daerah (Perda) 8/2018 tentang…

Rabu, 23 Januari 2019 12:23

Terus Berproses, Jaksa Teliti Berkas

TANJUNG REDEB – Penyidik kembali melimpahkan berkas perkara kasus perusakan…

Rabu, 23 Januari 2019 12:21

Air Laut Naik hingga 2 Meter

TANJUNG REDEB – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau,…

Rabu, 23 Januari 2019 12:20

Sudah Waktunya Ditangani

TANJUNG REDEB – Fenomena Supermoon membuat air laut naik cukup…

Rabu, 23 Januari 2019 12:17

Sesak, Satu Ruangan Fungsi Ganda

Pelayanan untuk kesehatan tentu harus senyaman mungkin, tentu harus didukung…

Selasa, 22 Januari 2019 14:23

Lakukan Studi Kelayakan Dulu

TANJUNG REDEB - Dinas Pertanahan Berau, siap melakukan studi kelayakan…

Selasa, 22 Januari 2019 14:18

Kamaruddin Akui Caleg PBB

TANJUNG REDEB – Walau sempat tak mengetahui kebenarannya, kemarin (21/1)…

Selasa, 22 Januari 2019 14:16

Diduga Tak Bisa Berenang, Nelayan Tewas Tenggelam

TALISAYAN – Setelah melakukan pencarian selama satu malam, pada Minggu…

Selasa, 22 Januari 2019 14:15

Penderita DBD Capai 38 Orang

TANJUNG REDEB – Pada pekan ketiga Januari 2019, jumlah pasien…

Selasa, 22 Januari 2019 14:11

Antisipasi Kemacetan, Jalan Milono Jadi Percontohan

Pemerintah terus bergerak menata Kabupaten Berau, termasuk halnya menata lalu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*