MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Senin, 16 Juli 2018 15:40
Pemeriksaan Kesehatan CJH Memasuki Tahap Akhir
BIAR AMAN: Setelah manasik haji kabupaten, CJH Berau akan menjalani proses pemeriksaan kesehatan terakhir.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, memastikan tahapan pemeriksaan  Calon Jamaah Haji (CJH) Berau, yang akan berangkat pada 6 Agustus mendatang, memasuki tahap akhir di kabupaten, sebelum masuk embarkasi di Balikpapan.

Hal tersebut sebagaimana tertuang dalam  Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 15 tahun 2016 tentang Istithaah Kesehatan Haji, yang dapat diartikan dari segi mental dan kesehatan fisik calon jamaah haji mereka mampu melaksanakan ibadah haji sesuai syariat rukun Islam yang kelima.

Dikatakan Pengelola Pemeriksaan Kesehatan Haji Dinkes Berau, Siti Zakiah, sebanyak tiga tahapan pemeriksaan kesehatan  yang harus diikutin calon jamaah haji sebelum melakukan keberangkatan ke tanah suci Makkah diantaranya, pemeriksaan kesehatan di puskemas dan rumah sakit yang difasiltasi untuk menentukan jamaah haji memiliki Risiko Tinggi (Risti) atau tidak.

Tahap kedua, yakni pemeriksaan kesehatan jamaah haji untuk menentukan Istithaah Kesehatan. Artinya dari segi fisik dan mental kesehatan CJH mampu, dan terakhir pemeriksaan di embarkasi sebelum berangkat ke tanah suci saat ini adalah masa pembinaan sebelum keberangkatan ke Emberkasi (Asrama haji).   

Untuk tahun ini, dari 149 kuota jamaah haji sebanyak  tiga orang yang tidak bisa berangkat dikarenakan ada yang meninggal dunia sebelum pelunasan, kemudian sakit, dan terakhir hamil.

“Artinya mereka kategori tidak memenuhi. Istithaah kesehatan sementara, yaitu ditunda keberangkatannya diganti tahun depan, bukan tahun ini karena kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk berangkat haji, namun ketiga orang ini sudah ada yang menggantikan,” ujarnya kepada Berau Post, Minggu (15/7) kemarin.

Selain itu, ia terangkan, kategori Risti ini terbagi menjadi tiga. Dilihat dari usia di atas 60 tahun masuk dalam kategori Risti. Untuk di Berau sendiri dari jumlah kuota 149 calon jamaah haji sekitar 20 persen masuk dalam Risti. Sementara  untuk Risti di atas usia  60 tahun dengan penyakit, maupun usia di bawah 60 tahun dengan penyakit, ada sekitar 13 orang. Hal itu  terlihat di Kartu Kesehatan Jamaah Haji (KKJH) ada tanda warna oranye.

“Untuk tahun ini menentukan Risti itu tidak lagi seperti dulu menggunakan gelang, dengan berbagai warna. Selain itu tidak menggunakan buku haji lagi, jadi sekarang menggunakan kartu kesehatan jamaah haji,” jelasnya.

Jadi, kata Siti Zakiah, menggunakan semacam id card yang ada link barcode-nya yang bisa dibuka dengan sistem. Dan kartu itu bisa memuat data calon jamaah haji tentang kondisi kesehatannya.

“Itu keistimewaan kartunya. Sehingga petugas sudah bisa melihat kondisi kesehatan jamaah dengan mudah. CJH yang kondisi kesehatannya memenuhi istithaah, kartunya berwana putih polos,” tuturnya.

Diungkapkannya, saat ini, Dinkes melaksanakan masa pembinaan sebelum memasuki masa keberangkatan guna memastikan kondisi CJH dalam kondisi yang prima.

 “Biasanya kita lakukan konseling kembali dan memberikan pembinaan kembali, apa sih yang mereka perlu persiapakan. Misalkan memberikan pemahaman untuk meninggalkan kebiasan mereka yang biasa tidak baik hubungannya dengan kebiasaan,” pungkasnya. (*/oke/app)


BACA JUGA

Jumat, 17 Agustus 2018 00:43

7 Orang Langsung Hirup Udara Segar

TANJUNG REDEB - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 RI, menjadi salah satu momen yang ditunggu-tunggu…

Jumat, 17 Agustus 2018 00:41

Makin Nekat, Monyet Masuk Rumah Warga

BATU PUTIH - Gerombolan monyet liar turun dari gunung dan masuk ke permukiman warga di Kampung Tembudan…

Jumat, 17 Agustus 2018 00:40

Serap Aspirasi Pedagang

TANJUNG REDEB – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita memuji keberhasilan Pemkab Berau yang…

Jumat, 17 Agustus 2018 00:39

Bahaya, Siswa di Bidukbiduk Tumpangi Mobil Bak Terbuka

BIDUKBIDUK - Aktivitas siswa dari salah satu sekolah di Kecamatan Bidukbiduk saat pulang sekolah jadi…

Kamis, 16 Agustus 2018 13:25

Tak Punya Izin Bisa Ditertibkan

TANJUNG REDEB - Banyaknya pedagang yang buka lapak dalam Kota Tanjung Redeb, diakui Satuan Polisi Pamong…

Kamis, 16 Agustus 2018 13:20

Tak Pakai Jaring, Buah Kerap Jatuh di Jalan

BATU PUTIH - Masyarakat keluhkan aktivitas truk pengangkut Tandan Buah Segar (TBS) yang lalu lalang…

Kamis, 16 Agustus 2018 13:11

Jual Bantuan Sembako, Upayakan Pengiriman Berupa Dana

TANJUNG REDEB – Gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTB), khususnya Lombok, membuat beberapa…

Kamis, 16 Agustus 2018 13:08

Kasus Dugaan Pemerkosaan Karyawan Tambang, Ternyata Polisi Belum Cukup Bukti

SAMBALIUNG - Kasus dugaan pemerkosaan terhadap warga Suaran, Sambaliung, oleh salah satu karyawan kontraktor…

Rabu, 15 Agustus 2018 14:08

Operator Speedboat Mulai Sadar Keselamatan Penumpang, Ini Buktinya....

TANJUNG REDEB - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, akui saat ini pengguna jasa transportsi…

Rabu, 15 Agustus 2018 14:07

Banding di PT Upaya Terakhir

TANJUNG REDEB – Upaya hukum banding pada perkara kasus yang menimpa Bupati Muharram, merupakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .