MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Senin, 16 Juli 2018 15:40
Pemeriksaan Kesehatan CJH Memasuki Tahap Akhir
BIAR AMAN: Setelah manasik haji kabupaten, CJH Berau akan menjalani proses pemeriksaan kesehatan terakhir.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, memastikan tahapan pemeriksaan  Calon Jamaah Haji (CJH) Berau, yang akan berangkat pada 6 Agustus mendatang, memasuki tahap akhir di kabupaten, sebelum masuk embarkasi di Balikpapan.

Hal tersebut sebagaimana tertuang dalam  Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 15 tahun 2016 tentang Istithaah Kesehatan Haji, yang dapat diartikan dari segi mental dan kesehatan fisik calon jamaah haji mereka mampu melaksanakan ibadah haji sesuai syariat rukun Islam yang kelima.

Dikatakan Pengelola Pemeriksaan Kesehatan Haji Dinkes Berau, Siti Zakiah, sebanyak tiga tahapan pemeriksaan kesehatan  yang harus diikutin calon jamaah haji sebelum melakukan keberangkatan ke tanah suci Makkah diantaranya, pemeriksaan kesehatan di puskemas dan rumah sakit yang difasiltasi untuk menentukan jamaah haji memiliki Risiko Tinggi (Risti) atau tidak.

Tahap kedua, yakni pemeriksaan kesehatan jamaah haji untuk menentukan Istithaah Kesehatan. Artinya dari segi fisik dan mental kesehatan CJH mampu, dan terakhir pemeriksaan di embarkasi sebelum berangkat ke tanah suci saat ini adalah masa pembinaan sebelum keberangkatan ke Emberkasi (Asrama haji).   

Untuk tahun ini, dari 149 kuota jamaah haji sebanyak  tiga orang yang tidak bisa berangkat dikarenakan ada yang meninggal dunia sebelum pelunasan, kemudian sakit, dan terakhir hamil.

“Artinya mereka kategori tidak memenuhi. Istithaah kesehatan sementara, yaitu ditunda keberangkatannya diganti tahun depan, bukan tahun ini karena kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk berangkat haji, namun ketiga orang ini sudah ada yang menggantikan,” ujarnya kepada Berau Post, Minggu (15/7) kemarin.

Selain itu, ia terangkan, kategori Risti ini terbagi menjadi tiga. Dilihat dari usia di atas 60 tahun masuk dalam kategori Risti. Untuk di Berau sendiri dari jumlah kuota 149 calon jamaah haji sekitar 20 persen masuk dalam Risti. Sementara  untuk Risti di atas usia  60 tahun dengan penyakit, maupun usia di bawah 60 tahun dengan penyakit, ada sekitar 13 orang. Hal itu  terlihat di Kartu Kesehatan Jamaah Haji (KKJH) ada tanda warna oranye.

“Untuk tahun ini menentukan Risti itu tidak lagi seperti dulu menggunakan gelang, dengan berbagai warna. Selain itu tidak menggunakan buku haji lagi, jadi sekarang menggunakan kartu kesehatan jamaah haji,” jelasnya.

Jadi, kata Siti Zakiah, menggunakan semacam id card yang ada link barcode-nya yang bisa dibuka dengan sistem. Dan kartu itu bisa memuat data calon jamaah haji tentang kondisi kesehatannya.

“Itu keistimewaan kartunya. Sehingga petugas sudah bisa melihat kondisi kesehatan jamaah dengan mudah. CJH yang kondisi kesehatannya memenuhi istithaah, kartunya berwana putih polos,” tuturnya.

Diungkapkannya, saat ini, Dinkes melaksanakan masa pembinaan sebelum memasuki masa keberangkatan guna memastikan kondisi CJH dalam kondisi yang prima.

 “Biasanya kita lakukan konseling kembali dan memberikan pembinaan kembali, apa sih yang mereka perlu persiapakan. Misalkan memberikan pemahaman untuk meninggalkan kebiasan mereka yang biasa tidak baik hubungannya dengan kebiasaan,” pungkasnya. (*/oke/app)


BACA JUGA

Senin, 22 Oktober 2018 13:41

PDAM Tak Dilibatkan

TANJUNG REDEB - Kepala Bagian (Kabag) Umum dan Keuangan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Segah…

Senin, 22 Oktober 2018 13:37

Polisi Minta Senpi Rakitan Diserahkan

TALISAYAN - Masih banyaknya penggunaan senjata api (senpi) rakitan oleh masyarakat sebagai alat berburu,…

Senin, 22 Oktober 2018 13:37

Masyarakat Banyak yang Tertipu

BIDUKBIDUK - Beredar kabar bahwa warga Sulawesi Tengah yang mengungsi ke Kecamatan Bidukbiduk bersedia…

Senin, 22 Oktober 2018 13:36

Bakal Ada Pos Brimob di Berau

TANJUNG REDEB – Pos Brimob diwacanakan ada di Bumi Batiwakkal. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan…

Senin, 22 Oktober 2018 13:35

Jaga Kamtibmas, Bijak Gunakan Medsos

TANJUNG REDEB – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Berau, mengimbau masyarakat, untuk terus…

Minggu, 21 Oktober 2018 14:05

Rata-Rata Menyisakan Antardua Kampung

TANJUNG REDEB – Persoalan tapal batas antarkampung terus diupayakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:09

Kampung Transmigrasi Belum Terlayani Jaringan Telekomunikasi

TALISAYAN - Tiga kampung yang berada di wilayah Talisayan, hingga kini masih miskin sinyal. Kampung…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:08

Kebutuhan Damkar Mendesak

TALISAYAN – Kebakaran yang terjadi di wilayah RT 6 Kampung Bumi Jaya, Kecamatan Talisayan, menghanguskan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:07

Berantas Judi dan Miras

TALISAYAN – Pemerintah Kecamatan Talisayan berkomitmen memberantas perjudian dan peredaran minuman…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:06

Maluang Layak Jadi Contoh bagi Desa Se-Kaltim

TANJUNG REDEB - Kampung Maluang, Kecamatan Gunung Tabur, menjadi perwakilan Kaltim yang tampil di Temu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .