MANAGED BY:
RABU
20 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS
Selasa, 17 Juli 2018 01:07
Menuju Kota Digital
Oleh: Wahyuddin, S.Kel

PROKAL.CO, DIGITALISASI merupakan bagian dari revolusi industri 4.0 (four point zero). Jika revolusi industri 1.0 ditandai dengan kelahiran mesin uap (penggantian manusia dengan mesin), revolusi industri 2.0 ditandai dengan penemuan pembangkit listrik (pesawat, telepon), revolusi industri 3.0 ditandai dengan penemuan komputer dan internet, maka revolusi industri 4.0 ditandai dengan pemaduan antara teknologi perangkat keras dan informasi teknologi sebagai perangkat lunaknya. Pemaduan ini, melahirkan efektifitas yang sangat besar baik dari sisi pemanfaatan sumber daya materi maupun waktu. Karena efisien, digitalisasi ini kemudian melahirkan kenyamanan yang menjadi bagian penting dari konsep daya tarik konsumen pada sebuah hasil produksi barang/jasa.

Dalam skala nasional pemerintah sudah melakukan support untuk menyambut digitalisasi: untuk menumbuhkan startup, pusat sudah mendukung dengan program 1.000 startup untuk sektor swasta, dalam bidang pelayanan publik ada konsep smart city untuk pemerintah, dan berbagai program lain.

Pemerintah daerah provinsi dan kota/kabupaten juga harus berbenah jangan sampai pemerintah daerah membiarkan masyarakatnya hanya menjadi penikmat manfaat sebagai reseller atau konsumen dari e-commerce, padahal digitalisasi menawarkan lebih dari itu berupa pertumbuhan dan distribusi ekonomi jika ingin disesuaikan dengan potensi lokal. Beberapa tahapan yang penulis bisa tawarkan dilakukan sebagai berikut:

Diskursus dan Persiapan Sumber Daya Manusia (SDM). SDM yang paham (native=anak kandung) dengan digitalisasi harus segera disiapkan, khususnya pada generasi yang baru akan menempuh pendidikan tinggi agar menekuni kompetensi ini. Sedang generasi di bawahnya juga harus dikenalkan agar telepon pintar tidak dimanfaatkan sekadar browsing, game, YouTube dan bermedsos. Dikenalkan bahwa telepon pintar bisa bermanfaat hingga menyelesaikan masalah keumatan.

Pada bagian ini perlu ada diskursus sosial yang didukung semua pihak termasuk swasta dan media. Ditujukan kepada generasi yang mengiringi revolusi insustri 4.0, 3.0, dan 2.0 untuk memahami karakteristik dan budaya digitalisasi. Khususnya generasi 4.0 dan 3.0 sudah harus familiar dengan istilah (startup, E-commerce, sharing economy, platform, big data, dan beberapa istilah yang native (anak kandung) dengan revolusi industri 4.0.

Menumbuhkan Budaya Digital, secara otodidak masyarakat sudah berbudaya digital dimana masyarakat sudah terlibat dalam memanfaatkan banyak konten digital baik yang berbasis ekonomi maupun berbasis hiburan. Digital dalam basis ekonomi sudah banyak dimanfaatkan masyarakat berau sebagai konsumen dari E-Commerce nasional , dan maksimum pada posisi Reseller. Khusus pada bagian ini, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) mengkritik bahwa pertumbuhan E-Commerce nasional yang tumbuh pesat, produk lokal hanya berkontribusi 6-7 persen. Sehingga pertumbuhan E-Commerce nasional kurang kontribusinya terhadap perekonomian lokal. Tentu hal ini tidak terjadi pada bidang industri digital lainnya semisal GoJek yang berkontribusi minimal 10 triliun kepada mitra pengendara dan UMKM lewat layanan Go-Food.

Membangun budaya digital masyarakat harus digeser dari konsumer menjadi produktif sehingga bisa menghasilkan pertumbuhan ekonomi baik langsung maupun katalisator bagi pelaku ekonomi lain. Masyrakat bisa dialihkan dari pengguna aplikasi hiburan yang kurang manfaat menjadi masyarakat digital yang memproduksi konten maslahat. Misalnya bagi pemerintah daerah, membuat akun resmi di YouTube dan mengunggah video berkonten ilmiah terkait praktik terbaik bidang penyuluhan pertanian dan perikanan. Konten secara kontinyu di evaluasi sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan problem masyarakat.

Membangun e-commerce lokal, bisa menjadi jawaban kritik Kadin terhadap e-commerce nasional, dirancang untuk memasarkan barang lokal ke lintas pulau Indonesia bahkan ekspor. Harapan lain dari e-commerce lokal selain pertumbuhan ekonomi langsung, diharapkan mampu menstimulir bermunculannya produk unggulan lokal sebagai efek keberadaan pasar yang tak terbatas. Tugas pemerintah daerah adalah melakukan branding dan mengupayakan agar bea kurir ke luar daerah bisa ekonomis.

Pembangunan Digital&StartUp Center menjadi dibutuhkan sebagai pusat informasi, perkembangan dunia digital dan StartUp global untuk di sebar luaskan di tingkat lokal. Sebagai pusat inisiasi kerja sama khususnya StartUp stabil di bidang pertanian untuk mendukung percepatan pendirian StartUp lokal. Sebagai pusat konseptor StartUp lokal untuk membantu masyarakat agar mewujudkan bisnis dan  budidaya yang efisien.

Sebagai pendukung utama, maka pihak Pemda perlu membenahi infastruktur jaringan agar bisa diakses cukup oleh masyarakat. Semoga ekonomi digital bisa termanfaatkan baik untuk pertumbuhan.Ayo!(*/app)

 

*) Penulis adalah masyarakat Kabupaten Berau.

       

 

 


BACA JUGA

Senin, 18 Februari 2019 13:11

Tersengat ‘Bisa’ Cupang

MENDENGAR kata ‘Cupang’, banyak orang yang bisa dibuat tersenyum. Tapi,…

Sabtu, 16 Februari 2019 13:55

Dibuat Pingsan

ADA Kepmen No 1 Tahun 2015 terkait bisnis Kepiting, Rajungan…

Jumat, 15 Februari 2019 14:25

Fenomena Kelangkaan BBM

BERULANGNYA fenomena antrean kendaraan roda 2 dan 4 di setiap…

Jumat, 15 Februari 2019 14:21

Kisah Pasar Batu

CIKAL bakal hadirnya sebuah pasar di Tanjung Redeb, punya cerita…

Selasa, 12 Februari 2019 13:23

Bukti Kebrutalan Jepang

SEPINTAS tak ada hal yang luar biasa. Sama dengan kompleks…

Senin, 11 Februari 2019 12:42

Namanya Prengki

AKHIR pekan lalu, saya hadir di acara keluarga yang di…

Rabu, 30 Januari 2019 13:31

Ada “Freeport” di Long Sului

LETAKNYA nun jauh di Hulu sungai Kelay. Tak ada jaringan…

Selasa, 29 Januari 2019 15:24

Ilmu Penolak Badai

SETIAP berkunjung ke Tanjung Batu, ibu kota Kecamatan Pulau Derawan,…

Senin, 28 Januari 2019 13:44

Ancur Paddas Minggu Pagi

SAYA ingin menyapa teman-teman Garuda Indonesia yang tugas di Berau.…

Jumat, 25 Januari 2019 14:40

Asyiknya Berburu Cakar

SAYA masih ingat persis, ketika sebuah kapal kayu yang tenggelam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*