MANAGED BY:
SENIN
22 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS
Selasa, 17 Juli 2018 01:07
Menuju Kota Digital
Oleh: Wahyuddin, S.Kel

PROKAL.CO, DIGITALISASI merupakan bagian dari revolusi industri 4.0 (four point zero). Jika revolusi industri 1.0 ditandai dengan kelahiran mesin uap (penggantian manusia dengan mesin), revolusi industri 2.0 ditandai dengan penemuan pembangkit listrik (pesawat, telepon), revolusi industri 3.0 ditandai dengan penemuan komputer dan internet, maka revolusi industri 4.0 ditandai dengan pemaduan antara teknologi perangkat keras dan informasi teknologi sebagai perangkat lunaknya. Pemaduan ini, melahirkan efektifitas yang sangat besar baik dari sisi pemanfaatan sumber daya materi maupun waktu. Karena efisien, digitalisasi ini kemudian melahirkan kenyamanan yang menjadi bagian penting dari konsep daya tarik konsumen pada sebuah hasil produksi barang/jasa.

Dalam skala nasional pemerintah sudah melakukan support untuk menyambut digitalisasi: untuk menumbuhkan startup, pusat sudah mendukung dengan program 1.000 startup untuk sektor swasta, dalam bidang pelayanan publik ada konsep smart city untuk pemerintah, dan berbagai program lain.

Pemerintah daerah provinsi dan kota/kabupaten juga harus berbenah jangan sampai pemerintah daerah membiarkan masyarakatnya hanya menjadi penikmat manfaat sebagai reseller atau konsumen dari e-commerce, padahal digitalisasi menawarkan lebih dari itu berupa pertumbuhan dan distribusi ekonomi jika ingin disesuaikan dengan potensi lokal. Beberapa tahapan yang penulis bisa tawarkan dilakukan sebagai berikut:

Diskursus dan Persiapan Sumber Daya Manusia (SDM). SDM yang paham (native=anak kandung) dengan digitalisasi harus segera disiapkan, khususnya pada generasi yang baru akan menempuh pendidikan tinggi agar menekuni kompetensi ini. Sedang generasi di bawahnya juga harus dikenalkan agar telepon pintar tidak dimanfaatkan sekadar browsing, game, YouTube dan bermedsos. Dikenalkan bahwa telepon pintar bisa bermanfaat hingga menyelesaikan masalah keumatan.

Pada bagian ini perlu ada diskursus sosial yang didukung semua pihak termasuk swasta dan media. Ditujukan kepada generasi yang mengiringi revolusi insustri 4.0, 3.0, dan 2.0 untuk memahami karakteristik dan budaya digitalisasi. Khususnya generasi 4.0 dan 3.0 sudah harus familiar dengan istilah (startup, E-commerce, sharing economy, platform, big data, dan beberapa istilah yang native (anak kandung) dengan revolusi industri 4.0.

Menumbuhkan Budaya Digital, secara otodidak masyarakat sudah berbudaya digital dimana masyarakat sudah terlibat dalam memanfaatkan banyak konten digital baik yang berbasis ekonomi maupun berbasis hiburan. Digital dalam basis ekonomi sudah banyak dimanfaatkan masyarakat berau sebagai konsumen dari E-Commerce nasional , dan maksimum pada posisi Reseller. Khusus pada bagian ini, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) mengkritik bahwa pertumbuhan E-Commerce nasional yang tumbuh pesat, produk lokal hanya berkontribusi 6-7 persen. Sehingga pertumbuhan E-Commerce nasional kurang kontribusinya terhadap perekonomian lokal. Tentu hal ini tidak terjadi pada bidang industri digital lainnya semisal GoJek yang berkontribusi minimal 10 triliun kepada mitra pengendara dan UMKM lewat layanan Go-Food.

Membangun budaya digital masyarakat harus digeser dari konsumer menjadi produktif sehingga bisa menghasilkan pertumbuhan ekonomi baik langsung maupun katalisator bagi pelaku ekonomi lain. Masyrakat bisa dialihkan dari pengguna aplikasi hiburan yang kurang manfaat menjadi masyarakat digital yang memproduksi konten maslahat. Misalnya bagi pemerintah daerah, membuat akun resmi di YouTube dan mengunggah video berkonten ilmiah terkait praktik terbaik bidang penyuluhan pertanian dan perikanan. Konten secara kontinyu di evaluasi sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan problem masyarakat.

Membangun e-commerce lokal, bisa menjadi jawaban kritik Kadin terhadap e-commerce nasional, dirancang untuk memasarkan barang lokal ke lintas pulau Indonesia bahkan ekspor. Harapan lain dari e-commerce lokal selain pertumbuhan ekonomi langsung, diharapkan mampu menstimulir bermunculannya produk unggulan lokal sebagai efek keberadaan pasar yang tak terbatas. Tugas pemerintah daerah adalah melakukan branding dan mengupayakan agar bea kurir ke luar daerah bisa ekonomis.

Pembangunan Digital&StartUp Center menjadi dibutuhkan sebagai pusat informasi, perkembangan dunia digital dan StartUp global untuk di sebar luaskan di tingkat lokal. Sebagai pusat inisiasi kerja sama khususnya StartUp stabil di bidang pertanian untuk mendukung percepatan pendirian StartUp lokal. Sebagai pusat konseptor StartUp lokal untuk membantu masyarakat agar mewujudkan bisnis dan  budidaya yang efisien.

Sebagai pendukung utama, maka pihak Pemda perlu membenahi infastruktur jaringan agar bisa diakses cukup oleh masyarakat. Semoga ekonomi digital bisa termanfaatkan baik untuk pertumbuhan.Ayo!(*/app)

 

*) Penulis adalah masyarakat Kabupaten Berau.

       

 

 


BACA JUGA

Minggu, 21 Juli 2019 14:29

Di Maratua Ia Bisa Menabung

CHEF De Cuisine atau sering disebut Chef, memiliki peran penting…

Sabtu, 20 Juli 2019 15:56

Berharap Hujan Turun

DI pulau yang tanahnya adalah batu karang, mendapatkan air tawar…

Jumat, 19 Juli 2019 14:16

Gaji Pegawai Aman

SEBAGAI pulau terdepan, Pulau Maratua, juga pernah mengalami masa sulit.…

Kamis, 18 Juli 2019 14:11

Teras Nusantara di Maratua

SEBAGAI pulau terdepan yang berbatasan dengan wilayah Malaysia Timur dan Filipina,…

Rabu, 17 Juli 2019 13:52

Diabadikan Jadi Nama Jalan

BULAN Juli, harusnya masuk musim pancaroba. Setidaknya bisa menikmati perjalanan…

Selasa, 16 Juli 2019 12:57

Minyak Kelapa Titipan Pak Ronal

DIKENAL sebagai kampung Nyiur Melambai, harusnya Kecamatan Bidukbiduk punya produk…

Senin, 15 Juli 2019 15:40

Cek Kesehatan di Jakarta

MASIH ingat Rakhmadi (26). Pemuda yang memiliki tinggi badan 2,20…

Minggu, 14 Juli 2019 12:43

Pagi Ini, Sarapan di Mana?

HARI libur Minggu (14/7), banyak warga yang memilih menikmati suasana…

Sabtu, 13 Juli 2019 13:43

Om Bat, Apa Kabar?

SEKECIL apapun bentuk kontribusi dalam proses pembangunan di daerah, akan…

Jumat, 12 Juli 2019 10:48

Sim Salabim, Perilaku Anak Jadi Semakin Manis

* ) Hipnoterapis/Komisaris Berau Post Beberapa waktu lalu, salah satu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*