MANAGED BY:
JUMAT
16 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Selasa, 17 Juli 2018 01:10
Beras dan Rokok, Penyumbang Kemiskinan Kaltim dan Kaltara
Adqo Mardiyanto

PROKAL.CO, KOMODITAS beras dan rokok, menjadi penyumbang  terbesar tingkat kemiskinan di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara). Jika di Kaltim terjadi di daerah perdesaan, sedangkan di Kaltara terjadi di daerah perkotaan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, Adqo Mardiyanto menjelaskan, pihaknya telah melakukan survei di perdesaan dan perkotaan di Kaltim dan Kaltara, terhadap 50 komoditas pangan dan non pangan. Dan hasilnya, beras dan rokok benar-benar menjadi penyumbang kemiskinan.

“Terdapat kesamaan antara di Kaltim dan Kaltara, yang menentukan garis kemiskinan beras dan rokok. Bedanya, di Kaltim terjadi di perdesaan dengan nilai 26,87 persen untuk beras dan 16,94 persen rokok. Sedangkan di Kaltara, 24,51 persen beras dan 15,94 persen rokok,” jelasnya, Senin (16/7).

Dijelaskan Adqo, jumlah penduduk miskin di Kaltim pada Maret 2018 sebanyak 218,90 ribu orang atau sebanyak 6,03 persen. Angka ini naik dari September 2017 yang berjumlah 218, 67 ribu orang.  Sedangkan di Kaltara, jumlah penduduk miskin pada Maret 2018 sebanyak 50,35 ribu orang atau sebanyak 7,09 persen. Jumlah ini meningkat dari pada September 2017 yang hanya berjumlah 48,56 ribu orang (6,96 persen).

Lanjutnya, di Kaltim, Garis Kemiskinan  (GK) selama periode September 2017-Maret 2018 naik sebesar 2,28 persen yaitu dari Rp 561.868, per kapita per bulan menjadi Rp 574.704 di Maret 2018. Sedangkan di Kaltara, pada September 2017 naik sebesar 1,34 persen, yaitu dari Rp 578.305  per kapita per bulan menjadi Rp 586.049 di Maret 2018.

Dijelaskan Adqo, untuk mengukur GK, BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic need approach) .  Kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan seseorang dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran.

“Sementara untuk mengukur Garis Kemiskinan (GK) terbagi dalam dua kelompok yaitu Garis Kemiskinan Makanan dan Garis Kemiskinan Non Makanan. Dihitungnya secara terpisah antara daerah perkotaan dan perdesaan. Jadi penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan,” jelasnya. (*/yul/app)

  


BACA JUGA

Kamis, 08 November 2018 09:33

Wilayah Pesisir Belum Tuntas

TANJUNG REDEB – Distribusi beras sejahtera (Rastra) untuk keluarga penerima manfaat masih terus…

Kamis, 08 November 2018 09:17

Penuhi Tuntutan Buruh

TANJUNG REDEB – Penandatanganan nota kesepahaman antara Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia…

Senin, 05 November 2018 12:09

Arahkan ASN Beli Beras Lokal

PERTANIAN merupakan salah satu sektor penting yang harus menjadi perhatian. Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Senin, 05 November 2018 12:08

Agresif Dorong Sektor Pariwisata

BATU PUTIH - Potensi pariwisata yang ada di wilayah pesisir selatan berau, khususnya di wilayah Kecamatan…

Jumat, 02 November 2018 14:36

Tingkatkan Sektor Perekonomian

TALISAYAN - Demi menggenjot perekonomian, pemerintah Kampung Campur Sari, Kecamatan Talisayan melirik…

Jumat, 02 November 2018 14:35

Pasar Jelas, Warga Kembangkan Kelapa Sawit

TALISAYAN - Tak hanya fokus pada pertanian, masyarakat yang berada di Kampung Sumber Mulya, Kecamatan…

Kamis, 01 November 2018 13:42

Musim Hujan, Peternak Ayam Khawatir

TANJUNG REDEB -  Intensitas hujan mulai tinggi, hal itu membuat beberapa peternak ayam di Berau,…

Kamis, 25 Oktober 2018 14:05

Dorong Peningkatan Komoditas Jagung

TALISAYAN – Bupati Muharram berharap pengembangan jagung yang di Talisayan dapat lebih berkembang…

Rabu, 24 Oktober 2018 13:52

Petani Diminta Tingkatkan Kualitas

TALISAYAN – Para petani di wilayah pesisir selatan Berau diminta untuk meningkatkan kualitas komoditas.…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:07

Waspada Tekanan Inflasi

TANJUNG REDEB – Tekanan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat tidak banyak berpengaruh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .