MANAGED BY:
JUMAT
22 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Kamis, 19 Juli 2018 01:10
Perkara Jadi Pembelajaran Menjaga Keutuhan Rumah Tangga

Mengenal Hakim-Hakim Pengadilan Agama Berau: Muhammad Iqbal (2)

Muhammad Iqbal

PROKAL.CO, class="p1">Berprofesi sama dengan sang ayah sebenarnya tidak pernah menjadi cita-cita Muhammad Iqbal saat kecil. Namun takdir berkata lain, kini dia menjadi salah satu hakim di Pengadilan Agama Berau.

SAMSUDDIN, Tanjung Redeb

 

RAUT wajah lelah setelah menyelesaikan pekerjaannya saat media ini mendatangi Muhammad Iqbal pukul 15.40 Wita di ruang kerjanya, lantai dua kantor Pengadilan Agama Berau, Jalan Mangga I, Kecamatan Tanjung Redeb, kemarin (18/7).

Walau terlihat penat, pria yang lahir di Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan ini tetap menerima wartawan Berau Post dan mengajak media ini berbincang santai di ruangannya.

Ayah tiga anak ini bercerita, menjadi hakim di Pengadilan Agama bukanlah target utamanya. Sebab sebelumnya, dia ingin menjadi seorang tenaga pengajar di sebuah sekolah atau di sebuah perguruan tinggi.

Namun pada tahun 2006, dirinya melihat peluang dari penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) calon hakim. Walau bukan target utamanya, Iqbal kemudian mencoba peruntungan yang akhirnya malah mengantarkannya untuk mengikuti karier sang ayah. 

“Sebenarnya dari orangtua dulu enggak ada memaksakan juga harus menjadi seperti dia, bahkan saya sempat bekerja di salah satu bank di Kalimantan Selatan. Tapi jalannya memang seperti ini,” ujarnya.

Selama menjadi seorang hakim di Pengadilan Agama, banyak cerita terkait persoalan-persoalan rumah tangga yang didapatkannya. Hal itupun dijadikannya pelajaran bagi dirinya sendiri untuk terus menjaga keutuhan keluarga kecilnya.

Dijelaskannya, napas utama seorang hakim Pengadilan Agama yakni menjaga sebuah rumah tangga tetap harmonis walau berada di tengah pertengkaran. Karena itu, setiap hakim dituntut untuk selalu bisa meredam emosi setiap pasangan yang hendak mengajukan perceraian, bahkan sejak awal masa persidangan.

Hal itu diakuinya bukan hal yang mudah, namun itulah kewajiban profesi yang saat ini ditekuninya. “Misi kami itu tidak ada yang berakhir pada sebuah perceraian, itu hanya jalan terakhir jika seluruh upaya mediasi tidak membuahkan hasil,” pungkasnya. (*/bersambung/udi)


BACA JUGA

Kamis, 21 Februari 2019 00:13

4,409 Gram Sabu Diblender

TANJUNG REDEB - Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Berau kembali…

Kamis, 21 Februari 2019 00:12

Tragis, Bocah SD Terlindas Truk

TELUK BAYUR - Kecelakaan lalulintas (Lakalantas) kembali terjadi di Jalan…

Kamis, 21 Februari 2019 00:08

DKPP Menangkan Komisioner KPU

TANJUNG REDEB - Sidang putusan perkara dugaan pengaduan Pelanggaran Kode…

Kamis, 21 Februari 2019 00:05

Rumah Hangus Terbakar Api Rokok

TELUK BAYUR – Musibah kebakaran lagi-lagi melanda Kabupaten Berau. Seperti…

Rabu, 20 Februari 2019 13:58

Pemkab Kembali Wacanakan Bangun RS

TANJUNG REDEB – Pembangunan rumah sakit (RS) baru yang telah…

Rabu, 20 Februari 2019 13:51

Inhutani I Jalin Kerja Sama Kejari Berau

PT Inhutani I Wilayah Berau yang mencakup PT Inhutani I…

Rabu, 20 Februari 2019 13:47

Bandar Sabu 7 Kg Akhirnya Diciduk

TANJUNG REDEB – Jaringan peredaran narkotika jenis sabu antarnegara, akhirnya…

Selasa, 19 Februari 2019 13:55

Aturan Tak Kenal Pengecer

TANJUNG REDEB - Melonjaknya harga elpiji subsidi 3 kilogram (Kg)…

Selasa, 19 Februari 2019 13:54

Polres Periksa Dua Saksi

TANJUNG REDEB – Pasca-kebakaran yang menghanguskan tujuh rumah warga di…

Selasa, 19 Februari 2019 13:52

Kebakaran Milono Sisakan Seragam Polisi

Perawakannya sebagai abdi negara di institusi Polri tampak membuat Jems…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*