MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Jumat, 20 Juli 2018 00:08
Pembahasan Kompensasi Floating Crane Diundur
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Setelah dua bulan sejak aksi buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) menuntut pembagian hasil floating crane di Muara Pantai Berau, pihak Forum Komunitas Maritim Berau masih menunggu tindak lanjut dari Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Berau yang ingin mempertemukan seluruh pihak.

Rapat bersama yang sempat diwacanakan pihak KUPP Berau, rencananya berlangsung di Jakarta bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Laut guna membahas surat perjanjian pada tahun 2010 lalu yang menjadi dasar permasalahan.

"Kami menunggu saja. Informasi yang saya tahu pertemuan itu ditunda karena musibah kebakaran yang terjadi di Kantor Kementerian Perhubungan beberapa waktu lalu," kata Ketua Forum Komunitas Maritim Berau Hasanul Haq Batubara kepada Berau Post, Kamis (19/7).

Hingga saat ini, pihaknya tetap berpendirian terhadap hukum dan aturan yang berlaku. Para pengusaha di Berau pun disebutnya, saat ini menunggu kepastian hukum atas persoalan yang terjadi tersebut. "Kami juga sudah diberikan lampu hijau untuk menggunakan buruh lain kalau pihak TKBM mogok lagi," ujarnya.

Sementara itu, Kepala KUPP Berau Hary Suryanto yang dikonfirmasi awak media ini belum bisa memberikan kepastian kapan rapat bersama digelar. Meskipun disebutnya sudah ada rencana pertemuan, namun kembali diundur karena insiden kebakaran di Kantor Kementerian Perhubungan.

"Sebetulnya secara lisan sudah (akan digelar, red), tapi belum berupa surat. Tapi keburu terbakar gedungnya," singkatnya.

Hary mengaku tak bisa berbuat apa-apa perihal keputusan pihak Asosiasi Pengusaha Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Berau yang menolak pembayaran kompensasi Floating Crane.

Padahal sebelumnya, pemerintah daerah telah mengadakan rapat bersama dengan Forum Koordinasi Pemerintah Daerah (FKPD) dan menyimpulkan bahwa pihak APBMI Berau harus segera melakukan pembayaran terhadap Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Berau.

"Terkait keputusan itu merupakan hak pemilik barang. Saya (KUPP Berau) tidak bisa berbuat apa-apa," katanya. (arp/udi)


BACA JUGA

Rabu, 23 Januari 2019 12:26

80 Persen Wajib Lokal

TANJUNG REDEB – Tahun lalu Peraturan Daerah (Perda) 8/2018 tentang…

Rabu, 23 Januari 2019 12:23

Terus Berproses, Jaksa Teliti Berkas

TANJUNG REDEB – Penyidik kembali melimpahkan berkas perkara kasus perusakan…

Rabu, 23 Januari 2019 12:21

Air Laut Naik hingga 2 Meter

TANJUNG REDEB – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau,…

Rabu, 23 Januari 2019 12:20

Sudah Waktunya Ditangani

TANJUNG REDEB – Fenomena Supermoon membuat air laut naik cukup…

Rabu, 23 Januari 2019 12:17

Sesak, Satu Ruangan Fungsi Ganda

Pelayanan untuk kesehatan tentu harus senyaman mungkin, tentu harus didukung…

Selasa, 22 Januari 2019 14:23

Lakukan Studi Kelayakan Dulu

TANJUNG REDEB - Dinas Pertanahan Berau, siap melakukan studi kelayakan…

Selasa, 22 Januari 2019 14:18

Kamaruddin Akui Caleg PBB

TANJUNG REDEB – Walau sempat tak mengetahui kebenarannya, kemarin (21/1)…

Selasa, 22 Januari 2019 14:16

Diduga Tak Bisa Berenang, Nelayan Tewas Tenggelam

TALISAYAN – Setelah melakukan pencarian selama satu malam, pada Minggu…

Selasa, 22 Januari 2019 14:15

Penderita DBD Capai 38 Orang

TANJUNG REDEB – Pada pekan ketiga Januari 2019, jumlah pasien…

Selasa, 22 Januari 2019 14:11

Antisipasi Kemacetan, Jalan Milono Jadi Percontohan

Pemerintah terus bergerak menata Kabupaten Berau, termasuk halnya menata lalu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*