MANAGED BY:
JUMAT
17 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Jumat, 20 Juli 2018 00:11
Peringatkan Truk Pengangkut Material

DLHK Bersihkan Debu di Diponegoro dan Gunung Panjang

PEMBERSIHAN: Petugas DLHK melakukan pembersihan debu serta tanah di Jalan Diponerogo menggunakan alat berat dan mobil penyedot debu.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau, rutin melakukan pembersihan debu di Jalan Diponegoro. Hal tesebut menyikapi banyaknya keluhan masyarakat, dimana debu cukup tebal di kawasan tersebut. Penyebabnya diduga mobil pengangkut material tanah tidak menutup baknya.

Kepala Bidang Kebersihan Pengelolaan Sampah Limbah dan Bahan Baku Berbahaya (B3) DLHK Berau, Junaidi mengatakan, untuk pembersihan yang pihaknya lakukan melingkupi Jalan Diponegoro I, II dan Jalan Gunung Panjang.

“Jadi rutin kami bersihkan dengan menurunkan eskavator serta mobil penyedot debu,” ujarnya kepada Berau Post, Kamis (19/7) kemarin.

Terkait permasalahan jalan yang terus menerus kotor, pihaknya sudah membuat surat peringatan kepada pemilik usaha pemuat material bangunan yang berada di Jalan Gunung Panjang, dan merupakan tindak lanjut permintaan wakil Bupati Berau.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan. Jadi di dalam surat peringatan itu, kami meminta pemilik kendaraan pemuat material tanah untuk menutup baknya dan meminta tidak laju ketika melintasi di jalan itu,” tegasnya.

“Karena ini tidak bisa dibiarkan berlaurut-larut, kasihan masyarakat di jalan itu,” sambung Junaidi.

Sementara itu, untuk waktu-waktu pembersihan debu dilakukan pihaknya sekitar 08.00 Wita hingga 11.00 Wita, kemudian berlanjut pada siang hingga sore hari.

”Kalau untuk pembersihan debu biasanya kami menurunkan alat penyedot debu mulai dari subuh-subuh sudah standby untuk melakukan pembersihan. Tapi sebelum itu kami melakukan pembersihan terlebih dahulu tanah-tanah yang terlihat tebal dengan menggunakan alat berat kemudian diangkut dengan menggunakan truk,” jelasnya.

Karena terus menumpuk jika dibiarkan, apabila hujan aliran yang mengalir ke badan jalan menimbulkan tumpukan lumpur. “Seperti di jalan depan gedung futsal,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, permasalahan debu bagi warga Jalan Diponegoro tak pernah ada habisnya, hingga banyak dari warga yang mengeluhkan berbagai penyakit pernafasan diakibatkan tebalnya debu dari jalanan.

Kini, sepanjang jalan terpasang 10 plang yang bertuliskan agar jangan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi karena debu akan berterbangan hingga ke rumah warga.

Supardi, warga sekitar, mengungkapkan bahwa ada tetangganya yang sudah mengidap penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) karena setiap hari menghirup debu.

“Tetangga saya itu sampai masuk rumah sakit, karena sesak nafas,” ujarnya kepada Berau Post, Kamis (28/6).

Permasalahan debu di lingkunganya kini sudah menjadi permasalahan serius bagi dirinya dan warga lainnya yang bermukim di Jalan Diponegoro.

“Ini tidak bisa dianggap remeh, debunya ini tebal, sudah banyak yang sesak nafas, bagaimana tidak kalau setiap hari hirup debu,” ungkapnya.

Lanjutnya, bila musim panas, debu yang berada di Jalan Diponegoro masuk hingga ke dalam rumah warga.“Kalau sudah matahari terik, debunya banyak sekali, disiram palingan sebentar langsung kering,” keluhnya.

Di tempat yang sama, Agung yang mempunyai toko berada di pinggir jalan mengaku kesal dengan banyaknya debu.

“Jualan saya kotor semua kena debu, bagaimana tidak kalau debunya sebanyak itu,” ucapnya.

Dirinya merasa kesal dengan permasalahan debu yang dihadapi dirinya dan warga lainnya, pasalnya belum ada juga solusi atas permasalahan debu tersebut.

“Sudah lama sekali kami hirup debu, kalau permasalahan debu ini masalah ringan, kami tidak mungkin memasang plang sepanjang jalan,” kesalnya.

Dirinya pun berharap terhadap instansi terkait yang berwenang untuk menangani masalah debu, agar secepatnya melakukan tindakan.

“Kami warga di sini berharap secepatnya minta dicarikan solusi, kasihan kami disini banyak sudah yang sesak nafas, plang yang kami pasang itu juga dari dana kami sendiri,” pungkasnya. (*/oke/app)

 


BACA JUGA

Kamis, 16 Agustus 2018 13:11

Jual Bantuan Sembako, Upayakan Pengiriman Berupa Dana

TANJUNG REDEB – Gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTB), khususnya Lombok, membuat beberapa…

Kamis, 16 Agustus 2018 13:08

Kasus Dugaan Pemerkosaan Karyawan Tambang, Ternyata Polisi Belum Cukup Bukti

SAMBALIUNG - Kasus dugaan pemerkosaan terhadap warga Suaran, Sambaliung, oleh salah satu karyawan kontraktor…

Rabu, 15 Agustus 2018 14:08

Operator Speedboat Mulai Sadar Keselamatan Penumpang, Ini Buktinya....

TANJUNG REDEB - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, akui saat ini pengguna jasa transportsi…

Rabu, 15 Agustus 2018 14:07

Banding di PT Upaya Terakhir

TANJUNG REDEB – Upaya hukum banding pada perkara kasus yang menimpa Bupati Muharram, merupakan…

Rabu, 15 Agustus 2018 14:03

Nelayan Balikukup Masih Sulit Melaut

BATU PUTIH - Sudah sekitar tiga pekan terakhir, angin selatan masih melanda di Kampung Balikukup, Kecamatan…

Rabu, 15 Agustus 2018 14:01

Kasus Berat, Penanganan di Rumah Aman

TANJUNG REDEB - Menyikapi beberapa kasus atau tindak kriminal pencurian yang dilakukan oleh anak di…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:37

Pemberikan Vaksin MR Belum Ada Keluhan

BATU PUTIH - Hingga kini, terkait pemberian imunisasi atau vaksin Measles and Rubella (MR) di Kecamatan…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:36

Satpol PP Beri Toleransi

TANJUNG REDEB – Tidak menutup ruang pejalan kaki, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) beri…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:35

Baru Diusulkan Dishub

TANJUNG REDEB - Rencana pembangunan Dermaga Teluk Sulaiman, yang masuk dalam prioritas Dinas Perhubungan…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:34

Cuaca Buruk, Hasil Tangkapan Ikan Turun

TANJUNG REDEB - Dinas Perikanan Kabupaten Berau, akui sampai saat ini terjadi penurunan daya tangkap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .