MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Sabtu, 21 Juli 2018 00:07
Rumah Sakit Baru Dinilai Mendesak

Pemkab Diminta Berkoordinasi dengan Manajemen RS Pertamina

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Anggota Komisi III DPRD Berau Jasmine Hambali, minta Pemkab Berau terus melakukan pendekatan dengan manajemen Rumah Sakit (RS) Pertamina Balikpapan, untuk segera membangun rumah sakit tipe C di Bumi Batiwakkal.

Pasalnya, keberadaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai, kerap tak mampu menampung seluruh pasien yang dirawat, sehingga harus menjalani perawatan di lorong-lorong ruangan. Seperti ketika memberikan perawatan kepada Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Berau Zulkarnain Tanjung, Kamis (19/7) lalu.

“Penduduk kita semakin lama semakin banyak, makanya keberadaan tambahan rumah sakit itu sangat mendesak. Karena itu kami harap Pemkab bisa segera berkoordinasi dengan manajemen RS Pertamina yang sudah sempat menyatakan niat mendirikan RS di Berau,” ujarnya saat diwawancara Berau Post kemarin (20/7).

Keberadaan rumah sakit swasta tentu menjadi pilihan yang sangat tepat, mengingat keuangan daerah masih terbatas, sehingga untuk membangun sebuah rumah sakit sendiri menjadi hal yang cukup sulit.

Pemkab Berau pun diutarakan Jasmine, tidak hanya melakukan pendekatan dengan manajemen RS Pertamina saja, tapi dengan pihak swasta lainnya. Tentunya dengan memberikan jaminan kelancaran proses perizinan jika ingin membangun rumah sakit di Kabupaten Berau.

“Pemkab harus melobi pihak lainnya, semakin banyak (rumah sakit) semakin bagus. Jadi masyarakat memiliki alternatif, tidak ada lagi masyarakat mendapatkan perawatan di tempat yang tidak seharusnya, dan sesama manajemen rumah sakit juga bisa bersaing untuk meningkatkan pelayanannya,” katanya.

Kemarin diberitakan, minimnya ruangan yang dimiliki RSUD dr Abdul Rivai, sering membuat perawatan pasien dilakukan di lorong-lorong rumah sakit.

Kondisi itu yang membuat masyarakat menagih rencana pembangunan rumah sakit tipe C oleh manajemen Rumah Sakit Pertamina Balikpapan.

Menurut Suryani, warga Gunung Tabur, pembangunan rumah sakit tipe C oleh Pertamina, akan membantu RSUD dr Abdul Rivai dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Selain itu, masyarakat Berau juga punya opsi dalam memilih pelayanan kesehatan yang ada di Bumi Batiwakkal. “Hal itu tentu akan berimbas pada peningkatan pelayanan kesehatan di Berau ini,” kata pekerja di salah satu perusahaan swasta yang ada di Berau ini.

Harapan yang sama juga diutarakan Rahsyan, warga Tanjung Redeb. Menurutnya, rencana Pertamina membangun rumah sakit di Berau, seperti membantu pemkab merealisasikan rencana pembangunan rumah sakit baru yang dicanangkan sejak beberapa tahun lalu. Ya, selain kondisi keuangan daerah yang masih terbatas hingga saat ini, persoalan lahan juga menjadi masalah yang belum terselesaikan sehingga Pemkab Berau belum merealisasikan pembangunan rumah sakit baru.

Diketahui, manajemen Rumah Sakit Pertamina Balikpapan, menunjukkan keseriusannya untuk membangun rumah sakit di Bumi Batiwakkal.

Pada Minggu (6/5) lalu, manajemen Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) dipimpin Direktur Utama RSPB Syamsul Bahri, melakukan survei kelayakan lokasi rencana pembangunan rumah sakit. Walau tak merinci lokasi mana saja yang disurvei, Syamsul yang didampingi Wakil Direktur Medik MN Khairuddin dan Wakil Direktur Keuangan Sihono, menyebut ada tujuh lokasi yang ditinjau.

Ditemui di salah satu rumah makan di Jalan AKB Sanipah II, Syamsul mengaku tak mau buang-buang waktu untuk memantapkan rencana pembangunan rumah sakit di Berau. Menurutnya, dari tujuh lokasi yang disurvei, seluruhnya dinilai layak untuk pembangunan rumah sakit. Tentu dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Tapi, untuk menentukan lokasi pembangunannya nanti, pihaknya menyerahkan keputusan tersebut kepada tim dari Rumah Sakit Pertamina Pusat di Jakarta. “Yang pasti, masukan atau usulan dari pemerintah daerah akan jadi pertimbangan tim untuk menentukan lokasinya nanti,” katanya.

Syamsul memberi bocoran, rencananya rumah sakit yang akan dibangun dengan tipe C dengan kapasitas sekitar 200 tempat tidur. Walau bertipe C, tapi pelayanan maupun fasilitas yang akan disediakan, dipastikan tidak kalah dengan rumah sakit bertipe B.

Pemilihan tipe C juga bukan tanpa alasan. Sebab, pembangunan rumah sakit yang nantinya, untuk melayani masyarakat yang menjadi peserta program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Sebab, regulasi penggunaan BPJS Kesehatan mengharuskan pasien untuk berobat ke fasilitas kesehatan (faskes) tipe C. (sam/udi)

 


BACA JUGA

Senin, 22 Oktober 2018 13:29

Hindari Keretakan, Pelihara Kerukunan

MENGANGKAT tema Hindari Keretakan, Pelihara Kerukunan, dan Bangga Jadi Pemuda Indonesia, DPD Komite…

Senin, 22 Oktober 2018 13:27

Pacu Adrenalin dan Bikin Mata Melek

Di antara beberapa jenis penyajian kopi dan hasilnya, espresso merupakan salah satu yang tertua di dunia.…

Senin, 22 Oktober 2018 13:26

Lurah Sebut Kabar Gembira

TANJUNG REDEB – Rencana pemerintah menggelontorkan dana untuk kelurahan tahun depan, disebut sebagai…

Minggu, 21 Oktober 2018 14:00

Pakai Alat Seadanya, Bonus Kena Dampak

TANJUNG REDEB - Perdebatan yang terjadi dalam pembahasan anggaran keikutsertaan Berau pada Pekan Olahraga…

Minggu, 21 Oktober 2018 13:58

Diduga Korsleting, Empat Bangunan Jadi Arang

GUNUNG TABUR - Diduga karena korsleting listrik, empat bangunan di Jalan Aji Samsudin, Kelurahan Gunung…

Minggu, 21 Oktober 2018 13:56

Miliki Variabel Tersendiri, Lebih Disukai Kaum Wanita

Dalam beberapa tahun kopi sudah menjadi lifestyle bagi semua orang. Bahkan tak mengenal lagi yang namanya…

Minggu, 21 Oktober 2018 13:52

Bantuan Sudah Tiba di Sulteng

TANJUNG REDEB - Setelah beberapa hari berangkat ke Sulawesi Tengah, kapal yang mengangkut bantuan dari…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:02

10 Sekolah Dibina SMP 2

TANJUNG REDEB – Bersama 17 SMP lainnya di Kaltim, SMPN 2 Tanjung Redeb menjadi satu-satunya perwakilan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:01

Siap Ladeni Somasi NM

TANJUNG REDEB – Tak cukup laporannya ditangani Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Partai…

Sabtu, 20 Oktober 2018 13:59

Aromanya Terjaga karena Ada Rumus Penyajiannya

Cita rasa kopi datang dari kualitas biji kopinya. Cita rasanya pun berbeda, bergantung daerah asal biji…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .