MANAGED BY:
JUMAT
17 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Sabtu, 21 Juli 2018 00:14
Ini Dia Kendala Mengembangkan Perumahan Rakyat

Sertifikasi dan Tumpang Tindih Lahan

TIDAK KUMUH: Rumah layak huni yang dibangun Pemkab Berau di wilayah perkampungan beberapa tahun lalu.

PROKAL.CO, SEJUMLAH permasalahan masih menjadi penghalang untuk pengembangan perumahan. Baik yang dilaksanakan pemerintah maupun pengembang.

Seperti, banyaknya masalah tumpang-tindih lahan, regulasi yang belum sinkron, hingga kurangnya dukungan dana untuk pembangunan perumahan.

Hal itu diutarakan Kepala Dinas Perumahan Kabupaten Berau, Yudi Artangali, usai mengikuti Rakor Kegiatan Fasilitasi Kelompok Kerja Pengembangan Kawasan Perumahan di Kaltim, yang berlangsung di Hotel Senyiur Samarinda, 18-20 Juli 2018.

“Dari diskusi dengan teman-teman, pasti ada permasalahan seperti tumpang tindih lahan yang menjadi perhatian kita. Sertifikasi yang tumpang tindih, lahan kepemilikan yang belum jelas, menjadi kendala utama. Kami bisa memberikan program bantuan perumahan, tetapi kalau lahannya tidak jelas, akhirnya akan ter-cancel dengan sendirinya,” jelasnya.

Yudi menambahkan, pengembangan perumahan rakyat di Berau sudah berjalan dengan baik dengan pemerintah pada kebijakan dan realisasi anggaran. Seperti bantuan berupa program perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah, program kotaku dan program penghapusan  kawasan kumuh.

Khusus untuk kawasan kumuh, hampir di seluruh daerah di Kaltim memiliki kondisi yang sama. Untuk di Berau, masih ada beberapa wilayah kawasan kumuh yang memerlukan dukungan anggaran dan kebijakan untuk mengurangi kawasan kumuh tersebut.

“Kesadaran masyarakat yang masih kurang menjadi kendala dalam pengurangan kawasan kumuh ini. Di Berau masih ada kawasan kumuh di perkotaan, seperti di bantaran Sungai Kelay yang layaknya kawasan Sungai Karang Mumus di Samarinda. Itu menjadi  kumuh karena padatnya perumahan penduduk yang tidak layak huni,” jelas Yudi.

Sementara itu, Konsultan Rencana Pembangunan, Pengembangan dan Penataan Kawasan Permukiman (RP3KP) Bidang Perumahan, Elyani NH Gaffar mengatakan, baru Kabupaten Berau bersama Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Balikpapan yang telah memiliki  RP3KP. Sementara tahun ini akan ada enam kabupaten/kota lagi yang akan membentuk Pokja PKP di wilayah masing-masing.

“Yang bertanggung jawab untuk penyusunan dokumen PR3KP ini adalah Pokja di kabupaten/kota. Nantinya harus ada Pokja PKP di seluruh Kaltim. Untuk permukiman kumuh, nantinya akan ditangani langsung oleh bagian pokja ini. Kita berharap, kawasan kumuh akan terus berkurang,” ujar Elvyani. (*/yul/udi)


BACA JUGA

Kamis, 16 Agustus 2018 13:25

Tak Punya Izin Bisa Ditertibkan

TANJUNG REDEB - Banyaknya pedagang yang buka lapak dalam Kota Tanjung Redeb, diakui Satuan Polisi Pamong…

Kamis, 16 Agustus 2018 13:20

Tak Pakai Jaring, Buah Kerap Jatuh di Jalan

BATU PUTIH - Masyarakat keluhkan aktivitas truk pengangkut Tandan Buah Segar (TBS) yang lalu lalang…

Kamis, 16 Agustus 2018 13:11

Jual Bantuan Sembako, Upayakan Pengiriman Berupa Dana

TANJUNG REDEB – Gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTB), khususnya Lombok, membuat beberapa…

Kamis, 16 Agustus 2018 13:08

Kasus Dugaan Pemerkosaan Karyawan Tambang, Ternyata Polisi Belum Cukup Bukti

SAMBALIUNG - Kasus dugaan pemerkosaan terhadap warga Suaran, Sambaliung, oleh salah satu karyawan kontraktor…

Rabu, 15 Agustus 2018 14:08

Operator Speedboat Mulai Sadar Keselamatan Penumpang, Ini Buktinya....

TANJUNG REDEB - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, akui saat ini pengguna jasa transportsi…

Rabu, 15 Agustus 2018 14:07

Banding di PT Upaya Terakhir

TANJUNG REDEB – Upaya hukum banding pada perkara kasus yang menimpa Bupati Muharram, merupakan…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:37

Pemberikan Vaksin MR Belum Ada Keluhan

BATU PUTIH - Hingga kini, terkait pemberian imunisasi atau vaksin Measles and Rubella (MR) di Kecamatan…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:35

Baru Diusulkan Dishub

TANJUNG REDEB - Rencana pembangunan Dermaga Teluk Sulaiman, yang masuk dalam prioritas Dinas Perhubungan…

Senin, 13 Agustus 2018 00:13

PH Terdakwa Belum Pastikan Ajukan PK

TANJUNG REDEB – Penasihat Hukum terdakwa Laminyo Cs belum memastikan untuk mengajukan upaya hukum…

Senin, 13 Agustus 2018 00:13

Hati-Hati Berenang di Sungai, Ada Predator Ini....

TALISAYAN - Dalam mengantisipasi terjadinya korban akibat keganasan buaya, Kapolsek Talisayan Iptu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .