MANAGED BY:
SELASA
16 OKTOBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Senin, 23 Juli 2018 10:10
Angin Selatan, Nelayan Balikukup Tak Melaut
CUACA BURUK: Akibat cuaca buruk, nelayan di Kampung Balikukup, Kecamatan Batu Putih, membuat hasil tangkap nelayan tidak maksimal.

PROKAL.CO, BATU PUTIH - Musim angin selatan melanda perairan di Kampung Balikukup Kecamatan Batu Putih.  Akibatnya, kegiatan nelayan menjadi tak menentu. Berdasarkan informasi, akibat musim tersebut, kondisi laut di sekitar pulau tersebut menjadi kurang bersahabat dengan nelayan, lantaran gelombangnya cukup tinggi.

Hal itu pun dibenarkan oleh Kapospol Balikukup, Bripka Yusuf. Saat dihuhungi Berau Post, Minggu (22/7) kemarin, bahwa sejak beberapa hari terakhir, musim angin selatan bertiup, dan sangat berpengaruh bagi kegiatan masyarakat nelayan di wilayah hukumnya.

Bahkan kata dia,  banyak nelayan yang memilih menjangkarkan kapalnya, ketimbang harus mengambil risiko melaut di tengah tingginya gelombang.

"Sudah seminggu ini musim selatan. Gelombang juga tinggi, dan banyak nelayan tidak pergi melaut," ungkapnya.

Dengan kondisi tersebut, alhasil penghasilan nelayan menjadi berkurang, bahkan nyaris tidak ada. Meski begitu, ia mengatakan, aktivitas penyeberangan menuju ibu kota kecamatan, yakni Kampung Batu Putih masih bisa dilakukan.

"Ada saja kapal yang ke sana. Tapi harus kapal besar, kalau kapal kecil memang agak berisiko. Terutama kalau gelombang sedang tinggi," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kampung Balikukup, Ridwansyah mengatakan, bahwa fenomena alam itu memang sering terjadi pada waktu tertentu setiap tahunnya.

"Biasa kalau daerah laut begini. Kalau selatan seperti ini juga musim gelombang," terangnya.

Kendati begitu, dirinya juga telah mengimbau kepada masyarakat untuk tidak nekat dalam melakukan aktivitas di laut, seperti menangkap ikan. Seperti diketahui, mayoritas nelayan di sana menggunakan alat tangkap, pancing, dan jaring.

"Mereka juga sudah paham kondisi laut saat musim selatan.  Tapi kita tetap ingatkan, untuk jangan nekat," ujarnya.

Apalagi kata dia, dengan masih belum adanya kabar terkait nelayannya yang hilang beberapa bulan lalu saat pergi melaut. Hal ini juga yang coba dicegah, agar tidak ada lagi nelayannya yang hilang ketika sedang melaut.

"Apalagi saat seperti ini. Kejadian lalu harus jadi pelajaran juga. Jangan sampai menambah pekerjaan lagi. Kita mengimbau, agar nelayan dapat menununggu laut tenang dulu. Jangan nekat melaut ketika laut sedang bergelombang," pungkasnya. (*/sht/app)


BACA JUGA

Senin, 15 Oktober 2018 13:30

Jaringan Telekomunikasi di Pesisir Juga Buruk

TALISAYAN - Beberapa hari terakhir, jaringan telekomunikasi di beberapa kecamatan di pesisir selatan…

Sabtu, 13 Oktober 2018 14:12

Termakan Isu, Warga Bidukbiduk Masih Mengungsi

BIDUKBIDUK- Hingga Jumat (12/10) kemarin, sebagian warga dari sejumlah kampung di Kecamatan Bidukbiduk…

Sabtu, 13 Oktober 2018 14:12

Tak Ada Gejala Tsunami, Nelayan Tetap Melaut

BIDUKBIDUK - Nelayan yang bermukim di Kampung Bidukbiduk, Kecamatan Bidukbiduk tetap beraktivitas biasa,…

Sabtu, 13 Oktober 2018 14:06

Masih Buron, Polisi Uber Tersangka Curanmor

TANJUNG REDEB – Sampai saat ini, Satreskrim Polres Berau terus melakukan pengejaran terhadap seorang…

Jumat, 12 Oktober 2018 18:59

Waspada Berkendara di Jalur Rawan

TANJUNG REDEB – Beberapa kecelakaan lalu lintas terjadi dalam beberapa hari terakhir, Kasat Lantas…

Jumat, 12 Oktober 2018 18:49

Antisipasi Narapidana Sulteng Kabur ke Berau

TANJUNG REDEB - Mengantisipasi adanya kemungkinan narapidana dari Palu maupun Donggala, Sulawesi Tengah…

Jumat, 12 Oktober 2018 18:48

Berita Hoaks Menyebar di Bidukbiduk

BIDUKBIDUK - Mulai maraknya berita hoaks yang beredar di masyarakat, membuat Kepolisian Sektor (Polsek)…

Jumat, 12 Oktober 2018 18:47

Cegah Radikalisme, Tanggung Jawab Bersama

TALISAYAN - Pemerintah Kecamatan Talisayan mengajak seluruh masyarakat bekerja sama dan mendukung upaya…

Kamis, 11 Oktober 2018 14:18

Upayakan Jaket Pelampung lewat CSR

TANJUNG REDEB - Dinas Perhubungan (Dishub) Berau, akui bantuan life jacket atau jaket keselamatan/pelampung…

Kamis, 11 Oktober 2018 14:14

Terkendala Jika Ada Permintaan Darah Segar

TANJUNG REDEB –  Hingga Rabu (10/10) kemarin, stok darah di Laboratorium Palang Merah Indonesia…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .