MANAGED BY:
KAMIS
24 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Selasa, 07 Agustus 2018 17:55
BREAKING NEWS
Klaim Tercepat di Dunia, 3 Jam KPU Turki Sudah Bisa Tentukan Hasil
Delegasi Lemhannas RI berkunjung ke KPU Turki.

PROKAL.CO, ANKARA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Turki yang disebut Yuksek Secim Kurulu (YSK) mengklaim memiliki sistem pemilihan umum tercepat di dunia. Hanya dalam waktu maksimal 3 jam, hasil pemilihan umum bisa langsung diketahui. Hasil perhitungan tersebut adalah real count, bukan lagi quick count seperti umumnya di negara lain.

“Kami memiliki sistem tersendiri, tidak menggunakan internet, sehingga tidak bisa dibobol pihak lain,” sebut Sadi Guven, ketua KPU Turki di sela menerima kunjungan delegasi Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI di Ankara, (7/8) pukul 10.00 waktu setempat.

Memiliki 81 provinsi, Turki sudah membangun sistem jaringan pemilu mandiri menggunakan satelit sendiri, sehingga tidak mudah dibajak pihak lain. Dengan sistem tersebut, memungkinkan hasil pemilu bisa diketahui lebih cepat.

Dalam sistem ini, didukung dengan sistem identitas penduduk tunggal yang sudah terintegrasi dan dibangun sejak 2007. Sejak bayi lahir, sudah punya identitas tunggal berdasarkan nomor kependudukan. Inilah yang dijadikan data utama dalam membangun sistem pemilu tersebut.

“Walaupun sudah bisa diketahui hasilnya, kami tetap memberikan masa sanggah 11 hari, sebelum penetapan,” kata Sadi. Meski ada masa sanggah, faktanya tidak pernah mempengaruhi hasil dari perhitungan yang ada.

Dijelaskan pula, di Turki, lembaga penyelenggara pemilu ini merupakan lembaga superbodi yang independen. Tidak ada satu pun pihak yang bisa melakukan intervensi atau mempengaruhi hasil kerja mereka. Bahkan, presiden pun tidak boleh ikut campur.

“Kami benar-benar independen, tidak ikut berpolitik. Kami hanya konsentrasi melaksanakan pemilu berhasil dengan baik,” sambung Sadi.

Lalu bagaimana jika pihak KPU Turki ini melakukan kesalahan? Dikatakan, sesama anggota lembaga ini akan saling melakukan kontrol dan tidak akan memungkinkan anggotanya melakukan kesalahan.

Dibeberkan, anggota KPU Turki jumlahnya 11 orang. Dari 11 ini sebanyak 6 orang berasal dari unsur Mahkamah Agung. Sisanya 5 orang dipilih secara independen berdasarkan suara terbanyak dari masing-masing institusi.

Selain itu, dalam menjalankan tugasnya, ada juga 20 perwakilan dari parlemen atau partai politik. “Tapi mereka hanya punya hak berpendapat, tidak punya hak suara dalam mengambil keputusan,” bebernya.

Saat ini, Turki memiliki 5 partai di parlemen. Jumlah pemilih berdasarkan pemilu lalu sebanyak 59 juta orang. Dari jumlah ini, partisipasi politiknya mencapai 86 persen. Dalam urusan pemilu, semua benar-benar bergantung keputusan KPU. “Jadi keputusan kami sama sekali tidak bisa diganggu gugat oleh siapa pun,” tegasnya lagi.

Dalam kunjungan itu, Gubernur Lemhannas RI Letjen (Purn) Agus Widjojo menyampaikan, sengaja membawa peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) 57 untuk melakukan Studi Strategis Luar Negeri.

“Dinamika politik di Turki sangat menarik untuk dipelajari, itu sebabnya kami beserta peserta PPRA Lemhannas sengaja mencari informasi ke sini,” pungkasnya. (eff)


BACA JUGA

Rabu, 23 Januari 2019 12:23

Terus Berproses, Jaksa Teliti Berkas

TANJUNG REDEB – Penyidik kembali melimpahkan berkas perkara kasus perusakan…

Rabu, 23 Januari 2019 12:21

Air Laut Naik hingga 2 Meter

TANJUNG REDEB – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau,…

Rabu, 23 Januari 2019 12:20

Sudah Waktunya Ditangani

TANJUNG REDEB – Fenomena Supermoon membuat air laut naik cukup…

Rabu, 23 Januari 2019 12:17

Sesak, Satu Ruangan Fungsi Ganda

Pelayanan untuk kesehatan tentu harus senyaman mungkin, tentu harus didukung…

Selasa, 22 Januari 2019 14:23

Lakukan Studi Kelayakan Dulu

TANJUNG REDEB - Dinas Pertanahan Berau, siap melakukan studi kelayakan…

Selasa, 22 Januari 2019 14:18

Kamaruddin Akui Caleg PBB

TANJUNG REDEB – Walau sempat tak mengetahui kebenarannya, kemarin (21/1)…

Selasa, 22 Januari 2019 14:16

Diduga Tak Bisa Berenang, Nelayan Tewas Tenggelam

TALISAYAN – Setelah melakukan pencarian selama satu malam, pada Minggu…

Selasa, 22 Januari 2019 14:15

Penderita DBD Capai 38 Orang

TANJUNG REDEB – Pada pekan ketiga Januari 2019, jumlah pasien…

Selasa, 22 Januari 2019 14:11

Antisipasi Kemacetan, Jalan Milono Jadi Percontohan

Pemerintah terus bergerak menata Kabupaten Berau, termasuk halnya menata lalu…

Senin, 21 Januari 2019 14:16

Kerugian Negara Capai Rp 149 Juta

TANJUNG REDEB – Walau sudah mendapatkan angka kerugian negara berdasarkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*