MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Rabu, 08 Agustus 2018 11:11
Jajal Tiga Kota, Jarang Transaksi Tunai

Putra Daerah Peraih Beasiswa ke Luar Negeri: Regina Sapta Samudera (3-Habis)

DI IBU KOTA: Regina Sapta Samudera saat mengunjungi salah satu objek wisata di Ibu Kota Tiongkok, Beijing.

PROKAL.CO, Tingginya giat baca di Tiongkok menjadi kekaguman tersendiri bagi Regina Sapta Samudera. Sehingga tak mengherankan, ruang baca di universitas-universitas Tiongkok, dua kali lipat besarnya jika dibandingkan rata-rata ruang baca di Indonesia.


ARI PUTRA, Tanjung Redeb

TANGGAL 10 Juli menjadi momen bersejarah bagi seorang remaja putri bernama Regina Sapta Samudera. Bagaimana tidak, ia menjadi satu di antara dua remaja Indonesia yang diberi kesempatan untuk menjadi bagian dari pertukaran pelajar dan mahasiswa di Tiongkok.

Di Tiongkok, dirinya bakal menjajal tiga kota, Shanghai, Beijing dan Heifei, selama enam pekan. Waktu yang terbilang cukup singkat baginya.

Selama itu, Regina tak hanya menuntut ilmu layaknya bersekolah di Indonesia. Namun juga  mempelajari kehidupan sosial dan budaya masyarakat Tiongkok. "Kegiatannya itu juga ada presentasi budaya tentang negara masing-masing. Terus ke panti jompo dan panti asuhan juga," katanya kepada Berau Post, Selasa (7/8).

Beberapa pekan di Tiongkok, Regina sudah mengakui kekagumannya terhadap kemajuan negara yang sedang perang dagang dengan Amerika. Diakui anak pertama dari tiga bersaudara ini, era modern disebutnya benar-benar sedang berlangsung di Tiongkok.

Teknologi sudah menjadi kebutuhan yang tak bisa dipisahkan di kehidupan sehari-hari masyarakat Tiongkok. Bahkan, kini selembar uang Yen (mata uang Tiongkok) kian sulit didapati. "Mereka kalau mau beli sesuatu pasti tinggal scan kode. Jadi jarang banget transaksi pakai uang tunai," ucapnya.

Majunya dunia teknologi di Tiongkok ini menurut Regina, tak terlepas dari kebiasaan kerja keras masyarakat Tiongkok sehari-harinya. Contohnya seperti di bidang pendidikan. Umumnya perguruan tinggi di Tiongkok memberikan jam belajar ekstra hingga malam hari kepada mahasiswanya.

"Untuk sistem pendidikan sebenarnya sama saja tidak terlalu jauh berbeda. Cuma ya itu tadi, umumnya mahasiswa dan pelajar di sini (Tiongkok) lebih giat belajar dengan diimbangi jam tambahan," ucapnya.

"Dan itu juga tercermin pada perpustakaan yang ada di universitas mereka yang dua kali lebih besar dan canggih dibandingkan di Indonesia," tambahnya.

Berkat keikutsertaannya dalam program pertukaran pelajar tersebut, remaja yang tengah menempuh pendidikan di Jurusan Ilmu Administrasi Negara, Universitas Mulawarman tersebut merasa benar-benar mendapat pengalaman dan wawasan yang luar biasa.

"Di sisi lain, saya mau bisa meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris saya dan mendapat tambahan pengetahuan tentang negara lain," tuturnya. (*/udi)


BACA JUGA

Jumat, 17 Agustus 2018 01:05

Diduga Martin B-10

BANGKAI pesawat di gunung Kampung Long Keluh, diduga kuat berjenis bomber medium, yakni Martin B-10…

Jumat, 17 Agustus 2018 01:02

Misteri Gunung Pesawat

KUNG  PHONG (Gunung Besar) di Kampung Long Keluh, Kecamatan Kelay, masih menyimpan misteri tentang…

Kamis, 16 Agustus 2018 13:03

Dewan Pengawas Bisa “Memaksa”

TANJUNG REDEB - Memegang amanat sebagai Dewan Pengawas pada sebuah Perusahaan Daerah (Perusda), disebut…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:57

KPU Dinilai Tertutup

TANJUNG REDEB - Direktur Eksekutif Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bela Negara Anti Korupsi (Benak)…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:50

Harus Jalin Kerja Sama dengan Dokter Spesialis

TANJUNG REDEB - Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Berau Johansyah, mengakui…

Rabu, 15 Agustus 2018 13:58

Dua Sekolah Minta Ditunda

TANJUNG REDEB – Kementerian Kesehatan melalui Dinas Kesehatan provinsi dan kabupaten, tengah gencar…

Rabu, 15 Agustus 2018 13:55

RSUD Jadi “Tumbal” BPJS Lagi, Nurmin: Kita yang Dibenturkan dengan Masyarakat

TANJUNG REDEB - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai, kembali  terkena getah dari aturan…

Rabu, 15 Agustus 2018 13:53

Tolak Disebut Kecolongan

TANJUNG REDEB - Anggota Dewan Pengawas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Segah Ramlan Asri, menolak…

Rabu, 15 Agustus 2018 13:48

Baru 874 Pendaftar Beasiswa Berau Gemilang

TANJUNG REDEB – Sejak dibuka pada 15 Juli lalu, sebanyak 874 pelajar dan mahasiswa Berau telah…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:30

Dewan Pengawas Diminta Jalankan Fungsi

TANJUNG REDEB – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau Saga, meminta Pemerintah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .