MANAGED BY:
JUMAT
17 AGUSTUS
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

PEMERINTAHAN

Jumat, 10 Agustus 2018 01:26
Pulau Maratua-Sambit Jadi Pilot Project

Rencana Zonasi Kawasan Strategis Nasional Tertentu

SOSIALISASI: Bupati Berau Muharram bersama Tim KKP, narasumber dan perwakilan peserta sosialisasi Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia nomor 4/PERMEN-KP/2018 tentang rencana zonasi kawasan strategis nasional tertentu Pulau Maratua dan Pulau Sambit.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Wilayah perairan Kabupaten Berau dengan luar kurang lebih 2,27 juta hektar merupakan wilayah yang berbatasan langsung dengan dua negara tetangga, Filipina dan Malaysia. Dua pulau Maratau dan Sambit yang merupakan pulau terdepan di perairan Bumi Batiwakkal. Ketua pulau ini masuk dalam kawasan strategus nasional tertentu (KSNT). Pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan bahkan telah menetapkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia nomor 4/PERMEN-KP/2018 tentang rencana zonasi kawasan strategis nasional tertentu Pulau Maratua dan Pulau Sambit di Provinsi Kalimantan Timur tahun 2018-2037.

Peraturan menteri ini disosialisasikan Kementerian Kelautan Perikanan kepada stakeholder dan perwakilan masyarakat Kabupaten Berau di ruang Sangalaki Setkab Berau, Kamis (9/8). Sosialisasi Dibuka langsung Bupati Berau, Muharram dan dihadiri Sekkab M. Gazali, unsur forum koordinasi pimpinan daerah (FKPD), serta organisasi perangkat daerah (OPD) dan lembaga terkait.

Kepala Bagian Hukum dan Perundang Undangan KKP, Rusmana, mewakili Kepala Biro Hukum KKP, mengungkapkan sosialisasi ini bertujuan untuk menyatukan pemahaman yang sama baik ditingkat pemerintah daerah dan seluruh stakeholder, mengenai regulasi yang ditetapkan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Permen nomor 4 tentang rencana zonasi strategis nasional tertentu Pulau Maratua dan Pulau Sambit disampaikannya merupakan salah satu peraturan menteri yang mengatur rencana zonasi strategis nasional tertentu. “Ini adalah Permen pertama yang mengatur mengenai kawasan strategis nasional tertentu,” ungkapnya.

KSNT Pulau Maratau dan Pulau Sambit dijelaskannya adalah salah satu KSNT yang sangat menarik, sangat dinamis dan kompleksitas cukup tinggi. KSNT yang pertama ditetapkan dengan permen ini adalah pilot project yang nantinya akan menjadi pola kedepan dalam penetapan kawasan strategis nasional tertentu, terutama di kawasan pulau pulau kecil terluar. “Melalui kegiatan ini kami harapkan ada pemahaman dan persepsi yang sama dari semua stakeholder mengenai apa yang harus dilaksanakan dari permen KKP nomor 4 tahun 2018 ini,” jelasnya.

Sementara Bupati Berau, Muharram, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat yang memberikan perhatian serius kepada Kabupaten Berau, khususnya dalam pengelolaan kawasan perairan dan pulau pulau kecil yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Sehingga dengan sosialisasi ini diharapkan dapat diikuti dengan baik dan memperoleh pengetahuan dari apa yang menjadi rencana zonasi kawasan strategis nasional tertentu Pulau Maratua dan Pulau Sambit. “Dari seluruh Indonesia dan 112 pulau yang berkategori kawasan strategis nasional dan dua diantaranya ada di Kabupaten Berau,” ungkapnya.

Kabupaten Berau ditegaskan Muharram serius dalam pengelolaan kawasan perairan dan kepulauan. Bahkan Pemkab Berau menginisiasi penetapan kawasan konservasi persisir dan pulau pulau kecil Kepulauan Derawan dan perairan sekitarnya seluas kurang lebih 285,458 hektar yang telah ditetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor 87/MEN-KP/2016.

Seiring dengan pengalihan kewenangan dalam pengawasan pengelolaan wilayah laut ke pemerintah provinsi dan pusat, Pemkab Berau tidak lagi dapat mengawasi wilayah kelautan. Sehingga Muharram berharap keseriusan dan konsisten dari provinsi dan pusat dalam rangka pengawasan. “Kewenangan diambil alih oleh pusat dan provinsi, kami harap ini bukan sekadar judul, tapi juga harus diawasi dengan baik. Kalau pemerintah pusat dan provinsi kurang serius melakukan kewenangannya, Saya khawatir permen ini tidak jalan,” tegasnya.

Selain itu Bupati Muharram juga berharap koordinasi dapat terus dilakuan pengelolaan kawasan kepulauan yang juga menjadi destinasi wisata bahari di Bumi Batiwakkal. Muharram berharap ada kejelasan regulasi dalam proses perijinan investasi pariwisata, terlebih Pulau Maratua saat ini telah menjadi destinasi yang terus berkembang dan menjadi incaran investor untuk berinvestasi. “Harus ada regulasi yang transparan, mana tugas pemerintah daerah, pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. Sehingga investasi tidak terhambat karena ketidakpahaman regulasi ini. Harus diperjelas kewenangan masing-masing,” tandasnya.(hms4/asa)


BACA JUGA

Rabu, 15 Agustus 2018 14:09

Wabup Ajak Masyarakat Semarakkan Bulan Kemerdekaan

TANJUNG REDEB - Menyambut dan memeriahkan Hari Kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia, berbagai kegiatan…

Rabu, 15 Agustus 2018 14:08

Peran Perusahaan Dukung Program Pemerintah

TANJUNG REDEB – Seluruh perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Berau, mulai sektor pertambangan…

Rabu, 15 Agustus 2018 14:04

Hemat Biaya, Pembangunan Dermaga Pakai Kayu Ulin

BIDUKBIDUK- Pembangunan dermaga yang berada di Pulau Kaniungan Besar, Kecamatan Bidukbiduk disorot masyarakat. …

Selasa, 14 Agustus 2018 00:41

UP2K Batu Putih Masuk Nominasi Nasional

TANJUNG REDEB - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Berau terus menorehkan…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:40
Saat Maskapai Mulai Melirik Penerbangan ke Pulau Maratua

Persingkat Rute, Bisa Tiba Lebih Awal

Para calon penumpang kerap bertanya, ada kegiatan apa yang tengah berlangsung di Berau. Sebab, cukup…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:39

Rp 380 Miliar DBH-DR Bisa Digunakan untuk Ini

TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dalam hal ini sejumlah Organisasi Perangkat Daerah…

Selasa, 14 Agustus 2018 00:38

Peringatan Hari Remaja Internasional Digelar Serentak

TANJUNG REDEB – Peringatan Hari Remaja Internasional dilaksanakan serentak secara nasional, Minggu…

Senin, 13 Agustus 2018 00:22

Ajak Paguyuban Terus Berkontribusi

TANJUNG REDEB – Pengurus Kerukunan Keluarga Kawanua (K3) Kabupaten Berau periode 2018-2023 resmi…

Senin, 13 Agustus 2018 00:21

Gelar Pemilihan Pelajar Pelopor Berlalulintas

TANJUNG REDEB – Dinas Perhubungan Kabupaten Berau, kembali melaksanakan pemilihan pelajar pelopor…

Senin, 13 Agustus 2018 00:21

Motivasi Masyarakat dengan Lomba Kebersihan

TANJUNG REDEB - Mewujudkan Kabupaten Berau yang hijau, bersih dan sehat terus digencarkan dengan mengajak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .