MANAGED BY:
RABU
20 FEBRUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Selasa, 14 Agustus 2018 00:34
Cuaca Buruk, Hasil Tangkapan Ikan Turun
WASPADA: Nelayan banyak yang tak melaut karena kondisi cuaca di lautan.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Dinas Perikanan Kabupaten Berau, akui sampai saat ini terjadi penurunan daya tangkap nelayan, dikarenakan faktor cuaca dan gelombang tinggi. Hal itu yang membuat nelayan mengurangi intensitas penangkapan ikan.

Dikatakan Kepala Bidang Penangkapan dan Pelayanan Usaha, Dinas Perikanan Berau, Ramli, jika sebelumnya nelayan melakukan penangkapan ikan sebulan sebanyak 20 kali, para nelayan saat ini menguranginya menjadi 15 kali.

“Tapi ada juga yang terpaksa melaut, karena apabila tidak melaut bagaimana mereka memenuhi kebutuhan rumah tangganya. Tapi ada hari-hari tertentu mereka tidak melaut,” ujarnya kepada Berau Post Senin (13/8) kemarin.

Lanjutnya, karena cuaca yang tidak menentu mengakibatkan penurunan jumlah tangkap nelayan di laut sehingga berdampak pada tingginya harga jual ikan di pasar. “Karena ikannya kurang sementara permintaan banyak, ini berdampak pada naiknya harga ikan di pasar, terlebih saat ini mendekati Iduladha, banyak permintaan ikan dari masyarakat,” tambahnya.

Meski demikian  pihaknya juga memiliki program yang memang khusus untuk melakukan pemantauan kondisi laut, sehingga fungsinya memberitahukan kepada nelayan tentang kondisi cuaca di laut.

“Tidak hanya itu, para nelayan juga  apabila mengalami  sesuatu hal yang tidak dinginkan sehingga menghilangkan nyawa, mereka juga akan mendapatkan asuransi santunan senilai RP 200 juta,” jelasnya.

Saat ditannya mengenai permintaan yang untuk jenis ikan yang naik ini, di antaranya ikan tuna, layang, dan sebagainya. Sementara itu, mengenai pantauan mengenai kurangnya hasil tangkap para nelayan ini sudah berlangsung sejak dua sampai tiga bulan terakhir ini.

 “Biasanya puncaknya pada Desember, dan akan kembali seperti biasa di Januari, dan banyak hasil tangkap ikan para nelayan itu biasanya memasuki Maret,” pungkasnya. (*/oke/app) 

 


BACA JUGA

Selasa, 19 Februari 2019 14:05

Perbaikan Jembatan Diusulkan di Musrenbang

BATU PUTIH – Meski kerap dikeluhkan warga, namun jembatan di…

Selasa, 19 Februari 2019 14:03

Distribusi Air Bersih di Dumaring Belum Merata

TALISAYAN – Hingga saat ini, sebagian masyarakat Kampung Dumaring, Kecamatan…

Senin, 18 Februari 2019 13:21

Usulkan Lahan di Luar HGU Dikelola BUMK

BIATAN - Pemerintah Kampung Biatan Ilir berharap keinginan masyarakat yang…

Senin, 18 Februari 2019 13:20

APMS Terapkan Pembatasan Pengisian

TALISAYAN – Pembatasan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi juga…

Senin, 18 Februari 2019 13:20

Hari Ini, JPU Hadirkan Saksi Ahli

TANJUNG REDEB - Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengadaan kapal…

Senin, 18 Februari 2019 13:17

Jadikan Wisata Maratua Berkelas Dunia

TANJUNG REDEB - Setelah penandatanganan Memorandum of Understanding(MoU) antara Pemerintah…

Senin, 18 Februari 2019 13:16

Kapolres Ajak Warga Perangi Hoaks

TANJUNG REDEB - Jelang pemilihan umum (Pemilu) yang akan digelar…

Minggu, 17 Februari 2019 14:52

Gara-Gara Lupa, Gaji Tenaga Kontrak Minus

TANJUNG REDEB – Adanya ‘Human Error’ di Badan Pengelola Keuangan…

Minggu, 17 Februari 2019 14:51

Tuntaskan Kasus Lama

TANJUNG REDEB – Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono memimpin…

Sabtu, 16 Februari 2019 14:02

Lapak di Kampung Campur Sari ‘Menganggur’

TALISAYAN – Belum diperiksa oleh Inspektorat Berau, lapak yang dibangun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*