MANAGED BY:
SENIN
22 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

SANGGAM

Selasa, 14 Agustus 2018 00:34
Cuaca Buruk, Hasil Tangkapan Ikan Turun
WASPADA: Nelayan banyak yang tak melaut karena kondisi cuaca di lautan.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Dinas Perikanan Kabupaten Berau, akui sampai saat ini terjadi penurunan daya tangkap nelayan, dikarenakan faktor cuaca dan gelombang tinggi. Hal itu yang membuat nelayan mengurangi intensitas penangkapan ikan.

Dikatakan Kepala Bidang Penangkapan dan Pelayanan Usaha, Dinas Perikanan Berau, Ramli, jika sebelumnya nelayan melakukan penangkapan ikan sebulan sebanyak 20 kali, para nelayan saat ini menguranginya menjadi 15 kali.

“Tapi ada juga yang terpaksa melaut, karena apabila tidak melaut bagaimana mereka memenuhi kebutuhan rumah tangganya. Tapi ada hari-hari tertentu mereka tidak melaut,” ujarnya kepada Berau Post Senin (13/8) kemarin.

Lanjutnya, karena cuaca yang tidak menentu mengakibatkan penurunan jumlah tangkap nelayan di laut sehingga berdampak pada tingginya harga jual ikan di pasar. “Karena ikannya kurang sementara permintaan banyak, ini berdampak pada naiknya harga ikan di pasar, terlebih saat ini mendekati Iduladha, banyak permintaan ikan dari masyarakat,” tambahnya.

Meski demikian  pihaknya juga memiliki program yang memang khusus untuk melakukan pemantauan kondisi laut, sehingga fungsinya memberitahukan kepada nelayan tentang kondisi cuaca di laut.

“Tidak hanya itu, para nelayan juga  apabila mengalami  sesuatu hal yang tidak dinginkan sehingga menghilangkan nyawa, mereka juga akan mendapatkan asuransi santunan senilai RP 200 juta,” jelasnya.

Saat ditannya mengenai permintaan yang untuk jenis ikan yang naik ini, di antaranya ikan tuna, layang, dan sebagainya. Sementara itu, mengenai pantauan mengenai kurangnya hasil tangkap para nelayan ini sudah berlangsung sejak dua sampai tiga bulan terakhir ini.

 “Biasanya puncaknya pada Desember, dan akan kembali seperti biasa di Januari, dan banyak hasil tangkap ikan para nelayan itu biasanya memasuki Maret,” pungkasnya. (*/oke/app) 

 


BACA JUGA

Sabtu, 20 Juli 2019 21:54

Polisi Bakar Arena Sabung Ayam

GUNUNG TABUR – Dua lokasi arena judi sabung ayam di…

Sabtu, 20 Juli 2019 16:14

KUPP Hanya Dapat Satu Kapal Tunda

TANJUNG REDEB – Minta dua, PT Pelindo IV hanya kabulkan…

Jumat, 19 Juli 2019 14:32

Pemkab Harus Bijak

TANJUNG REDEB – Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin)…

Jumat, 19 Juli 2019 14:31

Bupati Tinjau Persiapan Peda KTNA

TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau menjadi tuan rumah pelaksanaan Pekan…

Kamis, 18 Juli 2019 14:24

Bupati: PDAM Harus Tegas

TANJUNG REDEB – Piutang Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta…

Rabu, 17 Juli 2019 14:02

Tawarkan Pembuatan SIM Tanpa ke Mapolres

TANJUNG REDEB – Belum lama ini, adanya calo pembuatan Surat…

Rabu, 17 Juli 2019 14:00

Buang Limbah ke Drainase, Siap-Siap Disanksi

TANJUNG REDEB – Cegah pencemaran, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan…

Selasa, 16 Juli 2019 13:04

Ada Rumah Dinas Nunggak

TANJUNG REDEB – Sejak beberapa tahun terakhir, Perusahaan Daerah Air…

Senin, 15 Juli 2019 15:48

Pemprov Tunggu Hasil Kajian

TANJUNG REDEB – Masih adanya pro dan kontra atas rencana…

Senin, 15 Juli 2019 15:47

Kejar Status Internasional untuk Bandara Maratua

TANJUNG REDEB – Perjalanan menjadikan Bandara Maratua berstatus bandara internasional…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*