MANAGED BY:
MINGGU
18 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 19 Agustus 2018 00:10
Bupati Bakal Evaluasi Dewan Pengawas PDAM
Muharram

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Tak hanya direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Segah, Bupati Berau Muharram juga tegaskan bakal mengevaluasi dewan pengawas. Hal itu diutarakannya saat diwawancara Berau Post, Jumat (17/8).

Ditegaskan politikus Partai Keadilan Sosial (PKS) ini, jika nantinya dia menemukan fakta bahwa dewan pengawas tidak melaksanakan tugasnya dengan baik, tentu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau akan memikirkan untuk melanjutkan status orang-orang yang ada di dewan pengawas atau tidak.

“Tapi sampai saat ini saya juga belum bisa memastikan apakah ada pembiaran atau kesengajaan sampai terjadi seperti itu (masalah di PDAM, Red.). Ini perlu saya dalami dulu,” ujarnya.

Namun ditambahkan Muharram, selain dewan pengawas, PDAM juga diutarakannya diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang hasilnya juga bagus. Hal itu juga membuat dia heran, karena hasilnya tidak seperti hasil penelusuran oleh tim independen yang didatangkan belum lama ini, di mana ditemukan banyak pelanggaran yang dilakukan oleh direksi PDAM masa pimpinan Adief Mulyadi.

“Tentu pertanyaannya bagaimana proses pemeriksaan selama ini, hasil pemeriksaan oleh tim independen hasilnya di luar dugaan. Tapi saya juga tidak bisa menyalahkan BPK, lihat penelusuran nanti,” singkatnya.

Untuk diketahui, di masa pimpinan Adief Mulyadi sebagai Direktur PDAM Tirta Segah, dewan pengawas menemukan fakta adanya tindakan Adief yang dianggap dapat merugikan PDAM. Bahkan berdasarkan penelusuran tim independen yang didatangkan Pemkab Berau, pelanggaran yang dilakukan cukup banyak.

Hal itu membuat dewan pengawas mengeluarkan rekomendasi pemecatan Adief Mulyadi yang kemudian disetujui bupati Berau. Walau demikian, baik Bupati Berau Muharram dan dewan pengawas enggan membeberkan seluruh pelanggaran yang ditemukan.

Namun di antaranya dua dugaan pelanggaran yang dilakukan Adief paling fatal yakni melakukan mark up sewa rumah direktur seharusnya Rp 50 juta untuk satu tahun menjadi Rp 150 juta per tahun. Sedangkan pelanggaran kedua yakni sewa mobil fiktif tahun 2016. (sam/app)


BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 11:30

Bisa Saja Ditutup Sementara

TANJUNG REDEB – Minimnya pengusaha sarang burung walet rumahan yang mengantongi kelengkapan perizinan,…

Sabtu, 17 November 2018 11:30

Ar Merasa Jadi Korban Situasi

TANJUNG REDEB – Pengembangan kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) pengadaan kapal pariwisata…

Sabtu, 17 November 2018 11:29

Putusan Direncanakan Awal Desember

TANJUNG REDEB – Sidang atas gugatan mantan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Segah…

Sabtu, 17 November 2018 11:28

Sepekan untuk Tuntaskan RAPBD

SETELAH nota kesepahaman Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2019…

Sabtu, 17 November 2018 11:28

DPR Pertanyakan Rencana Mendagri Stop Pemekaran

TANJUNG REDEB – Rencana Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyetop 314 usulan pemekaran,…

Jumat, 16 November 2018 12:04

Pelaku Masuk Perangkap Polisi

TANJUNG REDEB – Polisi berhasil menggagalkan upaya peredaran narkoba jenis sabu-sabu, Rabu (14/11)…

Jumat, 16 November 2018 12:02

Langsung Kebut Pembahasan RAPBD

TANJUNG REDEB – Sempat mengalami keterpurukan kondisi anggaran dalam beberapa tahun terakhir,…

Jumat, 16 November 2018 11:59

Seperti Jimat yang Buat Dokter Kebingungan

“Saya pikir, kayu itu tidak sekalipun menyakiti saya meski sudah 15 tahun di telapak tangan saya.…

Jumat, 16 November 2018 11:57

Sehari Nyaris Tanpa BBM

TANJUNG REDEB – Tak seperti biasanya, hingga pukul 09.00 Wita beberapa Stasiun Pengisian Bahan…

Kamis, 15 November 2018 11:57

Polisi Masih Matangkan Penyelidikan

TANJUNG REDEB – Kasat Reskrim Polres Berau AKP Andika Dharma Sena, menanggapi desakan masyarakat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .