MANAGED BY:
MINGGU
18 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Senin, 20 Agustus 2018 13:18
Kemenag Akui Ada yang Berbeda

Pemerintah Tetapkan Iduladha pada 22 Agustus

Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Berau Alfi Taufik, menegaskan Hari Raya Iduladha 2018 jatuh pada 22 Agustus 2018. Itu disampaikannya saat diwawancara Berau Post kemarin (19/8).

Walau demikian, dirinya mengakui ada sekelompok masyarakat yang menetapkan 10 Dzulhijjah 1439 H jatuh pada 21 Agustus 2018. “Kami tidak akan memaksakan asalkan mereka yakin(penetapan Hari Raya Iduladha),” katanya.

Ditegaskannya, pemerintah dalam menetapkan 10 Dzulhijjah atau hari raya Iduladha tidak asal-asalan. Dalam menetapkannya, pemerintah melakukan dua pendekatan seperti rukyat dan hisap, lalu ditetapkan melalui sidang isbat.

“Memang ada perbedaan dengan di Makkah karena posisi hilal berbeda dengan di Makkah, begitu juga dengan selisih waktu (Makkah dan Indonesia) juga berbeda. Dan hal seperti ini juga pernah terjadi pada tahun 2011 lalu,” singkatnya.

Di Kaltim, salah satu yang akan melaksanakan salat Iduladha pada Selasa (21/8), yakni Masjid Namirah, Kota Balikpapan. Ketua Yayasan Namirah, Gatot Subandono menyebutkan, pihaknya tidak bermaksud ingin berbeda dan tidak ada pengaruh dari kelompok tertentu.

Menurutnya, ibadah ini semata-mata soal keyakinan dan bukan ikut-ikutan. Namun, aturan penetapan hari raya Iduladha tersebut menyesuaikan Alquran dan hadis serta ahli sunah.

"Penetapan Selasa semata-mata mengikuti waktu aktivitas wukuf dalam ibadah haji. Bukan juga mengikuti kebijakan Arab Saudi, tapi aktivitas kegiatan haji di sana," ucapnya dikutip dari Kaltim Post (induk Berau Post), Minggu (19/8).

Dia berharap, perbedaan ini dapat ditanggapi secara positif sebagai sebuah khasanah untuk umat muslim. Apalagi masing-masing memiliki dalil.

"Kami harap ini bisa diterima oleh kaum muslimin sebagai sesuatu yang lumrah. Hal yang penting persatuan umat tetap terjaga," ujarnya. (sam/udi)


BACA JUGA

Sabtu, 17 November 2018 11:30

Bisa Saja Ditutup Sementara

TANJUNG REDEB – Minimnya pengusaha sarang burung walet rumahan yang mengantongi kelengkapan perizinan,…

Sabtu, 17 November 2018 11:30

Ar Merasa Jadi Korban Situasi

TANJUNG REDEB – Pengembangan kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) pengadaan kapal pariwisata…

Sabtu, 17 November 2018 11:29

Putusan Direncanakan Awal Desember

TANJUNG REDEB – Sidang atas gugatan mantan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Segah…

Sabtu, 17 November 2018 11:28

Sepekan untuk Tuntaskan RAPBD

SETELAH nota kesepahaman Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2019…

Sabtu, 17 November 2018 11:28

DPR Pertanyakan Rencana Mendagri Stop Pemekaran

TANJUNG REDEB – Rencana Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyetop 314 usulan pemekaran,…

Jumat, 16 November 2018 12:04

Pelaku Masuk Perangkap Polisi

TANJUNG REDEB – Polisi berhasil menggagalkan upaya peredaran narkoba jenis sabu-sabu, Rabu (14/11)…

Jumat, 16 November 2018 12:02

Langsung Kebut Pembahasan RAPBD

TANJUNG REDEB – Sempat mengalami keterpurukan kondisi anggaran dalam beberapa tahun terakhir,…

Jumat, 16 November 2018 11:59

Seperti Jimat yang Buat Dokter Kebingungan

“Saya pikir, kayu itu tidak sekalipun menyakiti saya meski sudah 15 tahun di telapak tangan saya.…

Jumat, 16 November 2018 11:57

Sehari Nyaris Tanpa BBM

TANJUNG REDEB – Tak seperti biasanya, hingga pukul 09.00 Wita beberapa Stasiun Pengisian Bahan…

Kamis, 15 November 2018 12:04

BPS Terancam Buyar Lagi

TANJUNG REDEB - Bendahara Tim Pembentukan Berau Pesisir Selatan (BPS) Andi Amir, menyebut rencana Menteri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .