MANAGED BY:
SENIN
22 JULI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Senin, 20 Agustus 2018 13:28
Kapal dan Alat Tangkap Masih Tertinggal

Dinas Perikanna Selalu Programkan Bantuan Alat

TERBATAS: Kapal tangkap ikan nelayan di Berau masih belum bisa berlayar lebih jauh untuk mencari ikan.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB - Sekitar 90 persen nelayan yang ada di Kabupaten Berau, mencari ikan hanya di sekitar pesisir laut lantaran kondisi kapal tak memungkinkan untuk melakukan penangkapan ikan lebih jauh. Sehingga kondisi ini membuat persaingan yang ketat antarnelayan dalam mendapatkan ikan.

"Jadi alasan terjadi penurunan hasil tangkap nelayan ini dikarenakan mereka tidak berani ke tengah laut dikarenakan kondisi kapal yang tidak memungkinkan," ujar Kepala Bidang Penangkapan dan Pelayanan Usaha (Diskan) Berau, Ramli, beberapa waktu lalu.

Tidak hanya itu, Ramli juga menambahkan, mengenai alat tangkap yang digunakan oleh para nelayan juga dianggap apabila itu sudah cocok untuk mereka biasanya yang digunakan itu-itu saja tanpa melakukan pengembangan alat yang lebih efektif untuk melakukan penangkapan ikan.

"Jadi memang ada beberapa kendala, yakni mulai dari SDM nelayan yang rendah, kemudian dan dari segi keterampilan nelayan juga kita agak kurang. Untuk alat tangkapnya ikan yang digunakan nelayan kita juga tertinggal dengan nelayan luar," tambahnya.

Meski demikian ia terangkan, dalam upaya membantu para nelayan agar tetap memuluskan aktivitas nelayan, pihaknya ada program bantuan nelayan terutama dari alat tangkapnya.

"Kalau bantuan itu biasanya berupa jaring tangkap ikan, alat penggerak kapal dan kebutuhan alat tangkapnya lainnya,"bebernya.

Ditegaskannya, dengan bantuan yang diberikan oleh Dinas Perikanan merupakan salah satu upaya agar nelayan tetap menjalankan usahanya.

 "Jadi tetap kami upayakanlah agar usaha mereka ini tetap berjalan. Jadi jangan sampai karena keterbatasan alat tangkap mereka menjadi terkendala melaut. Untuk total keseluruhan nelayan kita yang ada di Kabupaten Berau kurang lebih mencapai 5.000 Kepala Keluarga (KK)," pungkasnya (*/oke/app)


BACA JUGA

Rabu, 10 Juli 2019 13:54

Harga Emas Makin Berkilau

TANJUNG REDEB – Naiknya mata uang dollar atas rupiah dan…

Kamis, 04 Juli 2019 02:13

Potensi Perikanan 104 Ribu Ton Per Tahun

TANJUNG REDEB - Dinas Perikanan Berau terus berupaya meningkatkan hasil…

Senin, 17 Juni 2019 15:39

Tabalar Muara Punya Potensi Pertanian

TABALAR – Potensi pertanian di Kampung Tabalar Muara, Kecamatan Tabalar…

Selasa, 28 Mei 2019 18:03

Distribusi Lancar, Harga Bahan Pokok Stabil

TANJUNG REDEB - Harga sejumlah kebutuhan pokok terus menjadi perhatian…

Sabtu, 11 Mei 2019 13:59

Beras di Bulog Cukup Sampai Lebaran

TELUK BAYUR – Kepala Seksi Logistik Bulog Berau, Hadriansyah, klaim…

Jumat, 10 Mei 2019 11:32

Harga Cabai Semakin Pedas, Bawang Kian Menyengat

TELUK BAYUR – Ramadan belum sepekan, namun sejumlah harga bumbu…

Jumat, 10 Mei 2019 11:29

Di Tanjung Batu, Gas Melon Tembus Rp 50 Ribu

TANJUNG BATU - Harga elpiji 3 Kilogram (kg) melambung tinggi…

Kamis, 09 Mei 2019 16:35

Kuatkan dengan Pernyataan Camat

TANJUNG REDEB – Tahapan pencabutan izin 207 koperasi bermasalah di…

Rabu, 08 Mei 2019 11:57

Ramadan, Harga Ayam Melambung

TANJUNG REDEB – Dua hari di bulan Ramadan, Kepala Dinas…

Selasa, 07 Mei 2019 13:56

Pasar Ramadan Diserbu Masyarakat

TANJUNG REDEB – Ratusan warga membanjiri Pasar Ramadan yang berada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*