MANAGED BY:
SENIN
22 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Selasa, 21 Agustus 2018 13:43
Alat Senilai Rp 7 M “Dianggurkan”
TAK DIDUKUNG ANGGARAN: Alat terapi oksigen yang ada di Puskesmas Tanjung Batu tak kunjung bisa digunakan karena tak memiliki anggaran operasional serta tak didukung dasar hukum penggunaannya.

PROKAL.CO, TANJUNG BATU – Tak memiliki anggaran operasional yang memadai, terapi oksigen Hiperbarik di Puskesmas Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan, tak lagi bisa digunakan untuk menangani pasien darurat. Hal ini diutarakan Operator Hiperbarik Gideon Pujo.

Bukan soal anggaran operasional saja, pria yang sudah dua tahun menjadi operator Hiperbarik itu juga menyebut alat yang menelan biaya hingga Rp 7 miliar tersebut, belum bisa dioperasionalkan karena belum memiliki dasar peraturan.

"Bisa saja digunakan kalau ada orang yang kondisinya darurat dan segera butuh pertolongan. Seperti misalnya penyelam yang mengalami dekompresi," katanya kepada Berau Post, Senin (20/8).

Namun, semenjak isi tabung oksigen yang menjadi bahan dasar alat tersebut habis, secara otomatis Hiperbarik tidak bisa lagi dimanfaatkan. Kondisi itu menurutnya cukup berpengaruh terhadap pengembangan dunia pariwisata di Berau.

Sebab jika terjadi keadaan darurat yang mengharuskan wisatawan mendapatkan pertolongan terapi, namun Hiperbarik yang dimiliki Pemkab Berau tak bisa digunakan.

"Saya ingin saja beli tabung oksigen, tapi biayanya sangat besar sekali. Karena harus ke Tanjung Redeb dulu dan itu harus bayar sopir dan BBM-nya," ujarnya.

Selain itu, untuk keperluan listrik Hiperbarik, tak jarang Gideon harus merogoh koceknya sendiri karena tak ada anggaran dari pemerintah.

Untuk itu, Gideon berharap Pemkab Berau bisa benar-benar memanfaatkan alat Hiperbarik dengan segera membuat aturan dan mengalokasikan anggaran operasionalnya. Sebab, saat ini, alat Hiperbarik di Tanjung Batu merupakan satu-satunya alat terapi oksigen yang ada di Pulau Kalimantan, setelah yang di Balikpapan tidak bisa dimanfaatkan lagi.

"Alat ini sebenarnya nilai plus bagi dunia pariwisata Berau. Kan sayang kalau tidak difungsikan sampai sekarang, yang harusnya ada penambahan PAD bagi Berau, ini malah belum ada," tuturnya.

Di sisi lain, melihat belum adanya perkembangan atas pemanfaatan alat Hiperbarik tersebut, Gideon tengah memikirkan tawaran yang sempat diberikan salah satu pemerintah daerah di Pulau Jawa yang ingin menggunakan jasanya. "Tapi saya mau lihat dulu beberapa bulan ke depan. Kalau memang belum ada kepekaan Pemkab Berau terhadap alat ini, mungkin saya akan kembali ke Jakarta saja atau mengambil tawaran itu," pungkasnya. (arp/udi)


BACA JUGA

Minggu, 21 April 2019 15:43

Pemilu Susulan di 11 TPS Belum Ditetapkan

TANJUNG REDEB – Komisi Pemilihan Umun (KPU) Berau belum bisa…

Minggu, 21 April 2019 15:42

Perwira Polres Berau Ditemukan Meninggal

TANJUNG REDEB - Seorang anggota Polri yang bertugas di Polres…

Sabtu, 20 April 2019 13:48

Bawaslu ‘Kebanjiran’ Aduan

TANJUNG REDEB – Tiga hari pasca pemilihan serentak, Badan Pengawas…

Sabtu, 20 April 2019 13:47

Terdakwa Korupsi Kapal Pariwisata Ajukan Banding

TANJUNG REDEB – Tak puas dengan putusan majelis hakim Pengadilan…

Jumat, 19 April 2019 11:00

11 TPS Belum Nyoblos

TANJUNG REDEB – Proses pemungutan suara pada pemilihan umum (Pemilu)…

Jumat, 19 April 2019 10:57

Target Partisipatif Pemilih 75 Persen

MESKIPUN terdapat beberapa kendala, namun Wakil Bupati Berau Agus Tantomo…

Jumat, 19 April 2019 10:50

Dua Kontraktor Jalani Persidangan

TANJUNG REDEB - Dua kontraktor yang terseret kasus dugaan tindak…

Jumat, 19 April 2019 10:48

Dikira Batang Pohon, Ternyata Bangkai Paus

PULAU DERAWAN – Warga Pulau Derawan dibuat heboh dengan ditemukannya…

Kamis, 18 April 2019 14:59

Warga Rutan Gagal Nyoblos

WAJAH kecewa juga tak bisa disembunyikan para warga binaan di…

Kamis, 18 April 2019 14:57

Pemilu Paling Krusial

TANJUNG REDEB – Pertama dalam sejarah pesta demokrasi di Indonesia.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*