MANAGED BY:
SELASA
25 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS
Jumat, 24 Agustus 2018 13:47
Indahnya Harmonisasi Keberagaman
Oleh: Syarifuddin Noor

PROKAL.CO, BANGSA Indonesia sebagai sebuah negara kepulauan yang terdiri dari 34 provinsi, memiliki luasan hamparan wilayah yang terbentang mulai dari Sabang sampai Merauke. Memiliki keanekagaraman agama, corak budaya, adat istiadat, suku, etnis, dan bahasa yang tersebar diseluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi kita yang tinggal dan menetap sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang memiliki keanekaragaman hasil bumi, kekayaan sumber daya alam, dan kekayaan berbagai macam akar budaya bangsa. Keberagaman Indonesia sangat indah, dan sangat cantik serta elok dipandang mata dengan sikap menjunjung tinggi toleransi di antara umat beragama serta di antara sesama anak bangsa yang saling hormat menghormati dan tenggang rasa di dalam sebuah harmonisasi keberagaman.

Keberagaman merupakan sebuah hakikat dari sebuah jati diri bangsa Indonesia. Negara Indonesia yang kita cintai ini penuh dengan berbagai macam perbedaan, perbedaan yang kaya akan pola pikir, pola pandang, pendapat, ide-ide, dan gagasan pemikiran yang sangat berguna bagi kemajuan sebuah bangsa dan negara Indonesia.

Masyarakat Indonesia harus disadarkan bahwa perbedaan ini lah yang pada dasarnya membuat suatu bangsa semakin kuat, kokoh, dan tegak berdiri untuk dapat berkembang, maju, makmur, dan sejahtera. Perbedaan inilah yang membuat hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara penuh dengan warna-warni yang dibungkus dan dirangkai dalam sebuah rajutan dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika : “walaupun berbeda-beda tetap menjadi satu”.

Dalam harmonisasi keberagaman disaat pelaksanaan upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 di Istana Merdeka, Jakarta. Yang dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 17 Agustus 2018 lalu. Terjadi yang ke 2 kalinya pelaksanaan  upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dengan kondisi dan peristiwa monumental yang menjadi sebuah realita secara langsung yakni bersatu padunya para pemimpin bangsa Indonesia didalam pelaksanaan upacara yang dirangkai dengan harmonisasi keberagaman dalam sebuah bingkai kebhinekaan. Menjadi sebuah tradisi di Istana Merdeka, Jakarta, pelaksanaan upacara detik-detik Proklamasi

Kemerdekaan Republik Indonesia dalam masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla yaitu para peserta upacara berpakaian dengan tema kebudayaan dan kebhinekaan dalam sebuah harmonisasi keberagaman. Sebuah peristiwa langka dan memberi kesan tersendiri serta memperlihatkan kebesaran hati dan sikap kenegarawan kepada seluruh lapisan masyarakat dan bangsa Indonesia, di mana seluruh pemangku kepentingan dan mantan-mantan presiden dan wakil presiden hadir dan mengikuti rangkaian upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dalam kebersamaan, kekompakan, dan kebhinekaan dalam harmonisasi keberagaman.

Sebuah suasana upacara kenegaraan yang dibalut dan dibungkus dengan kebhinekaan dalam harmonisasi keberagaman yang memberikan tontonan, tuntutan, kesejukan, dan suasana saling memberikan dukungan antara yang satu dengan yang lainnya dalam perhelatan dan memasuki tahun politik 2019 yang akan datang. Perbedaan pandangan dan ideology politik dalam pengusungan kandidat Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden melalui sebuah koalisi partai pengusung tidak membuat kontestasi dan konstelasi politik berkecamuk dalam sebuah ajang pesta demokrasi. Kondisi dan fenomena tersebut banyak mendapatkan dukungan, dan pujian yang menunjukkan etika berbangsa dan bernegara para elit-elit politik dan para pemimpin bangsa yang penuh dengan kehangatan dan suasana kekerabatan serta kekeluargaan.

Sebuah momentum yang sangat baik untuk memperlihatkan suasana kepada seluruh lapisan masyarakat tentang kebesaran hati dan kenegarawan yang mampu menjadi contoh perpolitikan bangsa Indonesia kedepannya, dan ini sesuai dengan isi dari Pancasila, Sila ke 3: PERSATUAN INDONESIA, dan sesuai dengan salah satu Program NAWACITA Presiden Joko Widodo yakni : “ Memperteguh Kebhinekaan dan Memperkuat Restorasi Sosial Indonesia”.

Semoga dari indahnya harmonisasi keberagaman yang ada ditingkat nasional tersebut dapat ditiru dan dicontoh oleh para pemimpin-pemimpin yang ada di daerah pada tingkatan atau level Gubernur/Wakil Gubernur maupun bupati/wakil bupati dan wali kota/wakil wali kota untuk dapat merangkul, bersilaturahmi, menjaga persatuan dan kesatuan, serta kekompakan didalam membangun daerah, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang tercinta ini dengan saling tukar pendapat, meminta arahan, masukan, dan bimbingan, serta melaksanakan konsultasi dengan para pemimpin-pemimpin terdahulu atau mantan pemimpin terdahulu.

Jauhkan sifat dan sikap egoisme dalam diri kita untuk membangun bumi persada Nusantara Indonesia ini. Membangun daerah, bangsa, dan negara ini sangat terlalu rumit dan kompleks bila ingin diselesaikan dengan sendirian semata. Jadi, marilah kita bahu membahu, dan bergandengan tangan satu sama lainnya serta hilangkan perbedaan. Sesuai dengan tema HUT RI yang ke 73 “KERJA KITA PRESTASI BANGSA” yang mana kita harus bekerja bahu membahu, menjaga kekompakan, kebersamaan, kekeluargaan, serta komunikasi yang lebih baik untuk dapat membangun daerah, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia guna mencapai sebuah prestasi bangsa dan cita-cita bangsa Indonesia yang maju, adil, makmur, dan sejahtera.(*/app)

*) Penulis adalah Alumni Pascasarjana Administrasi Pemerintahan Daerah Universitas Mulawarman Samarinda.

 


BACA JUGA

Selasa, 17 Juli 2018 01:07

Menuju Kota Digital

DIGITALISASI merupakan bagian dari revolusi industri 4.0 (four point zero). Jika revolusi industri 1.0…

Rabu, 11 Juli 2018 13:56

Mengukur Tensi Politik Menjelang Pileg 2019

TAK terasa roda perputaran sang waktu silih berganti, dari jam ke jam, dari hari ke hari, dari bulan…

Minggu, 01 Juli 2018 00:54

Kemenangan Pilkada untuk Semua

PERHELATAN akbar sekaligus pertarungan euforiasuksesi pemilihan kepala daerah, baik itu pemilihan gubernur…

Rabu, 27 Juni 2018 12:51

Maaf, Saya Golput karena Keadaan

Hari ini, tepatnya 27 Juni 2018, digelar pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di 171 daerah. Terdiri…

Kamis, 21 Juni 2018 09:56

Mutiara Syawal

TIDAK terasa sebulan penuh kita berpuasa di bulan Ramadan menahan lapar dan dahaga. Kaum Muslimin meninggalkan…

Selasa, 12 Juni 2018 14:40

Konsumerisme di Bulan Ramadan

BULAN Ramadan adalah bulan di mana umat Islam berbondong-bondong untuk menggenggam keberkahan dan rahmat…

Sabtu, 09 Juni 2018 00:24

FILANTROPISME RAMADAN

SECARA bahasa, filantropisme adalah kedermawanan. Kemurahatian, atau sumbangan sosial, sesuatu yang…

Jumat, 01 Juni 2018 12:08

Atasi Kram saat Menstruasi

DI sela aktivitas yang cukup padat sebagai siswa Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) 57 Lembaga…

Sabtu, 26 Mei 2018 00:59

Terapi Emosi dalam Sekejap

SAAT berada pada kondisi yang tidak menyenangkan atau ditimpa persoalan, pilihannya sebenarnya hanya…

Jumat, 25 Mei 2018 00:42

Inokulasi Bakteri Probiotik Atasi Bau Sampah

POLUSI berupa bau sampah yang tidak sedap di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bujangga Berau, sempat menjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .