MANAGED BY:
SELASA
23 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 26 Agustus 2018 12:58
Korban Sempat Diancam Bakal Diputuskan

Pencabulan di Kampung Melati Jaya

Andika Dharma Sena

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Pencabulan yang terjadi di Kampung Melati Jaya, Kecamatan Gunung Tabur, didasari karena suka sama suka. Hal itu disampaikan Kasat Reskrim Polres Berau AKP Andika Dharma Sena, kepada Berau Post kemarin (25/8).

Walau demikian, pihaknya tetap menahan Md (18) merupakan pelaku yang saat ini sudah ditetapkan menjadi tersangka karena perbuatannya menyetebuhi anak di bawah umur yakni CR (15). “Mereka memang pacaran, dan Md ini sempat mengancam akan memutuskan CR jika tidak memenuhi keinginan (bersetubuh, Red.),” ungkap Andika.

Berdasarkan pengakuan tersangka, juga disampaikan Andika, Md sudah mengajak CR berhubungan badan sebanyak tiga kali yakni pada tahun 2017, di bulan Mei 2018, dan 14 Agustus 2018. Kehamilan CR dijelaskannya juga memang tidak pernah diketahui keluarga korban. “Besoknya saat di sekolah korban jatuh dan lemas makanya pulang cepat, saat di kamar mandi tiba-tiba janinnya keluar,” ujarnya.

Karena malu, keluarga korban pun langsung menguburkan janin tersebut di pemakaman umum. Hingga beberapa hari kemudian, ada warga yang meninggal. Saat hendak dimakamkan, warga merasa heran karena adanya nisan baru berdiri.

Warga yang heran dan menganggap hal itu hanya perbuatan iseng pun langsung mencopot batu nisan tersebut lalu menggalinya. Belum dalam digali, aroma bangkai sudah tercium oleh warga. “Di situ lah warga mencari tahu sampai diketahui kalau itu merupakan janin korban,” jelasnya.

Kini, Md pun sudah berada di balik jeruji besi di Mapolres Berau untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Tersangka diganjar pasal 81 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014, tentang perlindungan anak. Di mana setiap orang yang dengan sengaja melakukan tipu muslihat atau serangkai kebohongan atau membujuk anak melakukan persetubuhan dengannya, atau dengan orang lain, diancam ancaman hukuman minimal 5 tahun maksimal 15 tahun penjara. (sam/app)


BACA JUGA

Senin, 22 April 2019 13:27

Tersangka Sabu 7 Kg Dikembalikan ke Polres

TANJUNG REDEB – Khawatir memengaruhi tahanan lain, Kepala Rumah Tahanan…

Senin, 22 April 2019 13:26

Rekomendasikan Cabut Izin 207 Koperasi Bandel

TANJUNG REDEB – Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Berau…

Minggu, 21 April 2019 15:43

Pemilu Susulan di 11 TPS Belum Ditetapkan

TANJUNG REDEB – Komisi Pemilihan Umun (KPU) Berau belum bisa…

Minggu, 21 April 2019 15:42

Perwira Polres Berau Ditemukan Meninggal

TANJUNG REDEB - Seorang anggota Polri yang bertugas di Polres…

Sabtu, 20 April 2019 13:48

Bawaslu ‘Kebanjiran’ Aduan

TANJUNG REDEB – Tiga hari pasca pemilihan serentak, Badan Pengawas…

Sabtu, 20 April 2019 13:47

Terdakwa Korupsi Kapal Pariwisata Ajukan Banding

TANJUNG REDEB – Tak puas dengan putusan majelis hakim Pengadilan…

Jumat, 19 April 2019 11:00

11 TPS Belum Nyoblos

TANJUNG REDEB – Proses pemungutan suara pada pemilihan umum (Pemilu)…

Jumat, 19 April 2019 10:57

Target Partisipatif Pemilih 75 Persen

MESKIPUN terdapat beberapa kendala, namun Wakil Bupati Berau Agus Tantomo…

Jumat, 19 April 2019 10:50

Dua Kontraktor Jalani Persidangan

TANJUNG REDEB - Dua kontraktor yang terseret kasus dugaan tindak…

Jumat, 19 April 2019 10:48

Dikira Batang Pohon, Ternyata Bangkai Paus

PULAU DERAWAN – Warga Pulau Derawan dibuat heboh dengan ditemukannya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*