MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Selasa, 28 Agustus 2018 11:35
Pasokan Berkurang, Harga Telur Ayam Naik
HARGA NAIK: Pasokan telur di Pasar Sanggam Adji Dilayas sedang sedikit dan menyebabkan harga telur naik.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Sudah sekitar sepekan harga telur ayam mengalami kenaikan. Meski tak signifikan, tapi membuat konsumen atau masyarakat mengeluh.

Yuni, pedagang telur di Pasar Sanggam Adji Dilayas, mengakui bahwa kenaikan harga telur ayam dipengaruhi kurangnya pasokan.“Untuk jatah kita memang berkurang, karena pengiriman yang lambat juga khusus telur dari luar daerah,” ujarnya kepada Berau Post, kemarin (27/8 ).

Keterlambatan pengiriman stok telur dipengaruhi oleh wilayah pengambilan telur yang cukup jauh, dan juga kemungkinan karena faktor cuaca di lautan.“Saya memang khusus memesan telur ayam dari Sulawesi, jauh jadi kadang nyampai di sini ( Berau, red ) lambat,” ungkapnya.

Saat ditanya memilih untuk mengambil pasokan telur dari luar daerah, diungkapkannya, karena kualitas telur yang lebih bagus.

“Kalau dari Sulawesi selain kualitasnya bagus, beda sama telur lokal. Untuk ukuran telur ayam Sulawesi juga lebih besar,” terangnya.

Lanjutnya, kenaikan harga telur berkisar hingga Rp 500 per biji, yakni dari Rp 1.000 per butir menjadi Rp 1.500 per butir. Dan untuk sepiring isi 30 butir saat ini mencapai Rp 45 ribu.

“Kami jual biasanya memang Rp 1.000 per butir, sekarang tidak bisa lagi dengan harga segitu,” ucapnya.

Senada dengan Yuni, pedagang lainnya Zainudin mengaku kenaikan harga telur karena stok yang sedikit.“Kami sebagai pedagang sebenarnya juga tidak mau menaikkan harga seperti ini, tapi mau bagaimana lagi sudah hampir dua minggu pasokan telur belum datang juga,” jelasnya.

Sebagai pedagang,  Zainudin khawatir dengan naiknya harga telur membuatnya kehilangan pelanggan.“Bisa kalau harga naik seperti ini, tidak ada lagi nanti yang membeli telur. Apalagi kalau sampai naik terus,” risaunya.

Sementara itu, Evi salah seorang pembeli yang juga memiliki warung makan, mengeluhkan harga telur ayam yang sudah mengalami kenaikan.

“Mungkin dengan harga telur yang naik seperti ini, kami sebagai pembeli dan juga sebagai pengusaha warung makanan akan menaikkan harga makanan, agar tak rugi,” pungkasnya. (*/tyo/app)


BACA JUGA

Senin, 19 November 2018 14:04

Harga Jual Menurun

BATU PUTIH – Sektor pertanian jagung menjadi salah satu sektor…

Sabtu, 17 November 2018 11:37

Pertanian di Kampung Bumi Jaya Perlu Solusi

TALISAYAN – Hanya mengandalkan hujan, warga Kampung Bumi Jaya, Kecamatan…

Jumat, 16 November 2018 12:12

Kepala UPTD “Takut” Tindak Pedagang Luar Berau

TANJUNG REDEB – Pasar subuh belum juga tertib hingga saat…

Rabu, 14 November 2018 10:34

Beegh..Beegh..Sarang Walet Capai 500 Usaha, Tapi Baru Tiga Berizin

TANJUNG REDEB – Usaha sarang walet rumahan kian tumbuh di…

Selasa, 13 November 2018 10:53

Jagung Masih Prioritas, Harga Pasar Diharapkan Tetap

TALISAYAN - Potensi pertanian di Kampung Eka Sapta Kecamatan Talisayan,…

Selasa, 13 November 2018 10:45

Bandeng Langka, Harga Naik

TANJUNG REDEB – Ikan bandeng di Pasar Sanggam Adji Dilayas…

Senin, 12 November 2018 20:29

Tunjukkan Potensi Perikanan

TALISAYAN - Sebagai bentuk rasa syukur, masyarakat di Kampung Talisayan…

Senin, 12 November 2018 20:27

17.000 Ha Lahan Sawit Belum Punya STDB

TANJUNG REDEB – Dinas Perkebunan Kabupaten Berau mendata luasan lahan…

Sabtu, 10 November 2018 14:26

Harga Mahal, Dukung Pembangunan Pabrik Semen

BIDUKBIDUK – Harga semen di Kampung Teluk Sumbang, Kecamatan Bidukbiduk…

Sabtu, 10 November 2018 13:59

Penyerapan Beras Lokal, Masih Bekutat dengan HPP

TANJUNG REDEB - Ada beberapa alasan sampai saat ini, Badan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .