MANAGED BY:
RABU
23 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Selasa, 28 Agustus 2018 11:35
Pasokan Berkurang, Harga Telur Ayam Naik
HARGA NAIK: Pasokan telur di Pasar Sanggam Adji Dilayas sedang sedikit dan menyebabkan harga telur naik.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Sudah sekitar sepekan harga telur ayam mengalami kenaikan. Meski tak signifikan, tapi membuat konsumen atau masyarakat mengeluh.

Yuni, pedagang telur di Pasar Sanggam Adji Dilayas, mengakui bahwa kenaikan harga telur ayam dipengaruhi kurangnya pasokan.“Untuk jatah kita memang berkurang, karena pengiriman yang lambat juga khusus telur dari luar daerah,” ujarnya kepada Berau Post, kemarin (27/8 ).

Keterlambatan pengiriman stok telur dipengaruhi oleh wilayah pengambilan telur yang cukup jauh, dan juga kemungkinan karena faktor cuaca di lautan.“Saya memang khusus memesan telur ayam dari Sulawesi, jauh jadi kadang nyampai di sini ( Berau, red ) lambat,” ungkapnya.

Saat ditanya memilih untuk mengambil pasokan telur dari luar daerah, diungkapkannya, karena kualitas telur yang lebih bagus.

“Kalau dari Sulawesi selain kualitasnya bagus, beda sama telur lokal. Untuk ukuran telur ayam Sulawesi juga lebih besar,” terangnya.

Lanjutnya, kenaikan harga telur berkisar hingga Rp 500 per biji, yakni dari Rp 1.000 per butir menjadi Rp 1.500 per butir. Dan untuk sepiring isi 30 butir saat ini mencapai Rp 45 ribu.

“Kami jual biasanya memang Rp 1.000 per butir, sekarang tidak bisa lagi dengan harga segitu,” ucapnya.

Senada dengan Yuni, pedagang lainnya Zainudin mengaku kenaikan harga telur karena stok yang sedikit.“Kami sebagai pedagang sebenarnya juga tidak mau menaikkan harga seperti ini, tapi mau bagaimana lagi sudah hampir dua minggu pasokan telur belum datang juga,” jelasnya.

Sebagai pedagang,  Zainudin khawatir dengan naiknya harga telur membuatnya kehilangan pelanggan.“Bisa kalau harga naik seperti ini, tidak ada lagi nanti yang membeli telur. Apalagi kalau sampai naik terus,” risaunya.

Sementara itu, Evi salah seorang pembeli yang juga memiliki warung makan, mengeluhkan harga telur ayam yang sudah mengalami kenaikan.

“Mungkin dengan harga telur yang naik seperti ini, kami sebagai pembeli dan juga sebagai pengusaha warung makanan akan menaikkan harga makanan, agar tak rugi,” pungkasnya. (*/tyo/app)


BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 14:05

Harga Lada Masih Anjlok

BATU PUTIH - Harga lada masih jadi sorotan petani, khususnya…

Jumat, 11 Januari 2019 16:38

Operasi Pasar Belum Mempan

TANJUNG REDEB – Operasi pasar yang dilakukan jajaran Pemkab Berau…

Jumat, 11 Januari 2019 14:07

Dapat Kucuran Rp 2,4 Milliar, Pemkab Bakal Bangun Dua Pasar

TANJUNG REDEB - Pemkab Berau kembali mendapat kucuran anggaran dari…

Jumat, 11 Januari 2019 13:57

Jumlah Penerima Rastra Turun

DATA penerima Beras Sejahtera (Rastra) oleh warga tak mampu di…

Kamis, 10 Januari 2019 13:13

Produksi Budidaya Tembus 2.358 Ton

HASIL produksi budidaya perikanan tahun 2018 mampu melebihi target. Dinas Perikanan…

Kamis, 10 Januari 2019 13:07

Stok Melimpah, Bawang Merah Tetap Mahal

TELUK BAYUR – Memasuki awal tahun 2019, pergerakan harga komoditas…

Sabtu, 05 Januari 2019 11:51

Asosiasi Pedagang Pasar Kering Minta Dilibatkan

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau diminta Ketua Asosiasi…

Jumat, 04 Januari 2019 00:49

Tak Hanya Pertanian, Peternakan Sapi Dikembangkan

TALISAYAN - Pengembangan pertanian di Kampung Eka Sapta Kecamatan Talisayan,…

Jumat, 04 Januari 2019 00:47

Harga Kebutuhan Pokok Dinilai Masih Mahal

TANJUNG REDEB - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Berau, minta…

Senin, 31 Desember 2018 14:38

Ayam Mahal, Jagung Diburu Warga

TANJUNG REDEB – Jelang pergantian tahun, pedagang jagung dadakan menjamur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*