MANAGED BY:
SENIN
22 APRIL
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Selasa, 28 Agustus 2018 11:35
Pasokan Berkurang, Harga Telur Ayam Naik
HARGA NAIK: Pasokan telur di Pasar Sanggam Adji Dilayas sedang sedikit dan menyebabkan harga telur naik.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Sudah sekitar sepekan harga telur ayam mengalami kenaikan. Meski tak signifikan, tapi membuat konsumen atau masyarakat mengeluh.

Yuni, pedagang telur di Pasar Sanggam Adji Dilayas, mengakui bahwa kenaikan harga telur ayam dipengaruhi kurangnya pasokan.“Untuk jatah kita memang berkurang, karena pengiriman yang lambat juga khusus telur dari luar daerah,” ujarnya kepada Berau Post, kemarin (27/8 ).

Keterlambatan pengiriman stok telur dipengaruhi oleh wilayah pengambilan telur yang cukup jauh, dan juga kemungkinan karena faktor cuaca di lautan.“Saya memang khusus memesan telur ayam dari Sulawesi, jauh jadi kadang nyampai di sini ( Berau, red ) lambat,” ungkapnya.

Saat ditanya memilih untuk mengambil pasokan telur dari luar daerah, diungkapkannya, karena kualitas telur yang lebih bagus.

“Kalau dari Sulawesi selain kualitasnya bagus, beda sama telur lokal. Untuk ukuran telur ayam Sulawesi juga lebih besar,” terangnya.

Lanjutnya, kenaikan harga telur berkisar hingga Rp 500 per biji, yakni dari Rp 1.000 per butir menjadi Rp 1.500 per butir. Dan untuk sepiring isi 30 butir saat ini mencapai Rp 45 ribu.

“Kami jual biasanya memang Rp 1.000 per butir, sekarang tidak bisa lagi dengan harga segitu,” ucapnya.

Senada dengan Yuni, pedagang lainnya Zainudin mengaku kenaikan harga telur karena stok yang sedikit.“Kami sebagai pedagang sebenarnya juga tidak mau menaikkan harga seperti ini, tapi mau bagaimana lagi sudah hampir dua minggu pasokan telur belum datang juga,” jelasnya.

Sebagai pedagang,  Zainudin khawatir dengan naiknya harga telur membuatnya kehilangan pelanggan.“Bisa kalau harga naik seperti ini, tidak ada lagi nanti yang membeli telur. Apalagi kalau sampai naik terus,” risaunya.

Sementara itu, Evi salah seorang pembeli yang juga memiliki warung makan, mengeluhkan harga telur ayam yang sudah mengalami kenaikan.

“Mungkin dengan harga telur yang naik seperti ini, kami sebagai pembeli dan juga sebagai pengusaha warung makanan akan menaikkan harga makanan, agar tak rugi,” pungkasnya. (*/tyo/app)


BACA JUGA

Sabtu, 20 April 2019 13:51

Harga TBS Naik Rp 25

BATU PUTIH - Harga jual TBS (Tandan Buah Segar) kelapa…

Jumat, 19 April 2019 11:04

Petani Fokus Kembangkan Jagung

TALISAYAN - Pemerintah Kampung Campur Sari tahun ini akan fokus…

Rabu, 10 April 2019 15:31

Serius Garap Sektor Pertanian

TALISAYAN – Sektor pertanian masih menjadi andalan masyarakat di Kecamatan…

Rabu, 03 April 2019 13:27

Harga Sarang Walet Rumahan Turun

TALISAYAN - Harga sarang burung walet rumahan di Kabupaten Berau…

Senin, 01 April 2019 11:51

Harga Tiket Kelas Ekonomi Turun

TANJUNG REDEB - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI merilis peraturan tentang tarif…

Selasa, 19 Maret 2019 13:03

Dinas Perikanan Pasang Target Tinggi

TANJUNG REDEB – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan Berau…

Senin, 18 Maret 2019 14:56

Kembangkan Perkebunan Kelapa, Petani Usulkan Bibit

BIDUKBIDUK – Perkebunan kelapa cukup potensi dikembangkan di Kampung Giring-Giring,…

Jumat, 15 Maret 2019 15:06

Peternak Usulkan 200 Ekor Sapi

TALISAYAN – Pemerintah Kampung Bumi Jaya, Kecamatan Talisayan, mengusulkan pengadaan…

Kamis, 14 Maret 2019 13:55

Olah Limbah Kelapa jadi Barang Bernilai Ekonomis

BIDUKBIDUK – Kampung Giring-Giring, Kecamatan Bidukbiduk dikenal dengan tanaman kelapa.…

Kamis, 28 Februari 2019 14:26

Cepuak Bangun Sarang Walet Rumahan

TALISAYAN - Investasi sarang walet rumahan cukup menggiurkan. Terlebih harga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*