MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS
Sabtu, 08 September 2018 12:14
‘Pintu Keluar’ Harus Dibuka dari Dalam
Oleh: Endro S Efendi

PROKAL.CO, DI setiap kesempatan, ada saja klien yang berkirim pesan melalui WhatsApp, dari mulai konsultasi masalah anak, keluarga, percintaan, hingga hal lain. Yang paling menyedihkan adalah, ketika ada klien yang bertanya, “apakah Tuhan itu benar-benar ada? Kalau memang ada, kenapa hidup saya seperti ini?”

Menjawab pertanyaan seperti itu, tentu saja harus dimaklumi. Kondisi seseorang yang sedang drop atau terpuruk, akan sangat mudah menyalahkan keadaan, menyalahkan orang lain. Bahkan Sang Pencipta pun disalahkan, karena hidup yang diinginkan ternyata tidak sesuai dengan kenyataan.

Sebagai manusia biasa, saya pun pernah mengalami hal yang sama. Berusaha mencari jalan keluar. Berharap pertolongan datang dengan segera sesuai dengan impian. Tentu saja semakin dikejar, terkadang semakin hilang entah ke mana. Harapan pun seketika menjelma menjadi rasa putus asa.

Kembali ke pertanyaan klien tadi. Tidak langsung diberikan jawaban, namun saya hanya bercerita. Saya bercerita bahwa ada sahabat saya, usahanya sukses dan berhasil. Semua impiannya bahkan bisa terwujud. Namun beberapa waktu lalu terkena serangan stroke. Hidupnya berubah total. Harta yang dicari selama ini, seketika dikuras untuk mengobati sakitnya. Entah sudah berapa ratus juta uang di tabungannya, berpindah menjadi milik rumah sakit, dokter, hingga terapis yang merawatnya. Beruntung semangatnya tidak pernah habis, sehingga proses pengobatan pun menjadi lebih cepat.

“Alhamdulillah kondisi saya sehat. Hanya merasa kurang beruntung. Karena kondisi keuangan saya benar-benar parah,” ujar klien ini ketika mendengar kisah saya. Lalu, bukankah tidak diberikan serangan sakit adalah sebuah keberuntungan? Masih bisa berjalan, tidur, pergi ke mana saja, bukankah sebuah rezeki? Satu lagi yang pasti, seperti yang pernah saya alami, bahwa jangan pernah menunggu untuk bisa membuka jalan keluar. Sebab nyatanya, kunci dari jalan keluar itu kita sendiri yang memegangnya. Harus kita sendiri yang membukanya.

Sampai di sini, klien ini langsung istigfar, menyadari kekeliruannya. Saya pun mengajarkan teknik khusus agar dirinya bisa segera bangkit. Setelahnya, klien merasa tiba-tiba ada energi yang kembali dari dalam tubuhnya. Luar biasanya lagi, dia mengaku, tiba-tiba banyak bermunculan ide yang seolah menunggu untuk dijalankan. Dia pun berjanji, segera bangkit dan tidak lagi menyalahkan keadaan.

Semoga lancar, demikianlah kenyataannya. (*/udi)

*) Direktur Utama Berau Post


BACA JUGA

Kamis, 17 Januari 2019 13:13

Empat Penyebab Anak Tak Bisa Dikendalikan

BELUM lama ini, saya mendapat curahan hati dari pasangan suami…

Rabu, 16 Januari 2019 13:48

13 Ribu Masih Kurang

SAYA harus mengatur rute perjalanan hari Selasa (14/1) kemarin. Sebab,…

Selasa, 15 Januari 2019 12:51

Adipura Pelipur Lara

SAYA harus katakan spektakuler. Setelah sekian lama menunggu, akhirnya apa…

Senin, 14 Januari 2019 13:57

Pak Sulaiman yang Hebat

CATATAN  hari ini, sebetulnya peristiwa cukup lama. Masih ada sisi…

Minggu, 13 Januari 2019 14:13

Tak Sengaja Bertemu

INI bukan lagu “Tenda Biru”nya Desy Ratnasari. Tapi, ketika saya…

Sabtu, 12 Januari 2019 12:29

Mengejar Pesawat

TIAP pagi mesti melintas di Jalan Ahmad Yani. Rute tetap…

Jumat, 11 Januari 2019 13:55

Akhirnya Terjawab Juga

SAYA pernah melihat sendiri, bagaimana dengan santainya warga membuang sampah…

Kamis, 10 Januari 2019 12:50

Mundu Tekka

INGAT Mundu? Ya, bagi warga Maratua dan Derawan sangat mengenal…

Rabu, 09 Januari 2019 13:19

Merindukan Teluk Sumbang

SAYA lupa tahun berapa. Ketika pertama kali mengunjungi Teluk Sumbang,…

Selasa, 08 Januari 2019 12:40

Antara Vanessa, Rp 80 Juta dan Timbangan Mental

JAGAT media maya kembali dibuat heboh di awal 2019. Ini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*