MANAGED BY:
RABU
26 JUNI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 09 September 2018 00:15
Suharno: Belum Ada Koordinasi yang Baik

Pembongkaran Taman untuk Pelebaran Jalan

JADI KORBAN: Proyek pelebaran jalan di persimpangan Jalan Durian-Mangga, mengorbankan sebagian taman yang belum lama dibuat.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Ketua Komisi III DPRD Berau Suharno, turut meyayangkan adanya pembongkaran sebagian taman di persimpangan Jalan Durian-Jalan Mangga, yang sebenarnya baru selesai dibangun tahun lalu.

“Emang sayang sih, apalagi baru satu tahun selesai dibangun sudah dibongkar lagi, walau sebenarnya emang sedikit aja yang dibongkar. Tapi memang harus ada yang dikorbakan jika kita ingin berkembang,” ujarnya saat diwawancara Berau Post, kemarin (8/9).

Namun ditekankan Suharno, hal ini seharusnya menjadi pelajaran bagi seluruh instansi di Pemkab Berau, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau.

Khususnya, untuk berkoordinasi yang baik dalam menjalankan sebuah program, sehingga apa yang terjadi saat ini tidak terjadi lagi dalam upaya pengembangan kota oleh Pemkab Berau. Apalagi berdasarkan informasi yang dia dapatkan, DPUPR memang memprogramkan pelebaran setiap persimpangan khususnya di Kecamatan Tanjung Redeb.

“Kayaknya memang belum ada koordinasi yang baik antara setiap instansi di Pemkab Berau. Ini harus jadi pelajaran seluruh instansi. Sehingga tidak ada kesan di masyarakat kita cuma buang-buang uang aja,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, rencana pembongkaran itu membuat masyarakat bertanya-tanya. Seperti diutarakan Agus, warga Jalan Tendean, Tanjung Redeb, yang menilai proyek pembuatan taman yang kini terkena proyek pelebaran jalan sangat mubazir.

“Tamannya masih seumur jagung kok sudah dibongkar,” katanya kepada Berau Post Jumat (7/9).

Pekerja di salah satu perusahaan swasta tersebut menilai, pembongkaran taman tersebut menunjukkan buruknya koordinasi perencanaan pembangunan yang dilakukan instansi-instansi pemerintah.

“Harusnya kalau direncanakan bagus-bagus, enggak mungkin baru setahun sudah dibongkar. Atau kalau memang tahu ada proyek pelebaran jalan nantinya, untuk apa bangun taman. Jadi anggarannya tidak mubazir,” jelas Agus.

Hal senada diutarakan warga Karang Ambun, Hendri. “Sayang sekali uang yang dipakai untuk bangun taman. Belum juga dirasakan manfaatnya, tamannya sudah dibongkar gara-gara proyek lain,” kata Hendri.

Menanggapi itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau Rahmad mengatakan, pembongkaran itu dilakukan untuk pelebaran jalan. Dengan harapan, pengendara dapat melintas dengan mudah dan aman.

“Supaya pengendara enak aja saat belok, karena kalau belokan terlalu tajam, sangat berpotensi menyebabkan kecelakaan,” ujarnya.

Dijelaskannya, program pelebaran persimpangan jalan di Kecamatan Tanjung Redeb memang sudah lama direncanakan. Hanya saja, ketersediaan anggaran yang terbatas, membuat realisasi program itu dilakukan secara bertahap.

Apalagi dalam pembahasan ganti rugi lahan warga untuk melakukan pelebaran jalan, kerap tidak menemui titik temu. “Seperti biasa, dalam hal pembebasan lahan sering jadi kendala, harga yang diminta warga terlalu tinggi,” jelas Rahmad.

Karena itu diutarakannya, selain pelebaran di simpang empat Jalan Durian-Jalan Mangga, tahun ini juga akan dilakukan pelebaran di simpang Jalan Soetomo-Pangeran Antasari dan simpang empat Jalan Pulau Panjang- Jalan Durian.

“Ketiganya masuk dalam satu anggaran di APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) tahun ini senilai Rp 885.912.000. Nama pekerjaannya lanjutan peningkatan geometrik persimpangan jalan dalam kota,” pungkasnya.

Berdasarkan papan informasi yang dipasang di lokasi pekerjaan, pekerjaan itu sudah berjalan sejak 9 Juli 2019 dan akan berakhir pada 5 November 2018 atau 120 hari kalender. Proyek dikerjakan CV Stevano Jaya. (sam/app)


BACA JUGA

Rabu, 26 Juni 2019 11:17

Nakhoda LCT Ditemukan Tewas

TANJUNG BATU - Nakhoda Landing Craft Tank (LCT) pengangkut koral…

Rabu, 26 Juni 2019 11:14

Bule Inggris dan Denmark Masuk Berau, Imigrasi Terpaksa Masuk Hutan

TANJUNG REDEB – Kunjungan ekowisata ratusan pelajar dari Inggris dan…

Selasa, 25 Juni 2019 15:27

Tersandung Kasus Tipikor, Suriadi Bakal Diberhentikan Sementara

TANJUNG REDEB - Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Berau…

Selasa, 25 Juni 2019 15:25

ABK Selamat, Nakhoda Belum Ditemukan

TANJUNG BATU – Landing Craft Tank (LCT) Sarwaguna 5 yang…

Selasa, 25 Juni 2019 15:25

Liburan Sekaligus Belajar Hutan Tropis

Bentang alam yang indah disertai beragam flora dan fauna di…

Selasa, 25 Juni 2019 15:24

Kapal Pengangkut Beras Karam

TANJUNG REDEB - Karamnya kapal motor (KM) Sitinurhalisa yang mengangkut…

Selasa, 25 Juni 2019 15:23

Alat Navigasi Bandara Kalimarau Rusak

TANJUNG REDEB - Alat navigasi, Very High Frequency Omnidirectional Range…

Senin, 24 Juni 2019 14:31

Stadion Mini Segera Dibangun di Teluk Bayur

TELUK BAYUR – Setelah melalui proses seleksi dan pertimbangan yang…

Senin, 24 Juni 2019 14:29

Hadiah Utama Sepeda Motor Menanti

TANJUNG REDEB - Semarak puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)…

Minggu, 23 Juni 2019 01:06

Petakan Wilayah Rawan Bencana

TANJUNG REDEB - Bencana banjir yang terjadi di beberapa daerah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*