MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Minggu, 09 September 2018 00:15
Suharno: Belum Ada Koordinasi yang Baik

Pembongkaran Taman untuk Pelebaran Jalan

JADI KORBAN: Proyek pelebaran jalan di persimpangan Jalan Durian-Mangga, mengorbankan sebagian taman yang belum lama dibuat.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Ketua Komisi III DPRD Berau Suharno, turut meyayangkan adanya pembongkaran sebagian taman di persimpangan Jalan Durian-Jalan Mangga, yang sebenarnya baru selesai dibangun tahun lalu.

“Emang sayang sih, apalagi baru satu tahun selesai dibangun sudah dibongkar lagi, walau sebenarnya emang sedikit aja yang dibongkar. Tapi memang harus ada yang dikorbakan jika kita ingin berkembang,” ujarnya saat diwawancara Berau Post, kemarin (8/9).

Namun ditekankan Suharno, hal ini seharusnya menjadi pelajaran bagi seluruh instansi di Pemkab Berau, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau.

Khususnya, untuk berkoordinasi yang baik dalam menjalankan sebuah program, sehingga apa yang terjadi saat ini tidak terjadi lagi dalam upaya pengembangan kota oleh Pemkab Berau. Apalagi berdasarkan informasi yang dia dapatkan, DPUPR memang memprogramkan pelebaran setiap persimpangan khususnya di Kecamatan Tanjung Redeb.

“Kayaknya memang belum ada koordinasi yang baik antara setiap instansi di Pemkab Berau. Ini harus jadi pelajaran seluruh instansi. Sehingga tidak ada kesan di masyarakat kita cuma buang-buang uang aja,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, rencana pembongkaran itu membuat masyarakat bertanya-tanya. Seperti diutarakan Agus, warga Jalan Tendean, Tanjung Redeb, yang menilai proyek pembuatan taman yang kini terkena proyek pelebaran jalan sangat mubazir.

“Tamannya masih seumur jagung kok sudah dibongkar,” katanya kepada Berau Post Jumat (7/9).

Pekerja di salah satu perusahaan swasta tersebut menilai, pembongkaran taman tersebut menunjukkan buruknya koordinasi perencanaan pembangunan yang dilakukan instansi-instansi pemerintah.

“Harusnya kalau direncanakan bagus-bagus, enggak mungkin baru setahun sudah dibongkar. Atau kalau memang tahu ada proyek pelebaran jalan nantinya, untuk apa bangun taman. Jadi anggarannya tidak mubazir,” jelas Agus.

Hal senada diutarakan warga Karang Ambun, Hendri. “Sayang sekali uang yang dipakai untuk bangun taman. Belum juga dirasakan manfaatnya, tamannya sudah dibongkar gara-gara proyek lain,” kata Hendri.

Menanggapi itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau Rahmad mengatakan, pembongkaran itu dilakukan untuk pelebaran jalan. Dengan harapan, pengendara dapat melintas dengan mudah dan aman.

“Supaya pengendara enak aja saat belok, karena kalau belokan terlalu tajam, sangat berpotensi menyebabkan kecelakaan,” ujarnya.

Dijelaskannya, program pelebaran persimpangan jalan di Kecamatan Tanjung Redeb memang sudah lama direncanakan. Hanya saja, ketersediaan anggaran yang terbatas, membuat realisasi program itu dilakukan secara bertahap.

Apalagi dalam pembahasan ganti rugi lahan warga untuk melakukan pelebaran jalan, kerap tidak menemui titik temu. “Seperti biasa, dalam hal pembebasan lahan sering jadi kendala, harga yang diminta warga terlalu tinggi,” jelas Rahmad.

Karena itu diutarakannya, selain pelebaran di simpang empat Jalan Durian-Jalan Mangga, tahun ini juga akan dilakukan pelebaran di simpang Jalan Soetomo-Pangeran Antasari dan simpang empat Jalan Pulau Panjang- Jalan Durian.

“Ketiganya masuk dalam satu anggaran di APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) tahun ini senilai Rp 885.912.000. Nama pekerjaannya lanjutan peningkatan geometrik persimpangan jalan dalam kota,” pungkasnya.

Berdasarkan papan informasi yang dipasang di lokasi pekerjaan, pekerjaan itu sudah berjalan sejak 9 Juli 2019 dan akan berakhir pada 5 November 2018 atau 120 hari kalender. Proyek dikerjakan CV Stevano Jaya. (sam/app)


BACA JUGA

Selasa, 11 Desember 2018 13:37

Tak Hadir, Tiga Peserta Gugur

TANJUNG REDEB – Tiga peserta langsung dinyatakan gugur karena tak…

Selasa, 11 Desember 2018 13:36

Dugaan Tipikor Masih Samar

TANJUNG REDEB – Laporan dugaan penyelewengan anggaran di Perusahaan Daerah…

Selasa, 11 Desember 2018 13:33

Jadi Pribadi yang Baru, Masih Terngiang Serangan Jepang

Meningkatkan kompetensi putra-putri daerah, bukan sekadar tanggung jawab pemerintah. PT…

Senin, 10 Desember 2018 13:44

Polisi Periksa Empat Saksi

TANJUNG REDEB – Insiden terendamnya batu bara yang dimuat kapal…

Senin, 10 Desember 2018 13:42

Segera Buka Seleksi Direktur PDAM

PENGADILAN Tata Usaha Negara (PTUN) telah memutuskan menolak gugatan mantan…

Senin, 10 Desember 2018 13:40

Keseharian Berubah, Jadi Lebih Disiplin dan Profesional

Meningkatkan kompetensi putra-putri daerah, bukan sekadar tanggung jawab pemerintah. PT…

Minggu, 09 Desember 2018 08:17

Jadi Gaya Hidup

TANJUNG REDEB – Perkembangan kopi dalam rentan waktu 40 sampai…

Sabtu, 08 Desember 2018 13:51

Pelindo Cek Kedalaman Sungai

SAMBALIUNG – Pembangunan Pelabuhan Gurimbang oleh PT Pelindo IV, bakal…

Sabtu, 08 Desember 2018 13:48

Kerugian Negara Rp 15,2 Miliar

TANJUNG REDEB – Penanganan kasus-kasus tindak pidana korupsi (tipikor) yang…

Jumat, 07 Desember 2018 13:34

Borong 12 Medali, Berau Juara Umum

TANJUNG REDEB – Cabang Olahraga Layar berhasil memborong 12 medali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .