MANAGED BY:
MINGGU
26 MEI
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

EKONOMI

Senin, 10 September 2018 12:51
Turun Tiga Kali, Petani Keluhkan Harga Kelapa Sawit
TURUN LAGI: Harga kelapa sawit di Batu Putih kembali turun dari Rp 890 menjadi Rp 770.

PROKAL.CO, BATU PUTIH - Petani kelapa sawit yang berada di wilayah Kecamatan Batu Putih kembali mengeluh lantaran harga kelapa sawit kembali mengalami penurunan. Sejak beberapa bulan terakhir, setidaknya sudah 3 kali turun.

Kondisi ini pun seakan membuat petani terus mengalami kerugian. Untuk diketahui, harga sawit petani sekarang dibeli tengkulak dengan harga Rp 770 per kilogram dari harga Rp 890.

Disampaikan petani di Kampung Tembudan, Latekka, bahwa harga tersebut terus turun dari Rp 1.100 menjadi Rp 770 per kg. Menurutnya, hampir tiap bulan harga sawit selalu mengalami penurunan. Hal ini tentu saja berdampak pada pemeliharaan sawit yang cukup besar.

“Sudah tiga kali turun. Kalau begini terus, kami sebagai petani bisa mengalami kerugian,” ungkapnya kepada Berau Post, Minggu (9/9)

Ia pun mengaku tidak mengerti penyebab turunnya haga sawit sampai tiga kali beturut-turut tersebut. Padahal kata dia, penurunan harga dengan waktu relatif singkat tersebut belum pernah terjadi sebelumnya, apalagi  sampai 3 kali.

Lanjutnya, salah satu yang menjadi kendala kemudian adalah biaya perawatan dalam memelihara tanaman kelapa sawit miliknya. Dengan harga yang kian merosot, membuat petani sedikit kelimpungan untuk membiayai perawatan sawit.

“Kalau dikatakan apakah mencukupi, jelas tidak. Apalagi untuk kebun sawit yang luasnya tidak seberapa. Jelas kalau begini terus kami juga bingung,” bebernya.

Sementara itu, Jamal, warga Kampung Ampen Medang juga mengungkapkan hal senada. Bahkan di kampung tersebut harga sawit petani ada yang dihargai Rp 670. Hal ini pun menjadi perhatian masyarakat setempat. Apalagi, selain pertanian, warga Ampen Medang juga mengandalkan perkebunan kelapa sawit untuk menunjang biaya hidup sehari-hari.

“Ada yang 700 dan ada yang 600 rupiah. Semua petani mengeluh, tapi mau bagaimana lagi, cukup tidak cukup ya harus dicukupkan,” bebernya.

Kendati begitu, ia berharap harga kelapa sawit dapat kembali normal, sehingga petani kembali bersemangat dalam mengembangkan perkebunan sawit miliknya.

“Harapannya jangan turun lagi lah. Kalau turun lagi, kasihan kami petani kecil selalu mengalami kerugian,” tandasnya. (*/sht/app) 


BACA JUGA

Jumat, 10 Mei 2019 11:32

Harga Cabai Semakin Pedas, Bawang Kian Menyengat

TELUK BAYUR – Ramadan belum sepekan, namun sejumlah harga bumbu…

Jumat, 10 Mei 2019 11:29

Di Tanjung Batu, Gas Melon Tembus Rp 50 Ribu

TANJUNG BATU - Harga elpiji 3 Kilogram (kg) melambung tinggi…

Kamis, 09 Mei 2019 16:35

Kuatkan dengan Pernyataan Camat

TANJUNG REDEB – Tahapan pencabutan izin 207 koperasi bermasalah di…

Rabu, 08 Mei 2019 11:57

Ramadan, Harga Ayam Melambung

TANJUNG REDEB – Dua hari di bulan Ramadan, Kepala Dinas…

Selasa, 07 Mei 2019 13:56

Pasar Ramadan Diserbu Masyarakat

TANJUNG REDEB – Ratusan warga membanjiri Pasar Ramadan yang berada…

Sabtu, 04 Mei 2019 13:31

Penyaluran Elpiji 3 Kg Diakui Salah Sasaran

TANJUNG REDEB - Meski PT Pertamina telah memastikan bakal menambah…

Jumat, 03 Mei 2019 15:13

Penjualan Elpiji 3 Kg Diserbu Warga

TANJUNG REDEB – Puluhan warga terlihat berdesakan saat mengantre elpiji…

Rabu, 01 Mei 2019 14:14

Harga Daging Ayam Tembus Rp38 Ribu

TELUK BAYUR - Menjelang Ramadan, harga sejumlah bahan kebutuhan pokok…

Selasa, 30 April 2019 15:27

Kuota Gas Melon Ditambah

TANJUNG REDEB - Penggunaan gas elpiji selama Ramadan diprediksi meningkat.…

Rabu, 24 April 2019 16:38

Petani Perlu Regenerasi

BIATAN – Kampung Biatan Ilir, Kecamatan Biatan, memiliki potensi pertanian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*