MANAGED BY:
SELASA
25 SEPTEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Selasa, 11 September 2018 13:34
Polisi Ungkap Praktik Pembuatan SIM Palsu

Jadi Syarat untuk Bekerja di Perusahaan

MASUK BUI: Kasat Reskrim memperlihatkan barang bukti SIM palsu yang dibuat tersangka (berdiri di belakang) kepada awak media pada Senin (10/9).

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Jajaran Polres Berau mengamankan Mi (35), warga Gunung Tabur, di kediamannya pada Kamis (6/9) lalu, karena diduga telah membuat dan mengedarkan SIM BII Umum palsu.

Dikatakan Kasat Reskrim Polres Berau AKP Andika Darma Sena, pengungkapan praktik pembuatan SIM palsu tersebut bermula dari informasi yang diterima pihaknya, terkait penggunaan SIM BII Umum Palsu oleh beberapa pekerja di perusahaan tambang, yang memang menjadi salah satu syarat saat bagi karyawan yang ingin bekerja di perusahaan tersebut.

"Setelah kami melakukan penyelidikan, akhirnya kami berhasil mengamankan pelaku Mi,” ujarnya saat menggelar konferensi pers pada Senin (10/9).

Dari hasil pengungkapan, petugas  berhasil mengamankan barang bukti 1 unit komputer, 1 unit TV monitor, keyboard, dua mesin printer, foto bukti transferan, blangko SIM asli, kertas cover, kertas HVS, dua SIM yang belum jadi, serta dua SIM palsu yang sudah jadi.

“Jadi pelaku ini bekerja atas orderan dari seseorang yang meminta bantuan kepadanya," tambahnya.

Untuk proses pembuatan SIM palsu tersebut, pelaku terlebih dahulu meminta SIM asli orang tersebut untuk dihapus atau dibersihkan dan menggantikannya menjadi SIM BII Umum.

"Saat ini kami juga masih mendalami, apakah pelaku juga melakukan pemalsuan dokumen lain, baik dari KTP, ijazah dan lainnya. Itu yang masih dikembangkan penyidik," tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku belajar membuat SIM palsu secara otodidak. Dan baru aksinya dalam kurun setahun terakhir.

"Pelaku memasang tarif Rp 600 ribu per SIM. Kami juga saat ini akan mengejar pengguna SIM palsu ini. Untuk tersangka lain pasti ada," jelasnya.

Mi sendiri mengaku mematok harga mulai dari Rp 400 ribu hingga Rp 700 ribu untuk membuat SIM palsu.

"Terinspirasi dari saya sendiri saat melakukan pengurusan syarat bekerja," ujar Mi.

Akibat ulahnya, pelaku diancam dengan pasal 263 Ayat 1 KUHP tentang membuat surat palsu atau memalsukan surat yang dapat menimbulkan sesuatu hak, perikatan atau pembebasan utang, atau yang diperuntukkan sebagai bukti dari pada sesuatu hal dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai surat tersebut seolah-olah isinya benar dan tidak palsu. “Ancaman hukumannya penjara paling lama 5 tahun,” timpal Andika. (*/oke/udi)


BACA JUGA

Senin, 24 September 2018 13:21

Terseret Tongkang, Tugboat Bintang Setiawan Terbalik

TANJUNG REDEB – Tugboat atau kapal tunda dengan nama lambung TB Bintang Setiawan 98, kandas di…

Senin, 24 September 2018 13:20

Gelar Pemusatan Latihan di Bidukbiduk

Cabang olahraga Dayung ingin tampil maksimal di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2018 di Kutim.…

Senin, 24 September 2018 13:19

Perekrutan Dilakukan Sekolah

TANJUNG REDEB – Sekretaris Dinas Pendidikan Berau Didi Rahmadi, mengakui jika instruksi presiden…

Minggu, 23 September 2018 15:32

Pusat Diminta Cari Solusi, Larangan Pemkab Mengangkat Guru Honorer

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram, anggap keputusan Presiden Republik Indonesia yang meminta…

Minggu, 23 September 2018 15:30

Agendakan World Summit Coral Triangle di Maratua

TANJUNG REDEB - Banyak gagasan yang bisa dilakukan dalam mempromosikan Pulau Maratua di Berau, sebagai…

Minggu, 23 September 2018 15:26

Target Dua Emas, Yakin dengan Kualitas Atlet

Cabang olahraga wushu bukanlah cabang baru di Berau, khalayaknya Gateball maupun Woodball. Dua medali…

Minggu, 23 September 2018 12:30

Hari Ini Masa Kampanye Dimulai

TANJUNG REDEB - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau, telah menetapkan daftar calon tetap (DCT) sebanyak…

Sabtu, 22 September 2018 11:27

Keteladanan Lebih Baik dari Seribu Nasihat

TANJUNG REDEB – Rangkaian kegiatan memeriahkan perayaan Hari Jadi ke-208 Kota Tanjung Redeb dan…

Sabtu, 22 September 2018 11:26

Tak Perlu Ditutup-tutupi, KPU Diminta Beber Caleg Mantan Napi

TANJUNG REDEB – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau diminta lebih terbuka kepada masyarakat, untuk…

Sabtu, 22 September 2018 11:25

Minim Kejuaraan, Maksimalkan Waktu Pemulihan

Atlet-atlet Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Berau, terus meningkatkan porsi latihan menjelang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .