MANAGED BY:
KAMIS
15 NOVEMBER
UTAMA | SANGGAM | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | EKONOMI | ALL SPORT | KOMBIS

UTAMA

Selasa, 11 September 2018 13:34
Polisi Ungkap Praktik Pembuatan SIM Palsu

Jadi Syarat untuk Bekerja di Perusahaan

MASUK BUI: Kasat Reskrim memperlihatkan barang bukti SIM palsu yang dibuat tersangka (berdiri di belakang) kepada awak media pada Senin (10/9).

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Jajaran Polres Berau mengamankan Mi (35), warga Gunung Tabur, di kediamannya pada Kamis (6/9) lalu, karena diduga telah membuat dan mengedarkan SIM BII Umum palsu.

Dikatakan Kasat Reskrim Polres Berau AKP Andika Darma Sena, pengungkapan praktik pembuatan SIM palsu tersebut bermula dari informasi yang diterima pihaknya, terkait penggunaan SIM BII Umum Palsu oleh beberapa pekerja di perusahaan tambang, yang memang menjadi salah satu syarat saat bagi karyawan yang ingin bekerja di perusahaan tersebut.

"Setelah kami melakukan penyelidikan, akhirnya kami berhasil mengamankan pelaku Mi,” ujarnya saat menggelar konferensi pers pada Senin (10/9).

Dari hasil pengungkapan, petugas  berhasil mengamankan barang bukti 1 unit komputer, 1 unit TV monitor, keyboard, dua mesin printer, foto bukti transferan, blangko SIM asli, kertas cover, kertas HVS, dua SIM yang belum jadi, serta dua SIM palsu yang sudah jadi.

“Jadi pelaku ini bekerja atas orderan dari seseorang yang meminta bantuan kepadanya," tambahnya.

Untuk proses pembuatan SIM palsu tersebut, pelaku terlebih dahulu meminta SIM asli orang tersebut untuk dihapus atau dibersihkan dan menggantikannya menjadi SIM BII Umum.

"Saat ini kami juga masih mendalami, apakah pelaku juga melakukan pemalsuan dokumen lain, baik dari KTP, ijazah dan lainnya. Itu yang masih dikembangkan penyidik," tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku belajar membuat SIM palsu secara otodidak. Dan baru aksinya dalam kurun setahun terakhir.

"Pelaku memasang tarif Rp 600 ribu per SIM. Kami juga saat ini akan mengejar pengguna SIM palsu ini. Untuk tersangka lain pasti ada," jelasnya.

Mi sendiri mengaku mematok harga mulai dari Rp 400 ribu hingga Rp 700 ribu untuk membuat SIM palsu.

"Terinspirasi dari saya sendiri saat melakukan pengurusan syarat bekerja," ujar Mi.

Akibat ulahnya, pelaku diancam dengan pasal 263 Ayat 1 KUHP tentang membuat surat palsu atau memalsukan surat yang dapat menimbulkan sesuatu hak, perikatan atau pembebasan utang, atau yang diperuntukkan sebagai bukti dari pada sesuatu hal dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang lain memakai surat tersebut seolah-olah isinya benar dan tidak palsu. “Ancaman hukumannya penjara paling lama 5 tahun,” timpal Andika. (*/oke/udi)


BACA JUGA

Kamis, 15 November 2018 12:04

BPS Terancam Buyar Lagi

TANJUNG REDEB - Bendahara Tim Pembentukan Berau Pesisir Selatan (BPS) Andi Amir, menyebut rencana Menteri…

Kamis, 15 November 2018 11:55

Jaga Kearifan Lokal, Segera Bentuk Komunitas

Mengangkat tema kearifan lokal, karnaval kostum garapan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau menggelar…

Kamis, 15 November 2018 11:53

Kuota Berau Masih Sangat Lowong

TANJUNG REDEB – Hari terakhir pelaksanaan Seleksi Kompetisi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil…

Rabu, 14 November 2018 10:36

Hanya 14 Paket Siap Lelang

TANJUNG REDEB – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2018 telah ditetapkan…

Rabu, 14 November 2018 10:27

Hari Kedua, Peserta Gugur Capai 975

TANJUNG REDEB – Aliran listrik tak stabil sempat mengganggu pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar…

Rabu, 14 November 2018 10:17

Masih Bisa Lebih dari Rp 2,7 T

TANJUNG REDEB – Proyeksi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019 yang menembus angka…

Selasa, 13 November 2018 10:41

Polisi Akhiri Pelarian RM

TANJUNG REDEB – Pelarian RM tak bisa berlangsung lama. Hanya tiga hari, pengedar sabu-sabu yang…

Selasa, 13 November 2018 10:33

Kemenag Tunggu Juknis Kartu Nikah

TANJUNG REDEB – Kementrian Agama akan mengganti buku nikah menjadi bentuk kartu. Hal itu pun mendapat…

Selasa, 13 November 2018 10:29

500 Peserta, 487 Langsung Gugur

TANJUNG REDEB – Sebanyak 487 peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil…

Senin, 12 November 2018 19:52

Pupuk Kepedulian Menjaga Urat Nadi Perekonomian

Persoalan sampah merupakan masalah yang tak pernah terselesaikan sejak dulu. Terutama sampah yang mengotori…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .